GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

25 Narapidana Risiko Tinggi Asal Jambi Dikirim ke Nusakambangan

Pemindahan tersebut berdasarkan instruksi dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas). Yang diteruskan ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jambi.
Minggu, 24 Agustus 2025 - 15:51 WIB
Kakanwil Ditjenpas Jambi Hidayat mengatakan sebanyak 25 narapidana asal Jambi dikirim ke Nusakambangan pada Jumat (22/8/2025).
Sumber :
  • Antara

Kota Jambi, tvOnenews.com - Sebanyak 25 narapidana resiko tinggi (high risk) asal Jambi di kirim ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah karena memiliki catatan buruk selama menjalani masa hukuman.

“Benar, sudah dipindahkan. Jumlah nya ada 25 orang," kata Kakanwil Ditjenpas Jambi, Hidayat, di Jambi, Minggu (24/8/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan, pemindahan dilakukan pada hari Jumat lalu (22/8/2024). Berasal dari berbagai Lapas yang tersebar di Provinsi Jambi. Pemindahan dilakukan serentak, melalui Lapas Kelas IIA Jambi.

Hidayat merinci, dari 25 narapidana tersebut, 21 orang merupakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) perkara Narkotika, empat lainnya kasus pembunuhan.

Pemindahan tersebut berdasarkan instruksi dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas). Yang diteruskan ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jambi.

Lanjutnya, narapidana yang di kirim ke Nusakambangan merupakan warga binaan bermasalah selama menjalani hukuman. Hal itu berdasarkan catatan dari internal pemasyarakatan dan aparat penegak hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada dasarnya, pihak pemasyarakatan menginginkan semua WBP bisa menyelesaikan masa hukuman di Jambi. Namun nyatanya, masih ada narapidana yang melanggar aturan, hingga membuat mereka harus dikirim ke Nusakambangan yang memiliki sistem pengawasan ketak (Super Maksimum Security).

“Kita hanya mengikuti petunjuk dari kementerian, sebenarnya kami menginginkan semua napi tersebut menyelesaikan masa tahanannya cukup di wilayah Jambi. Tanpa harus dikirim ke sana," jelas Hidayat.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Militer Jepang Menyusup ke Kedutaan China di Tokyo dengan Membawa Pisau

Militer Jepang Menyusup ke Kedutaan China di Tokyo dengan Membawa Pisau

Penyusup membawa senjata tajam ke Kedutaan Besar Tiongkok di Tokyo pada Selasa (24/3). Pelaku ditangkap di tempat kejadian oleh staf kedutaan.
Waspadai Gelombang Kedua 28-29 Maret, Kapolri: Puncak Arus Balik Pertama Sudah Terlewati

Waspadai Gelombang Kedua 28-29 Maret, Kapolri: Puncak Arus Balik Pertama Sudah Terlewati

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan jaminan bahwa pengendalian arus balik Lebaran 2026 telah berjalan secara efektif dan maksimal. 
Terpikat Kemegahan IKN, Turis Mancanegara Ungkap Keinginan Tinggal di Ibu Kota Baru

Terpikat Kemegahan IKN, Turis Mancanegara Ungkap Keinginan Tinggal di Ibu Kota Baru

Pesona Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai pusat pemerintahan baru Indonesia di Kalimantan Timur mulai menarik perhatian dunia internasional. 
Usai Viral Joget di Dapur MBG, Hendrik Irawan Bakal Gelar Makan Gratis di SPPG Miliknya, Catat Tanggalnya!

Usai Viral Joget di Dapur MBG, Hendrik Irawan Bakal Gelar Makan Gratis di SPPG Miliknya, Catat Tanggalnya!

Buntut namanya viral di media sosial, Hendrik Irawan akan menggelar makan gratis yang dibuka untuk umum di SPPG Pangauban, Batujajar, Bandung Barat miliknya.
Lolos Jadi Prajurit TNI, Pemuda di Bali Ternyata DPO Kasus Kriminal, Kedoknya Terbongkar Gara-Gara Ini

Lolos Jadi Prajurit TNI, Pemuda di Bali Ternyata DPO Kasus Kriminal, Kedoknya Terbongkar Gara-Gara Ini

TNI Angkatan Darat mengambil langkah tegas dengan membatalkan pengangkatan Aloysius Dalo Odjan sebagai prajurit.
Rumor Transfer Dipatahkan! Vinicius Junior Tegaskan Masa Depannya Meski Kontrak Baru Belum Tuntas

Rumor Transfer Dipatahkan! Vinicius Junior Tegaskan Masa Depannya Meski Kontrak Baru Belum Tuntas

Bintang asal Brasil, Vinicius Junior, akhirnya angkat bicara terkait masa depannya bersama Real Madrid.

Trending

Media Belanda Bongkar Alasan Sebenarnya Dean James Tak Jadi Gabung Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Media Belanda Bongkar Alasan Sebenarnya Dean James Tak Jadi Gabung Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Dean James dikonfirmasi batal memperkuat Timnas Indonesia untuk melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026. Media Belanda ini pun bongkar alasannya.
Siapa Pengganti Dean James usai Dicoret John Herdman dari Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026? Ini Kata PSSI

Siapa Pengganti Dean James usai Dicoret John Herdman dari Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026? Ini Kata PSSI

PSSI angkat bicara soal potensi pemain pengganti Dean James yang dicoret dari skuad final Timnas Indonesia pilihan John Herdman untuk ajang FIFA Series 2026
Inilah Nasihat Penting Jordi Amat kepada Elkan Baggott Saat Awal Gabung Timnas Indonesia, Terbukti Ampuh?

Inilah Nasihat Penting Jordi Amat kepada Elkan Baggott Saat Awal Gabung Timnas Indonesia, Terbukti Ampuh?

Jordi Amat pernah memberikan nasihat penting kepada Elkan Baggott saat awal bergabung di Timnas Indonesia, menekankan pentingnya menit bermain di sebuah klub.
Kembalinya Elkan Baggott di Timnas Indonesia: Langsung Diuji Striker Berpengalaman Liga Inggris

Kembalinya Elkan Baggott di Timnas Indonesia: Langsung Diuji Striker Berpengalaman Liga Inggris

Elkan Baggott diprediksi akan langsung menghadapi tantangan berat dalam laga kembalinya bersama Timnas Indonesia.
Update Penanganan Aktivis KontraS Andrie Yunus Korban Air Keras: RSCM Lakukan Cangkok Kulit dan Prosedur Iskemia Mata

Update Penanganan Aktivis KontraS Andrie Yunus Korban Air Keras: RSCM Lakukan Cangkok Kulit dan Prosedur Iskemia Mata

Tim medis RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) melaksanakan tindakan operasi susulan terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, yang menjadi korban penyiraman air keras. 
Pelatih Bulgaria Heran Disebut Pernah Bela Persipura, Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia itu Tegaskan Perkuat Persija

Pelatih Bulgaria Heran Disebut Pernah Bela Persipura, Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia itu Tegaskan Perkuat Persija

Pelatih Bulgaria, Alexsandar Dimitrov meluruskan rekam jejaknya sebelum berlaga di FIFA Series 2026. Eks asisten pelatih Timnas Indonesia itu bilang pernah bela Persija Jakarta (2002), bukan Persipura Jayapura.
Aksi Berkelas Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Hadapi Blunder di Laga Sassuolo

Aksi Berkelas Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Hadapi Blunder di Laga Sassuolo

Jay Idzes menunjukkan sikap profesional saat menghadapi blunder dalam laga Sassuolo vs Juventus, dengan berani membuka diri untuk dikritik usai kekalahan tim.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT