GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Miris, Tim Futsal Putri Sumut Rogoh Kocek Pribadi Berkompetisi di Nasional

Tim Futsal Putri, Unimed Women FC untuk keempat kalinya berhasil mempertahankan gelar Juara Liga Futsal Nusantara (LFN) regional Sumut.
Senin, 25 April 2022 - 11:28 WIB
Miris, Tim Futsal Putri Sumut Rogoh Kocek Pribadi Berkompetisi di Nasional
Sumber :
  • Tim Tvone/Gustina

Medan, Sumatera Utara - Tim Futsal Putri, Unimed Women FC untuk keempat kalinya berhasil mempertahankan gelar Juara Liga Futsal Nusantara (LFN) regional Sumut.

Unimed Women FC pun menjadi wakil Sumut untuk melakoni laga di regional Sumatera yang akan bersaing dengan 8 provinsi lainnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak mudah memang. Apalagi, selama ini Tim Futsal Putri Sumut ini harus patungan memakai uang pribadi untuk melakoni laga mereka. 

Beruntung Unimed selalu memfasilitasi tempat latihan yang dipakai mereka sehari-hari. 

Walau berat, namun selama tiga tahun berturut-turut Tim Futsal Putri Sumut selalu keluar menjadi juara 2 terbaik se- Indonesia di fase regional dan melaju ke babak nasional.

Sayang, Tim Futsal Putri Sumut gagal saat bertarung di babak nasional untuk merengkuh tiket promosi ke Women Pro Futsal League (WPFL) 2022. 

Alasannya pun klasik, dengan berbagai keterbatasan, mulai dari dana, dan lainnya, sehingga tidak dapat bertarung secara full tim setiap tahunnya.

Hal ini disampaikan Asisten Pelatih N. Hasibuan, saat ditemui di sela latihan mereka, Minggu (24/4/2022) di Lapangan Futsal Unimed.

Tahun lalu contohnya. Saat bersaing di regional Sumatera yang berlangsung di Riau, Tim Futsal Putri Sumut berhasil menjadi juara 2 terbaik se-Indonesia dan lolos di tingkat Nasional. 

"Karena mainnya di Riau jaraknya dekat dan biayanya tidak terlalu besar jadi masih bisa pakai uang pribadi serta bantuan dari Unimed untuk mengikutinya," ujar N. Hasibuan.

"Alhamdulillah kami juga bisa lolos ke nasional karena pada saat itu juga kami mengirimkan 12 pemain dari 25 slot yang disediakan," ucapnya melanjutkan.

Namun, saat melaju ke babak nasional yang digelar di Purwokerto, Tim Futsal Putri Sumut hanya mampu membawa 7 pemain. 

Memanfaatkan dua pemain cadangan di balik tingginya intensitas persaingan membuat tim ini kewalahan saat menghadapi lawan-lawannya. 

"Sementara dari 4 tim yang bersaing hanya Sumut yang bawa 7 pemain. Karena keterbatasan kami soal dana dan lain lain, untuk biaya transportasi dan akomodasi selama di sana (Purwokerto)," tutur N. Hasibuan yang selama tiga tahun sebelumnya ikut memperkuat Tim Futsal Putri itu.  

Bilang N. Hasibuan lagi, kendati meraih subsidi uang tunai senilai Rp9 juta saat meraih juara regional Sumatera, tak banyak membantu. 

Dana itu pun mereka alokasikan untuk ongkos kepulangan pemain.

Sementara ongkos pergi dan biaya hidup di regional tak ayal menggunakan uang pribadi dan bantuan dari Unimed yang selama ini telah mendukung perjalanan mereka selama tiga tahun sebelumnya.  

Kondisi miris ini pun telah berlangsung di setiap event tiap tahunnya. 

Membawa nama Sumut, namun tak ada sentuhan dan kepedulian dari stakeholder terkait. 

Untuk mengemis sepertinya bukan tipikal mereka. 

Bagi tim ini, membawa nama harum Sumut dan nama besar tim agar bisa bersaing di kompetisi liga futsal profesional menjadi mimpi yang tertunda. 

Setidaknya hadir harapan ada sosok yang peduli untuk menjadi ayah asuh mereka dalam mewujudkan mimpi yang telah lama dinanti. 

Di samping tingginya biaya yang harus dikeluarkan untuk melakoni kompetisi yang digelar di luar pulau Sumatera. 

Ya, harapan mereka di tahun 2022 adalah momen tepat untuk merealisasikan mimpi. 

Mengingat tim ini sudah dipersiapkan selama setahun dan terus melakukan latihan rutin hingga saat ini.   

Apalagi, sebelumnya Federasi Futsal Indonesia (FFI) resmi memilih Sumatera Utara sebagai tuan rumah pertandingan Liga Futsal Nusantara 2022 regional Sumatera grup A dan grup E.

Tentu kondisi ini akan memudahkan mereka untuk kembali merebut juara regional dan menembus tingkat nasional untuk mewujudkan langkah ke liga futsal profesional tahun ini. 

Kondisi senada pun disampaikan sang kapten Ina Lidya. 

Walaupun saat ini mereka memiliki 25 pemain untuk bertarung, namun belum tentu skuad ini bisa dikirimkan saat kompetisi nasional karena keterbatasan dana. 

"Kalaupun kami sudah memiliki skuad yang lengkap namun saat laga nasional belum tentu kami bisa disertakan seluruhnya," ujarnya. 

Semoga harapan N. Hasibuan dan Ina Lidya dan seluruh pemain mendapatkan perhatian, agar ke depan kelak Tim Futsal Putri Sumut ini bisa berbicara banyak di kancah nasional.  

Berikut ini daftar provinsi yang akan mengikuti Liga Futsal Nusantara 2022 regional Sumatera:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Aceh-Sumut;
2. Sumatera Utara
3. Sumatera Barat
4. Riau
5. Kepulauan Riau
6. Jambi
7. Bengkulu
8. Bangka Belitung
9. Sumatera Selatan

"Seandainya ada sosok yang peduli dan hadir membantu kami, Insya Allah gak akan kami sia-siakan dan kami siap membawa prestasi untuk Sumut," ucapnya melanjutkan. (SGH/Nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BPNT Tahap 2 2026 Kapan Cair? Saldo Sudah Masuk di Sejumlah Bank, Banyak KPM Masih Menunggu

BPNT Tahap 2 2026 Kapan Cair? Saldo Sudah Masuk di Sejumlah Bank, Banyak KPM Masih Menunggu

BPNT Tahap 2 2026 mulai cair bertahap lewat BSI, BNI, BRI dan Mandiri. Simak penyebab saldo masih nol dan cara mengatasinya.
Di Depan Denny Sumargo, Korban Kiai Ashari Blak-blakan Jumlah Korban Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo

Di Depan Denny Sumargo, Korban Kiai Ashari Blak-blakan Jumlah Korban Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Kiai Ashari alias AS (51) di Kabupaten Pati kian menyita perhatian publik. Lingkungan Ponpos Ndholo Kusumo kini -
Championship 2025-2026 Resmi Berakhir, Catatkan Sejarah Baru 1 Kompetisi Penuh dengan VAR

Championship 2025-2026 Resmi Berakhir, Catatkan Sejarah Baru 1 Kompetisi Penuh dengan VAR

Partai final antara PSS Sleman melawan Garuayaksa yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (9/5/2026) malam menjadi penutup perjalanan panjang musim Championship 2025-2026.
Beli Rumah di Usia Muda Memang Berat, Tapi Justru Bisa Jadi Langkah Finansial Terbaik, Begini Tipsnya!

Beli Rumah di Usia Muda Memang Berat, Tapi Justru Bisa Jadi Langkah Finansial Terbaik, Begini Tipsnya!

Membeli hunian di usia muda jadi tantangan besar, namun peluang memiliki rumah kini semakin terbuka lewat berbagai program dan promo properti.
BSD City Gandeng ASIX Bangun Pusat Akademi AI dan Robotik, Targetkan Jadi Ekosistem Teknologi Kelas Dunia

BSD City Gandeng ASIX Bangun Pusat Akademi AI dan Robotik, Targetkan Jadi Ekosistem Teknologi Kelas Dunia

Kolaborasi dengan ASIX Indonesia menjadi langkah konkret BSD City sebagai township masa depan yang tidak hanya unggul dari sisi infrastruktur fisik, tetapi juga sebagai pusat inovasi.
Media Italia Tiba-Tiba Sindir Emil Audero usai Kiper Timnas Indonesia Bawa Kabar Baik untuk John Herdman

Media Italia Tiba-Tiba Sindir Emil Audero usai Kiper Timnas Indonesia Bawa Kabar Baik untuk John Herdman

Media Italia mendadak menyindir Emil Audero setelah sang kiper Timnas Indonesia membawa kabar baik untuk John Herdman. Sang penjaga gawang baru saja meraih hasil positif di Liga Italia.

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT