GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penganiaya Ibu Kandung

Satuan Reserse Polsek Panyabungan bersama  Sat Reskrim Polres Mandailing Natal berhasil menangkap terduga pelaku penganiaya wanita paruh baya.
Senin, 21 Maret 2022 - 18:33 WIB
Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penganiaya Ibu Kandung
Sumber :
  • Tim TvOne/Romulo

Mandailing Natal, Sumatera Utara - Satuan Reserse Polsek Panyabungan bersama  Sat Reskrim Polres Mandailing Natal berhasil menangkap terduga pelaku penganiaya wanita paruh baya. Pelaku adalah Agustinus (28) anak kandung korban.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Senin pagi (21/03/2022) warga Panyabungan Julu Mandailing Natal (Madina) geger, seorang ibu paruh baya dibacok anak kandungnya sendiri hingga sekarat.

 

Aisyah (50) terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka robek di kepala diduga akibat sabetan benda tajam. Pelaku penganiayaan diduga anak kandungnya sendiri.

 

Selang beberapa jam setelah penganiayaan satuan Reskrim Polsek Panyabungan bersama Polres Madina langsung memburu pelaku di sekitar lokasi kejadian, Desa Panyabungan Julu, Panyabungan, Madina.

 

Petugas berhasil mengamankan Agustinus dengan masih memegangi senjata tajam yang diduga digunakan menganiaya ibu kandungnya.

 

Hal tersebut disampaikan penyidik Reskrim Polsek Panyabungan, Bripka Rasyid Romadona kepada awak media Senin sore (21/3/2022) di Polsek Panyabungan.

 

Menurut penyidik, berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi di lokasi kejadian, warga menyaksikan pelaku mengayunkan senjata tajam kepada ibunya. Korban selamat setelah lari ke rumah-rumah warga sekitar dan bersembunyi.

 

"Dari informasi tersebut kami dari polsek langsung menuju ke TKP dan pada saat di jalan kami menemukan seorang perempuan yang bersimbah darah langsung ke rumah sakit. Setelah mengantarnya, kami ke TKP dan melihat ada seorang laki-laki selaku pelaku pembacokan tersebut sedang memegang parang dan dari formasi bahwasanya adalah merupakan anak dari korban tersebut,” kata Rasyid.

 

Saat ini korban ditahan di Mapolsek Panyabungan. Polisi mengamankan dua bilah senjata tajam dari tangan tersangka.

 

Saat ini polisi kesulitan memeriksa pelaku karena pelaku tidak bisa diajak komunikasi dengan baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Dari informasi keluarga, ada kelainan jiwa sejak keluar penjara dua tahun lalu kita amankan dulu menunggu arahan pimpinan lebih lanjut,” pungkas Rasyid Romadona. (Romulo Siregar/Nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BI Jatim Siapkan Rp24,6 Triliun Uang Layak Edar untuk Ramadhan dan Idulfitri 2026

BI Jatim Siapkan Rp24,6 Triliun Uang Layak Edar untuk Ramadhan dan Idulfitri 2026

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur menyiapkan uang layak edar (ULE) sebesar Rp24,6 triliun untuk memenuhi kebutuhan uang rupiah selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.
Dugaan Penggelapan Dana KSP Tunas Harapan Mulai Diseldiki Polisi

Dugaan Penggelapan Dana KSP Tunas Harapan Mulai Diseldiki Polisi

Dugaan penggelapan dana Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Tunas Harapan di kabupaten Temanggung, mulai diselidiki oleh Polres Temanggung. Hla ini dilakukan menyusul laporan nasabah yang tidak dapat mencairkan dana mereka.
DPRD Surabaya Bahas Penonaktifan BPJS PBI JK dalam Audiensi dengan BPJS Kesehatan

DPRD Surabaya Bahas Penonaktifan BPJS PBI JK dalam Audiensi dengan BPJS Kesehatan

DPRD Kota Surabaya membahas penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) warga Surabaya dalam audiensi bersama BPJS Kesehatan.
Nasabah Kartu Kredit Laporkan Dugaan Premanisme Debt Collector ke Polrestabes Surabaya

Nasabah Kartu Kredit Laporkan Dugaan Premanisme Debt Collector ke Polrestabes Surabaya

Tan Yudianto Hartanu, 55 tahun, nasabah kartu kredit Bank Mega, melaporkan dugaan tindakan premanisme yang dialaminya kepada Polrestabes Surabaya.
Profil Belvin Tannadi, Influencer Saham yang Didenda Rp5,35 Miliar oleh OJK atas Kasus Goreng Saham

Profil Belvin Tannadi, Influencer Saham yang Didenda Rp5,35 Miliar oleh OJK atas Kasus Goreng Saham

Profil Belvin Tannadi, influencer saham yang didenda Rp5,35 miliar oleh OJK karena manipulasi perdagangan, dari edukator investasi hingga terseret pelanggaran pasar modal.
Tersingkir dari Skuad Manchester City, Manuel Akanji Bersyukur Temukan Ritme di Inter Milan

Tersingkir dari Skuad Manchester City, Manuel Akanji Bersyukur Temukan Ritme di Inter Milan

Bintang Manchester City, Manuel Akanji, buka suara soal kepindahannya ke Inter Milan. Bek asal Swiss itu mengakui proses transfernya berlangsung penuh tekanan.

Trending

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
AKBP Didik Akui Narkoba Sekoper Dapat saat Menjabat Wakasat Serse Jakarta Utara

AKBP Didik Akui Narkoba Sekoper Dapat saat Menjabat Wakasat Serse Jakarta Utara

Mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro mengakui narkoba sekoper miliknya dapat saat ia menjabat sebagai Wakasat Serse Polres Metro Jakarta Utara.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Dwi Sasetyaningtyas, konten kreator yang viral setelah bilang, "cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan" ungkap permintaan maafnya pada masyarakat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT