GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok Dikenal Dingin, Warga Tak Menyangka Wanda Pelaku Pembunuhan Berantai di Padang Pariaman

Warga Korong Lakuak, Nagari Sungai Buluh, Kecamatan Kabupaten Padang Pariaman tidak menyangka Satria Johanda alias Wanda yang dikenal perawakannya tenang dan ak
Jumat, 20 Juni 2025 - 18:23 WIB
Sosok pelaku mutilasi
Sumber :
  • tim tvOne/Andri Saputra

Padang Pariaman, tvOnenews.com – Warga Korong Lakuak, Nagari Sungai Buluh, Kecamatan Kabupaten Padang Pariaman tidak menyangka Satria Johanda alias Wanda yang dikenal perawakannya tenang dan aktif di masyarakat itu merupakan pelaku pembunuhan berantai yang mengagetkan publik.

Penangkapan Wanda pada Kamis dini hari oleh tim Opsnal Satreskrim Polres Padang Pariaman ikut menggegerkan warga setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ferdy, warga sekampung Wanda mengaku tidak habis pikir, pelakulah orang yang menghabisi dan memutilasi tiga remaja putri tersebut.

Lahir hingga dibesarkan di kampung halamanya, Wanda tidak pernah terlibat kasus maupun melakukan perbuatan yang tidak lazim.

Saban hari, pelaku terlihat tenang dan tetap menjalankan rutinitas seperti biasa hingga hari penangkapan.

“Kita terkejut, ternyata pelakunya adalah Wanda. Pasalnya selama ini tidak pernah ada gerak gerik mencurigakan dari pelaku selama ini,” ujarnya saat diwawancara, Jumat (20/6/2025).

Sementara itu, Devi Elfira, seorang pemilik warung yang jarak dari rumah pelaku hanya puluhan meter itu mengaku tidak pernah ada aktivitas mencurigakan dari gerak gerik pelaku hingga akhirnya ditangkap polisi.

Devi menyampaikan, hampir setiap hari dirinya melihat pelaku lewat di kampung halamannya. Hingga hari H penangkapan pun, pelaku masih terlihat seperti biasa.

“Sering juga duduk di warung ini, orangnya dari dulu memang pendiam, cuma aktif dalam kegiatan masyarakat. Setiap hari dari rumahnya ke tempat kerja selalu lewat warung ini,” tutur Devi.

Devi menuturkan, awalnya warga tidak pernah menaruh curiga termyata rumah yang ditempati pelaku merupakan kuburuan dari Cika dan Dedek.

“Saat pengungkapan dan pengangkutan jenazah dari dasar sumur barulah warga sangat terkejut. Ternyata selama ini ada dua mayat yang dikubur di rumah itu,” tuturnya.

Pelaku mutilasi keji yang gegerkan warga Padang Pariaman mengaku juga melakukan pembunuhan terhadap dua wanita lainnya satu setengah tahun yang lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua korban yang menjadi kebiadapan pelaku ini dihabisi dan dikubur ke dalam sumur di areal rumah pelaku.

Menurut keterangan pelaku kepada Polisi, dua korban yang tercatat sebagai mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta di Sumatera Barat itu dihabisi di tempat yang sama dan dikuburkan ke dalam sumur tua di lokasi rumah pelaku.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Polemik Tambang, Bupati Bogor Tak Niat Lawan Dedi Mulyadi: Tak Ingin Ada Benturan

Buntut Polemik Tambang, Bupati Bogor Tak Niat Lawan Dedi Mulyadi: Tak Ingin Ada Benturan

Buntut polemik penutupan Tambang di Kabupaten Bogor. Sontak membuat Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memberikan klarifikasi tegas mengenai isu ketidakharmonisan
Megawati Hangestri Langsung Bikin Heboh Korea, setelah Megatron Resmi Gabung Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri Langsung Bikin Heboh Korea, setelah Megatron Resmi Gabung Hyundai Hillstate

Kabar kembalinya sang Megatron, Megawati Hangestri Pertiwi ke panggung V-League Korea Selatan langsung memicu guncangan hebat di media olahraga Negeri Gingseng.
Rumah Debt Collector di Probolinggo Dilempar Bom Ikan, Teras dan Mobil Rusak

Rumah Debt Collector di Probolinggo Dilempar Bom Ikan, Teras dan Mobil Rusak

Rumah seorang debt collector di Desa Alasumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, dilempar bondet oleh orang tak dikenal pada Senin dini hari.
Ipswich Town Kasih Kabar Buruk Buat Elkan Baggott Usai Promosi ke Premier League, Masa Depan Bek Timnas Indonesia Kian Abu-Abu

Ipswich Town Kasih Kabar Buruk Buat Elkan Baggott Usai Promosi ke Premier League, Masa Depan Bek Timnas Indonesia Kian Abu-Abu

Kebahagiaan Ipswich Town promosi ke Premier League bawa kabar kurang menyenangkan bagi Elkan Baggott. Bek Timnas Indonesia itu berada dalam situasi yang sulit.
Mahasiswa ITB yang Hilang Saat Mendaki Gunung Puntang Ditemukan Selamat, Sempat Keluar Jalur hingga 8 Kilometer

Mahasiswa ITB yang Hilang Saat Mendaki Gunung Puntang Ditemukan Selamat, Sempat Keluar Jalur hingga 8 Kilometer

Mahasiswa ITB yang hilang saat mendaki Gunung Puntang, Bandung, berhasil ditemukan selamat oleh tim SAR setelah sempat keluar jalur hingga 8 kilometer.
Pantas Saja Santriwati Ponpes Ndolo Kusumo Pati Tidak Berani Lawan Kiai Ashari, Doktrin yang Diajarkannya Tak Main-Main

Pantas Saja Santriwati Ponpes Ndolo Kusumo Pati Tidak Berani Lawan Kiai Ashari, Doktrin yang Diajarkannya Tak Main-Main

Pantas saja santriwati Ponpes Ndolo Kusumo Pati tidak berani melawan Kiai Ashari (51). Ternyata doktrin yang diajarkan pria itu tak main-main. 

Trending

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT