GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BKSDA: Harimau Sumatera di Lembah Hijau Mati karena Pendarahan Otak

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu menyebutkan, Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) dengan Nomor ID 13 RL male yang mati pada Jumat (7/11/2025) di Lembaga Konservasi Lembah Hijau Lampung karena adanya perdarahan di otak.
Minggu, 9 November 2025 - 16:18 WIB
Harimau sumatra yang mati di Lembaga Konservasi Lembah Hijau Lampung. Bandarlampung, Minggu (9/11/2025). ANTARA/HO-BKSDA
Sumber :
  • Antara

Bandarlampung, tvOnenews.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu menyebutkan, Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) dengan Nomor ID 13 RL male yang mati pada Jumat (7/11/2025) di Lembaga Konservasi Lembah Hijau Lampung karena adanya perdarahan di otak.

“Berdasarkan surat pemeriksaan pascakematian yang dikeluarkan oleh drh. Sugeng Dwi Hastono, setelah dilakukan bedah bangkai pada 7 November 2025 pukul 19.40 WIB disimpulkan bahwa penyebab kematian harimau adalah perdarahan di otak akibat benturan benda tumpul yang menyebabkan kematian otak (brain death)," kata Kepala BKSD Bengkulu Himawan Sasongko, dalam keterangan yang diterima, di Bandarlampung, Minggu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengatakan bahwa harimau sumatra yang berada di Lembah Hijau tersebut merupakan hasil evakuasi pada tanggal 29 Oktober 2025 dari Talang Kali Pasir, Pekon Sukabumi, Kecamatan Batu Brak, Kabupaten Lampung Barat.

“Harimau tersebut juga diketahui memiliki luka bawaan antara lain luka di bagian pangkal pinggang kiri atas, terdapat bekas ikatan melingkar pada pinggang serta tidak memiliki jari ke-4 dan ke-5 pada kaki kanan depan," kata dia.

Dia menyampaikan bahwa pemindahan harimau sumatra dari PPS Lampung ke Lembaga Konservasi Lembah Hijau Lampung dilakukan dengan pertimbangan keamanan dan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi.

“Hal itu mengingat hasil pengamatan menunjukkan beberapa bagian kandang angkut mengalami kerusakan dan berpotensi dijebol oleh satwa tersebut," kata dia.

Selain itu, lanjut dia, pemindahan juga dimaksudkan agar harimau mendapat perawatan yang lebih memadai di LK Lembah Hijau. Selama dalam pengawasan di PPS Lampung, harimau tersebut dalam kondisi fisik sehat namun menunjukkan perilaku agresif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pada saat proses pemindahan dari kandang angkut ke kandang perawatan di LK Lembah Hijau, satwa berhasil masuk ke kandang perawatan, namun sesaat kemudian, harimau menunjukkan perilaku sangat agresif dengan membenturkan kepalanya ke bagian dinding dan pintu kandang perawatan berulang sebanyak tiga kali," kata dia.

Kemudian, lanjut dia, pada benturan yang ketiga, harimau terjatuh diikuti kejang-kejang serta tidak lagi menunjukkan respons gerak dan segera dilakukan pemeriksaan oleh dokter hewan dan dinyatakan harimau telah mati.
Untuk tindak lanjut, menurut dia, kadaver harimau saat ini diamankan di PPS Lampung dan akan dititipkan sementara di LK Lembah Hijau.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

8 Pemain Termasuk Jay Idzes Belum Gabung TC, Begini Prediksi Formasi Darurat Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts dan Nevis di FIFA Series 2026

8 Pemain Termasuk Jay Idzes Belum Gabung TC, Begini Prediksi Formasi Darurat Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts dan Nevis di FIFA Series 2026

Delapan pemain belum gabung TC, John Herdman siapkan formasi alternatif Timnas Indonesia untuk laga FIFA Series 2026 melawan Saint Kitts dan Nevis di SUGBK?
Bung Binder Minta Suporter Timnas Indonesia Harap Maklum ke John Herdman jika Hasil FIFA Series 2026 Diluar Ekspektasi

Bung Binder Minta Suporter Timnas Indonesia Harap Maklum ke John Herdman jika Hasil FIFA Series 2026 Diluar Ekspektasi

Bung Binder memohon agar suporter Timnas Indonesia tak terlalu 'berisik' pada hal-hal yang menyangkut John Herdman, apalagi jika hasilnya diluar ekspektasi.
WFH ASN di Tengah Gejolak Energi Segera Diumumkan, Tito: Tunggu Komando Menko Perekonomian

WFH ASN di Tengah Gejolak Energi Segera Diumumkan, Tito: Tunggu Komando Menko Perekonomian

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan, skema WFH telah dibahas secara intensif dalam rapat lintas kementerian sebagai bagian dari upaya menekan konsumsi BBM.
Susah Payah Mengukir Sejarah di Musim ini, Tim Termuda di Liga Voli Korea Ini Tengah Berada Dalam Ancaman Besar

Susah Payah Mengukir Sejarah di Musim ini, Tim Termuda di Liga Voli Korea Ini Tengah Berada Dalam Ancaman Besar

Tim termuda di Liga Voli Korea, AI Peppers berhasil mengukir momen bersejarah pada galran V League 2025/2026.
Lapor SPT Diperpanjang! Ini Penjelasan Kemenkeu dan Data Terbaru Pelaporan Pajak

Lapor SPT Diperpanjang! Ini Penjelasan Kemenkeu dan Data Terbaru Pelaporan Pajak

Purbaya perpanjang pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi hingga 30 April 2026 dari yang sebelumnya ditetapkan pada 31 Maret 2026.
Resmi Tinggalkan Red Sparks, Pengganti Megawati Hangestri ini Sampaikan Sebuah Pesan Menyentuh untuk Para Penggemar

Resmi Tinggalkan Red Sparks, Pengganti Megawati Hangestri ini Sampaikan Sebuah Pesan Menyentuh untuk Para Penggemar

Perjalanan pemain kuota asia pengganti Megawati Hangestri, Inkushi, dengan Red Sparks resmi berakhir seiring selesainya babak reguler Liga Voli Korea 2025/2026

Trending

Ipswich Town Akui Tak Habis Pikir Lihat Elkan Baggott Bisa Dipanggil Timnas Indonesia

Ipswich Town Akui Tak Habis Pikir Lihat Elkan Baggott Bisa Dipanggil Timnas Indonesia

Bek jangkung Elkan Baggott dipastikan kembali memperkuat Timnas Indonesia setelah sempat absen, dan akan tampil di ajang FIFA Series. Ispwich Town akui kaget.
KNVB Resmi Ambil Keputusan setelah Status WNI Dean James Dipermasalahkan Klub Belanda NAC Breda

KNVB Resmi Ambil Keputusan setelah Status WNI Dean James Dipermasalahkan Klub Belanda NAC Breda

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) telah mengumumkan melalui juru bicaranya tentang tuntutan NAC Breda. Mereka menuntut mengulang laga kontra Go Ahead Eagles setelah status Dean James dipermasalahkan.
Media Vietnam Heran Bukan Main, Baru Mulai Era John Herdman, Timnas Indonesia Terus Tambah Kekuatan Baru di Tim Pelatih

Media Vietnam Heran Bukan Main, Baru Mulai Era John Herdman, Timnas Indonesia Terus Tambah Kekuatan Baru di Tim Pelatih

Sorotan tajam datang dari media Vietnam terhadap langkah PSSI dalam membenahi struktur kepelatihan Timnas Indonesia. Mereka heran PSSI tambah kekuatan baru.
Bung Binder Puji Setinggi Langit John Herdman atas Keputusan Mencoret Pemain Ini dari Skuad Timnas Indonesia

Bung Binder Puji Setinggi Langit John Herdman atas Keputusan Mencoret Pemain Ini dari Skuad Timnas Indonesia

Pengamat sepakbola Bung Binder memberikan apresiasi kepada John Herdman atas keputusan mencoret beberapa pemain diaspora yang dianggap tidak tampil maksimal.
Media Prancis Terheran-heran dengan Calvin Verdonk, Dinilai Kurang Ofensif tapi Tampil Disiplin

Media Prancis Terheran-heran dengan Calvin Verdonk, Dinilai Kurang Ofensif tapi Tampil Disiplin

Media Prancis terheran-heran dengan Calvin Verdonk, bek Timnas Indonesia itu dinilai minim ofensif tapi tampil fokus dan disiplin saat laga Lille vs Marseille.
Comeback ke Timnas Indonesia, Bung Harpa Soroti Keputusan Elkan Baggott Tolak Garuda Calling di Masa Lalu

Comeback ke Timnas Indonesia, Bung Harpa Soroti Keputusan Elkan Baggott Tolak Garuda Calling di Masa Lalu

Kembalinya Elkan Baggott ke Timnas Indonesia usai dua tahun absen menarik perhatian publik, pengamat Bung Harpa sempat singgung keputusan tolak Garuda Calling.
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Tim Geypens Resmi Dicoret dari Skuad FC Emmen Akibat Masalah Paspor

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Tim Geypens Resmi Dicoret dari Skuad FC Emmen Akibat Masalah Paspor

Bak jatuh dan kemudian tertimpa tangga, Tim Geypens dicoret dari skuad FC Emmen dalam duel kontra Cambuur, Rabu (25/3/2026) dini hari WIB. Sang pemain Timnas Indonesia sebelumnya sempat masuk skuad John Herdman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT