GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BKSDA Sumbar Terima Tiga Laporan Konflik Harimau di Agam 

Resor Konservasi Wilayah II Maninjau Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat, menerima laporan konflik satwa liar jenis harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) dengan manusia secara bersamaan di tiga kecamatan di Kabupaten Agam.
Kamis, 20 November 2025 - 20:54 WIB
Petugas BKSDA Sumbar beserta Tim Pagari dan mahasiswa Kehutanan Universitas Riau sedang verifikasi lapangan. ANTARA/Yusrizal.
Sumber :
  • Antara

Lubuk Basung, tvOnenews.com - Resor Konservasi Wilayah II Maninjau Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat, menerima laporan konflik satwa liar jenis harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) dengan manusia secara bersamaan di tiga kecamatan di Kabupaten Agam.

“Laporan tersebut kita terima dari pemerintah nagari atau desa adat pada Selasa (18/11/2025)," kata Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar Ade Putra di Lubuk Basung, Kamis (20/11/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan laporan pertama di Koto Tinggi, Nagari atau Desa Ampek Koto Palembayan, Kecamatan Palembayan, dimana harimau sumatera muncul di lahan perkebunan masyarakat setempat.

Laporan kedua di Koto Tabang, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Palupuh, dimana harimau memangsa lima bebek dan satu angsa milik warga setempat.

Setelah itu laporan ketiga di Bantiang, Nagari Malalak Barat, Kecamatan Malalak setelah warga setempat melihat ada dua individu harimau sumatera.

“Untuk di Koto Tinggi dan Koto Tabang konflik ini sudah berulang kali terjadi, karena merupakan pelintasan harimau," katanya.

Ia menambahkan petugas BKSDA Sumbar, beserta Tim Patroli Anak Nagari (Pagari) Baringin dan Mahasiswa Kehutanan Universitas Riau telah turun ke tiga lokasi konflik tersebut untuk verifikasi lapangan, wawancara dengan saksi mata dan mencari keberadaan satwa tersebut berupa cakaran, jejak kaki dan kotoran.

Setelah itu memasang kamera trap atau jebak dalam mendapatkan visual dari satwa. “Tiga konflik sudah ditangani dan kita telah memasang kamera jebak di Koto Tinggi dan Koto Tabang," katanya.

Ia mengakui penyebab harimau muncul dari prilaku satwa itu yakni, harimau dalam kondisi sakit atau cacat, sehingga daya tahan hidup, survival atau berburu mangsa di alam menjadi berkurang.

Dengan kondisi itu, harimau cenderung mencari sumber air atau pakan yang berada di sekitar permukiman dan kebun, sehingga sering memangsa ternak warga.

Lalu ketika induk harimau habis melahirkan. Kecenderungannya induk harimau akan menjauhkan anak-anaknya dari individu lainnya terutama pejantan dewasa, karena merasa terancam diganggu bahkan dibunuh oleh individu lainnya.

“Induk harimau menjauhkan anak-anaknya dari pejantan, agar tidak diganggu atau dibunuh, karena harimau sifatnya soliter dan menguasai wilayah yang ditandai," katanya.

Setelah itu musim kawin atau reproduksi satwa tersebut. Dimana harimau pejantan dan betina dewasa bakal mencari tempat atau lokasi yang terhindar dari individu lainnya.
Ini akibat harimau pejantan bakal bersaing untuk memperebutkan harimau betina atau sebaliknya betina lainnya memperebutkan harimau pejantan.

Untuk terakhir, menjelang masa sapih, dimana induk harimau akan berpisah dengan anaknya ketika menjelang usia dua tahun.
Untuk itu, induk harimau mengajarkan anaknya untuk berburu mencari mangsa.

“Biasanya dengan hewan ternak peliharaan milik warga yang mudah diperoleh di sekitar hutan," katanya.

Dalam rangka mitigasi konflik antara manusia dan satwa liar, BKSDA Sumbar menyarankan masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati ketika beraktivitas di kebun, sawah dan ladang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengupayakan untuk tidak sendiri ketika beraktivitas di kebun, sawah dan ladang. Mengkandangkan ternak berupa kerbau, sapi, anjing dan kambing dengan aman.

Setelah itu membatasi waktu beraktivitas di kebun, sawah dan ladang paling lama pukul 17.00 WIB. Menghindari penggunaan jerat yang tidak terkendali dan memastikan kebenaran informasi kemunculan satwa kepada petugas sebelum menyebarkannya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hari Pertama Lebaran, Gubernur Khofifah: Tradisi Riyayan Dekatkan Warga dengan Pemimpinnya

Hari Pertama Lebaran, Gubernur Khofifah: Tradisi Riyayan Dekatkan Warga dengan Pemimpinnya

Masyarakat padati Grahadi di hari pertama Idulfitri, ikuti tradisi riyayan bersama Gubernur Khofifah.
Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes Penyebab Sassuolo Keok, Kapten Skuad Garuda Terancam Absen, hingga Masih Ingat Yohanes Pahabol?

Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes Penyebab Sassuolo Keok, Kapten Skuad Garuda Terancam Absen, hingga Masih Ingat Yohanes Pahabol?

Berikut rangkuman tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca dan menjadi pilihan tvOnenews.com. Simak rangkumannya di bawah ini.
Profil Luke Vickery, Striker Keturunan Sumatra Ini Buka Peluang Bela Timnas Indonesia

Profil Luke Vickery, Striker Keturunan Sumatra Ini Buka Peluang Bela Timnas Indonesia

Nama Luke Vickery semakin santer dikaitkan dengan Timnas Indonesia. Pemain muda berusia 20 tahun itu disebut-sebut masuk radar naturalisasi PSSI untuk memper-..
Gara-gara Jay Idzes Sassuolo Keok, hingga Bintang Timnas Indonesia Ini Terancam Absen di FIFA Series

Gara-gara Jay Idzes Sassuolo Keok, hingga Bintang Timnas Indonesia Ini Terancam Absen di FIFA Series

Rentetan kabar panas datang menghantam Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026. Berikut rangkuman tiga berita terpopuler seputar sepak bola yang banyak dibaca.
Jadwal FIFA Matchday Maret 2026 Tim ASEAN: Timnas Indonesia Tampil di Level Dunia Hingga Laga Pamungkas Kualifikasi Piala Asia 2027

Jadwal FIFA Matchday Maret 2026 Tim ASEAN: Timnas Indonesia Tampil di Level Dunia Hingga Laga Pamungkas Kualifikasi Piala Asia 2027

FIFA Matchday edisi Maret 2026 akan digelar sepanjang 22 hingga 31 Maret 2026. Sesuai regulasi FIFA, hitungan Ranking FIFA akan berlaku pada maksimal dua pertandingan yang digelar. 
Rela Antre Demi Temui Presiden Prabowo dalam Open House Lebaran, Begini Momen Haru Campur Bagaia di Istana

Rela Antre Demi Temui Presiden Prabowo dalam Open House Lebaran, Begini Momen Haru Campur Bagaia di Istana

Sejak pagi hari, kawasan Istana telah dipadati warga dari beragam latar belakang. Banyak momen haru sekaligus bahagia dalam hangatnya gelar griya atau open house di Istana Kepresidenan.

Trending

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Terancam Absen Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo Jelang FIFA Series 2026

Terancam Absen Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo Jelang FIFA Series 2026

Kabar mengejutkan datang jelang agenda penting Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Wabah batuk dilaporkan melanda sejumlah rekan klub Jay Idzes di Sassuolo.
Resmi Umumkan Skuad Final FIFA Series, Ini Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia untuk Debut John Herdman

Resmi Umumkan Skuad Final FIFA Series, Ini Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia untuk Debut John Herdman

John Herdman memilih 24 pemain final Timnas Indonesia dari total 41 skuad provisional tepat pada Hari Raya Idul Fitri pada Sabtu (21/3/2026). 
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Paspor Pemain Timnas Indonesia Diprotes Keras di Belanda

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Paspor Pemain Timnas Indonesia Diprotes Keras di Belanda

Dean James gegerkan Eredivisie usai NAC Breda minta laga diulang karena dugaan masalah paspor dan izin kerja pemain Timnas Indonesia. Simak selengkapnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT