GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

LBH Medan Mengutuk Kekerasan pada Wartawan tvOne: Segera Ungkap Aktor Pemukulan

LBH Medan menyatakan penganiayaan ini adalah dugaan tindak pidana yang diduga dilakukan oleh pihak PTPN II, maka sepatutnya pihak kepolisian mengusut secara tuntas
Sabtu, 26 Maret 2022 - 11:08 WIB
Wartawan tvOne terluka akibat dianiaya sejumlah orang yang diduga dari PTPN II
Sumber :
  • Ahmad Sukri

Medan, Sumatera Utara - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan meminta kepada polisi agar segera mengungkap aktor pemukulan wartawan tvOne yang diduga dilakukan oleh PTPN II. Mereka menyayangkan adanya aksi pengeroyokan terhadap wartawan saat meliput kasus sengketa lahan antara masyarakat Desa Dalu X A, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Sumut dengan pihak PTPN II.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Direktur LBH Medan, Irvan Saputra kepada sejumlah wartawan, atas perlakukan yang diduga dilakukan oleh PTPN II, korban telah membuat pengaduan secara resmi ke Polres Deli Serdang dengan nomor LP/B/164/III/2022/SPKT/POLRESTA DELI SERDANG/POLDA SUMATERA UTARA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jelas ini adalah dugaan tindak pidana yang diduga dilakukan oleh pihak PTPN II, maka sepatutnya pihak kepolisian bisa mengusut secara tuntas dan harus mengungkap aktor dibalik pemukulan secara berutal ini,” jelas Irvan kepada wartawan, Sabtu (26/3/2022).

Bahkan Irvan mengatakan dugaan kekerasan terhadap wartawan tvOne merupakan serangan terhadap kerja-kerja pers dan membunuh demokrasi. Irvan juga meyayangkan sikap Humas PTPN II yang diduga menyatakan bahwa korban Asmar Benny Haspi tidak menggunakan id card saat berada dilokasi, sebab secara nyata bahwa korban membantah atas sikap yang dilontarkan pihak PTPN II.

“Tentunya sikap Humas PTPN II sudah membuat keriuhan suasana di dalam pemberitaan yang dilontarkan oleh juru bicara perusahaan BUMN ini, bukan mengambinghitamkan korban dengan sikap pernyataan tersebut,” ungkap Irvan lagi.

Menurut Irvan lagi bahwa di dalam Pasal 4 Undang-undang Pers No 40 tahun 1999 dijelaskan bahwa "Kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara".

“Maka Jurnalis dalam menjalankan profesinya mendapat perlindungan hukum. Sehingga, jika ada pihak yang berupaya menghambat, atau menghalang-halangi tugas jurnalis, apalagi sampai melakukan tindak penganiayaan, maka aparat penegak hukum harus segera bertindak, maka aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian harus bisa mengusut dan menangkap pelaku yang menganiaya wartawan tvOne Benny,” kata Irvan kepada awak media.

Untuk itu Irvan juga mengungkapkan bahwa diduga para pelaku penganiaya wartawan harus dijerat Pasal 18 UU Pers No 40 tahun 1999. Adapun bunyi Pasal 18 tersebut "Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah)".

“Sebab tindakan tersebut jelas telah melanggar konstitusi. Maka LBH Medan meminta dan mendesak pihak kepolisian agar kasus ini segera diusut hingga tuntas,” sebutnya lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, diduga seorang wartawan tvOne bertugas di wilayah Kabupaten Deliserdang Asmar Beni Haspy dipukuli secara membabi-buta oleh sekelompok orang pada Kamis (24/3). Saat peliputan eksekusi lahan di Dusun V, Desa Dalu X A, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang. 

Akibat kejadian itu, korban yang bertempat tinggal Dusun I, Desa Dagang Kelambir, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, mengalami luka di bagian kepala dan muka, serta bibir pecah. Kini korban telah resmi melaporkan ke pihak berwajib. (Fahmi/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alasan Dedi Mulyadi Tidak Mau Difasilitasi Mewah: Jalan di Kampung-Kampung Masih Banyak yang Rusak

Alasan Dedi Mulyadi Tidak Mau Difasilitasi Mewah: Jalan di Kampung-Kampung Masih Banyak yang Rusak

Ternyata ada alasan di balik Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tidak mau difasilitasi secara mewah. 
Trend Terpopuler: Kasus Pembunuhan Keluarga Haji Sahroni Buat Dedi Mulyadi Pilu, hingga Pesan Mendalam Sherly Tjoanda

Trend Terpopuler: Kasus Pembunuhan Keluarga Haji Sahroni Buat Dedi Mulyadi Pilu, hingga Pesan Mendalam Sherly Tjoanda

Terbongkar fakta kasus pembunuhan keluarga Haji Sahroni membuat hati Dedi Mulyadi Teriris. Pesan mendalam Sherly Tjoanda dibalik bantuan 100 ekor sapi kurban.
Volimania Full Senyum, Hyundai Hillstate Bakal Siarkan Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026

Volimania Full Senyum, Hyundai Hillstate Bakal Siarkan Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026

Hyundai Hillstate membawa kabar bahagia untuk volimania. Sebab tim baru Megawati Hangestri itu akan menyiarkan Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026.
KDM: Semangat Kurban Bagi Pemerintah Itu Korbankan Ego Pemimpinnya

KDM: Semangat Kurban Bagi Pemerintah Itu Korbankan Ego Pemimpinnya

Menurut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, semangat kurban bagi pemerintah itu, yakni mengorbankan ego pemimpinnya. 
Duh! Harga Emas UBS, Antam dan Galeri24 Turun Sepekan Beruntun, Sinyal Bahaya?

Duh! Harga Emas UBS, Antam dan Galeri24 Turun Sepekan Beruntun, Sinyal Bahaya?

Melemahnya harga emas membuat investor khawatir di tengah kondisi nilai tukar rupiah yang tertekan dolar AS di kisaran Rp17.800. 
Dedi Mulyadi: Orang Desa Paling Setia Kepada Negara, tapi Paling Akhir Menikmati Pembangunan

Dedi Mulyadi: Orang Desa Paling Setia Kepada Negara, tapi Paling Akhir Menikmati Pembangunan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai orang desa merupakan orang yang paling setia kepada negara. 

Trending

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Bek Persib Bandung, Frans Putros memberikan reaksi mengejutkan. Hal itu terjadi setelah ponsel diduga miliknya yang hilang saat pawai juara berhasil ditemukan.
Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Daftar kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati pada Mei 2026, mulai dari Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati dan KH Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Ponpes di Pekalongan.
Belum Debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Dunia, Bersanding dengan Sang Idola

Belum Debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Dunia, Bersanding dengan Sang Idola

Megawati Hangestri kembali mendapat pengakuan dunia meski belum menjalani debut di Hyundai Hillstate. Pevoli asal Jember itu kini masuk jajaran pevoli putri.
Peserta Unggulan Seleksi Paskibraka Sulsel Tersingkir oleh ‘Peserta Titipan’, Dugaan Diskriminasi dan Rasisme Mencuat

Peserta Unggulan Seleksi Paskibraka Sulsel Tersingkir oleh ‘Peserta Titipan’, Dugaan Diskriminasi dan Rasisme Mencuat

Siswi Cathlyn Yvaine Lesmana menjadi sorotan publik setelah digadang-gadang sebagai kandidat kuat delegasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026
Gubernur Sherly Tjoanda Ungkap Jasa Besar Irjen Waris Agono yang Ubah Wajah Ekonomi Sofifi

Gubernur Sherly Tjoanda Ungkap Jasa Besar Irjen Waris Agono yang Ubah Wajah Ekonomi Sofifi

Estafet kepemimpinan di tubuh Polda Maluku Utara resmi berganti. Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyambut kedatangan Brigjen Arif Budiman sekaligus melepas Irjen Waris Agono.
Tim SAR Evakuasi Jasad Tanpa Identitas dari Sungai Enim Sumsel, Jenis Kelamin Belum Diketahui

Tim SAR Evakuasi Jasad Tanpa Identitas dari Sungai Enim Sumsel, Jenis Kelamin Belum Diketahui

Warga di sekitar Sungai Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat tanpa identitas pada Rabu (27/5) sore. 
Siapa Cathlyn Yvaine Lesmana? Siswa Unggulan Seleksi Paskibraka Sulsel yang Digantikan oleh Peserta Lain

Siapa Cathlyn Yvaine Lesmana? Siswa Unggulan Seleksi Paskibraka Sulsel yang Digantikan oleh Peserta Lain

Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Sulawesi Selatan 2026 jadi sorotan publik, khususnya di media sosial. Ini profil Cathlyn Yvaine Lesmana
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT