GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisruh Warga dengan Perkebunan Swasta DPRD Langkat Gelar RDP

Kisruh antara warga Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat dengan PT Rapala akhirnya diselesaikan di DPRD Kabupaten Langkat dengan melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) 
Selasa, 15 Maret 2022 - 12:04 WIB
Kisruh Warga dengan Perkebunan Swasta DPRD Langkat Gelar RDP
Sumber :
  • Tim Tvone/Taufik

Kisruh Warga dengan Perkebunan Swasta DPRD Langkat Gelar RDP
 
Langkat, Sumatera Utara - Kisruh antara warga Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat dengan PT Rapala akhirnya diselesaikan di DPRD Kabupaten Langkat dengan melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP)  yang dilaksanakan pada Senin (14/3/2022) kemarin diruang rapat DPRD Langkat. 
 
Dalam RDP yang dihadiri sejumlah anggota DPRD Langkat dari beberapa komisi,  terungkap sejumlah faktor yang membuat pihak PT Rapala harus memasang portal di 10 lokasi. Diantaranya adalah karena banyaknya ternak lembu warga yang masuk ke areal perkebunan kelapa sawit milik perkebunan swasta tersebut. 
 
Dalam RDP tersebut sempat terjadi adu mulut antara warga dan pihak perkebunan yang sama - sama keras mempertahankan argumentasi mereka, namun setelah dilakukan mediasi yang alot maka disepakati beberapa poin, diantaranya adalah membuka portal yang di luar HGU perkebunan,  membolehkan warga untuk mengambil rumput di dalam areal perkebunan, serta pihak perusahaan yang akan memberikan mesin pencacah rumput ke warga, agar ternak lembu mereka tidak lagi masuk ke dalam areal perkebunan. 
 
Bukan hanya itu, bagi ternak lembu yang masuk ke dalam areal perkebunan juga akan diberikan denda, sehingga ada efek jera bagi pemilik ternak lembu tersebut. 
 
Usai Rapat Dengar Pendapat,  Kepala Departemen Kebun PT. Rapala,  Zulkifli mengatakan kerugian yang diderita PT Rapala akibat masuknya hewan ternak warga ke areal kebun PT Rapala selama ini tidak kecil, bahkan kerugian yang diderita perusahaan tersebut ditaksir mencapai miliaran rupiah. Karena itu, wajar jika dilakukan pemagaran dan pemasangan plank, pos dan portal diseluruh areal perkebunan. 
 
"Berapa pun kerugiaan pihak kebun, masyarakat mana mau tahu, padahal akibat dampak ternak lembu yang masuk bisa mencapai miliaran rupiah," ucap Zulkifli.
 
 
Sementara itu salah seorang anggota DPRD Langkat,  Zulihartono,  usai RDP berharap agar PT Rapala membuka seluruh portal yang mereka pasang, sebab dikhawatirkan saat ada urusan darurat warga yang akan keluar dari perkampungan dan melintasi perkebunan akan terhalang portal yang tertutup. 
 
"Memang pihak perkebunan saat ini menyampaikan bahwa portal itu dalam posisi terbuka bagi warga yang akan melintas,  dan hanya melarang ternak lembu warga,  namun kedepan kita belum tahu kebijakan darinpimpinan perkebunan,  dan bisa saja nanti akan menghambat urusan warga yang ‘emergency’,  karena posisi portal yang tertutup,” ucap Zulihartono kepada awak media saat dikonfirmasi Selasa (15/3/2022).
 
Sebelumnya PT Rapala melakukan pemasangan 10 titik portal di sekitar areal perkebunan kelapa sawit milik perkebunan swasta.  Pemasangan portal ini dilakukan untuk mencegah ternak lembu milik warga yang berjumlah ratusan ekor masuk ke dalam areal perkebunan dan merusak hasil kebun. 
 
Namun warga yang ada di sekitar lokasi perkebunan menolak pemasangan portal. 
 
Warga menilai bahwa ternak mereka tidak akan merusak dan mengganggu hasil perkebunan,  karena hanya digembalakan di tanaman tua saja. 
 
Mediasi sudah berulang kali dilakukan namun tidak mendapatkan solusi hingga akhirnya dimediasi oleh DPRD Langkat. 
 
Diharapkan dengan hasil dan kesepakatan dari RDP tersebut kisruh antara warga dengan PT Rapala bisa selesai dan tidak harus menempuh jalur hukum. (Taufik/Lno)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Isi Pertemuan Prabowo dengan Megawati Dibocorkan Hasto

Isi Pertemuan Prabowo dengan Megawati Dibocorkan Hasto

Isi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dibocorkan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.
Semakin Memanas, Iran Bombardir Pangkalan Militer Inggris di Samudera Hindia

Semakin Memanas, Iran Bombardir Pangkalan Militer Inggris di Samudera Hindia

Iran dilaporkan meluncurkan serangan dengan dua rudal balistik ke pangkalan militer Inggris yang digunakan Amerika Serikat di Pulau Diego Garcia, di tengah-tengah Samudra Hindia.
Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Belakangan ini publik mempertanyakan terkait menghilangnya mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut dari Rumah Tahanan (Rutan) KPK
Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, alasan Utama Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tidak akan memberikan penyertaan modal negara ke Agrinas Pangan Nusantara dalam mengerjakan program Koperasi
Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Kasus aktivis KontraS Andrie Yunus masih menyedot perhatian publik. Bahkan menuai komentar menohok eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Diketahui, bebergai
3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

Jika Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan dalam rangkaian turnamen FIFA Series 2026, setidaknya ada tiga hal bersejarah yang akan terjadi. Apa saja itu?

Trending

3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

Jika Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan dalam rangkaian turnamen FIFA Series 2026, setidaknya ada tiga hal bersejarah yang akan terjadi. Apa saja itu?
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Belakangan ini publik mempertanyakan terkait menghilangnya mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut dari Rumah Tahanan (Rutan) KPK
Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, alasan Utama Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tidak akan memberikan penyertaan modal negara ke Agrinas Pangan Nusantara dalam mengerjakan program Koperasi
Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Kasus aktivis KontraS Andrie Yunus masih menyedot perhatian publik. Bahkan menuai komentar menohok eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Diketahui, bebergai
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT