News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Khofifah Tutup Misi Dagang 2025 di Batam, Catatkan Transaksi Tertinggi Rp 4,456 Triliun

Gubernur Khofifah tutup Misi Dagang dan Investasi Provinsi Jawa Timur 2025,di Provinsi Kepulauan Riau
Selasa, 9 Desember 2025 - 11:24 WIB
Gubernur Khofifah Tutup Rangkaian Misi Dagang 2025 di Batam
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Batam, tvOnenews.com – Gubernur Khofifah Indar Parawansa sukses menutup rangkaian kegiatan Misi Dagang dan Investasi Provinsi Jawa Timur Tahun 2025 di Provinsi Kepulauan Riau, yang digelar di Hotel Wyndham Panbil Batam, Senin (8/12), dan diikuti 174 pelaku usaha.

Hasilnya sangat membanggakan, total transaksi Misi Dagang Jatim-Kepri tembus Rp 4.456.849.425.486, sekaligus menjadi capaian tertinggi dari 12 penyelenggaraan misi dagang di berbagai provinsi di Indonesia sepanjang tahun 2025. Selain perdagangan Jatim–Kepri, kegiatan ini juga menghasilkan penandatanganan Letter of Intent antara pelaku usaha Jatim dengan Malaysia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alhamdulillah Misi Dagang kali ini menghasilkan komitmen dengan transaksi final senilai Rp 4.456.849.425.486, merupakan total transaksi perdagangan Jatim Kepri dan Jatim Malaysia. Jatim berhasil menjual ke Kepri Rp 1.078.695.294.000 dan Jatim membeli dari Kepri Rp 81.900.000.00,” tegas Gubernur Khofifah.

“Tidak hanya itu, dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan LOI antara Jatim dan Malaysia dengan nilai Rp 3.296.254.131.486,” tegasnya.

Dengan capaian ini, Khofifah menyebut hasil Misi Dagang kali ini adalah yang tertinggi sepanjang rangkaian kegiatan serupa di berbagai provinsi di Indonesia.

"Alhamdulillah dari semua misi dagang sepanjang tahun 2025  ini capaian  tertinggi. Terima kasih gubernur dan jajaran tim Pemprov Kepulauan Riau, Ibu Aziza selaku Atase perdagangan kita untuk KBRI  Malaysia, pelaku usaha Kepulauan Riau dan Jatim serta Kepala Disperindag Jatim sehingga misi dagang berjalan lancar dan produktif," tuturnya.

Lebih lanjut, Gubernur Khofifah pun merinci, beberapa komoditi yang berhasil Provinsi Jawa Timur jual ke Kepulauan Riau, yakni kopi robusta, kluwak, vanili, kemiri, rokok, telor ayam, susu, mesin las, pakan udang, benur Vannamei, beras, bawang merah, daging ayam, daging sapi.

Sedangkan yang Provinsi Jawa Timur beli ke Kepulauan Riau, diantaranya, ikan beku (cakalang, layur, layang). Sementara untuk Jatim Malaysia, antara lain tembaga, cassava, frozen coconut cream, kerupuk mentah dan buah kering serta sayur kering.

Khofifah merasakan interaksi Provinsi Jatim dan Kepulauan Riau sangat produktif. Ia juga memastikan bahwa hubungan baik ini tidak akan berhenti disini melainkan kedepan akan ditindaklanjuti secara lebih masif. Terutama karena kebutuhan masyarakat Kepulauan Riau ada yang disuplai dari daerah yang saat ini sedang tertimpa musibah, yakni Sumatera sehingga dalam waktu dekat membutuhkan opsi suplai dari daerah lain.

"Di titik tersebut ada produk yang disuplai Kepulauan Riau. Jangan sampai hal-hal yang harus terpenuhi menjadi berkurang. Itu yang akan dibahas terutama kepala dinas pertanian dan peternakan," ungkapnya.

Terutama karena Kepulauan Riau memiliki koneksi kuat dengan Johor Malaysia dan Singapura. Sehingga saat ini Kadis DPMPTSP melakukan pendalaman maksimalisasi ekspor produk-produk Jatim baik  ke Singapura maupun ke Malaysia.

Begitu pula untuk industri pengolahan di Johor Malaysia. Diharapkan produk Jatim dan apa yang dibutuhkan Malaysia bisa saling memenuhi.

Sebagaimana diketahui, Misi Dagang Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Kepulauan Riau merupakan Misi Dagang yg Ke-Dua Belas di Tahun 2025 dan yang ke-48 kali periode 2019-2025, dengan total nilai komitmen transaksi sebesar Rp 27,35 Triliun.

"Kami berharap, melalui misi dagang ini kita bisa tumbuh bersama, berkembang bersama, maju bersama dan sejahtera bersama serta memperkuat kerja sama yang telah terjalin, sekaligus membuka peluang baru bagi dunia usaha dan investasi khususnya Jawa Timur dan Kepulauan Riau dan yang lebih strategis lagi bagaimana menguatkan persaudaraan antar provinsi untuk merawat Indonesia," pungkasnya.

Di sisi lain, Misi Dagang kali ini juga dilaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebanyak 11 OPD, dan 3 Asosiasi dari kedua Provinsi.

Selain itu juga dilaksanakan penandatanganan 3 (tiga) Letter of Intent antara pelaku usaha Jawa Timur dengan Pelaku Usaha Malaysia yang disaksikan Atase Perdagangan KBRI Malaysia, antara lain PT Starindo Anugerah Abadi dengan Eramas Group, CV Pandafood Industry dengan Eng Sheng Sdn Bhd dan PT. Jayaditya Aswani Mandiri dengan Mentrade Marine Sdn Bhd.

Tak hanya fokus pada misi dagang dalam negeri, Jawa Timur juga aktif melaksanakan misi dagang luar negeri. Sejak 2022 hingga 2025, telah digelar enam kali Misi Dagang di Riyadh, Kuala Lumpur, Dili, Hong Kong, Osaka dan Singapura, yang menghasilkan potensi transaksi senilai Rp 5,896 triliun dan terdiri dari 68 kontrak dagang.

Terbaru, Provinsi Jatim baru saja menggelar misi dagang dengan Singapura yang merupakan pelaksanaan keenam yang diselenggarakan di Negara Mitra. Misi Dagang berhasil mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp 4,163 triliun lebih yang dihasilkan dari 21 transaksi.

“Ini adalah strategi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperluas pasar ekspor dan menarik investasi asing,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengatakan sebagian besar komoditi kebutuhan pokok di Kepulauan Riau masih dipasok provinsi Jatim seperti beras, cabe rawit, cabe kering, gula serta komoditi lain.

"Jatim memang provinsi salah satu penghasil utama komoditi pertanian, perkebunan, peternakan dan bahkan Jatim salah satu provinsi terbesar industri pengolahan," ungkapnya.

Kedepan kerjasama tidak hanya memenuhi kebutuhan pokok masyarakat maupun komoditas IKM/UMKM, melainkan kerjasama di bidang pariwisata akan dikerjasamakan.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berterima kasih atas misi dagang yang diselenggarakan. Kerjasama yang diperbaharui setelah tiga tahun menambah nilai demand dan supply dari masing-masing provinsi," tandasnya.  

Salah satu penjual room seafood asal Kabupaten Sidoarjo, Reksa (30) mengucapkan terima kasih diundang misi dagang. Pada kegiatan tersebut, Ia optimis mencukupi kebutuhan ikan di Jatim dan Indonesia yang sangat tingginya permintaannya.

"Kami menargetkan transaksi ikan yang dibawa ke misi dagang di Kepulauan Riau senilai Rp 20-25 miliar," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak sekadar bertemu pembeli dari dalam negeri, Reksa mengatakan atase perdagangan  Kuala Lumpur, Malaysia tertarik dan memiliki prospek dengan meminta komoditi ikan dori dan tuna steak. 

"Mereka ingin segera dikirim Desember 2025. Karna masih uji coba, kami kirim dengan kuantiti 1 kontainer berisi dua produk tersebut," ungkapnya. (hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

‎Usai Gagal di Piala AFF, John Herdman Siap Bawa Timnas Indonesia Bangkit dan Angkat Trofi FIFA ASEAN Cup

‎Usai Gagal di Piala AFF, John Herdman Siap Bawa Timnas Indonesia Bangkit dan Angkat Trofi FIFA ASEAN Cup

John ‎Herdman menyampaikan ambisinya menjelang pertandingan pertama Timnas Indonesia menghadapi Singapura.
Round Up Demo Hari Ini: Massa Buruh Bergerak dari Semanggi, UOB dan DPR Jadi Titik Aksi

Round Up Demo Hari Ini: Massa Buruh Bergerak dari Semanggi, UOB dan DPR Jadi Titik Aksi

Demo hari ini di Jakarta berlangsung di sejumlah titik. Massa buruh bergerak dari Semanggi menuju UOB dan aksi juga digelar di sekitar DPR/MPR.
Hasil Asian Games 2026: Tiga Wakil Berlaga di Babak Final, Tim Renang Indonesia Masih Belum Bisa Bawa Pulang Medali

Hasil Asian Games 2026: Tiga Wakil Berlaga di Babak Final, Tim Renang Indonesia Masih Belum Bisa Bawa Pulang Medali

Hasil Asian Games 2026 dari cabang olahraga renang dimana tterdapat iga wakil Indonesia bertanding do tiga nomor pada hari ini Kamis 24 September pagi tadi WIB.
Wushu Koleksi 5 Medali di Asian Games 2026, 3 Perunggu Tambahan dari Nomor Sanda

Wushu Koleksi 5 Medali di Asian Games 2026, 3 Perunggu Tambahan dari Nomor Sanda

Terbaru, ada tambahan tiga medali dari tiga pewushu nomor sanda, Bintang Reindra Nada Guitara, Fereddy Sinaga, dan Thania Kusumaningtyas, sama-sama mengamankan medali perunggu setelah langkah mereka terhenti di semifinal, Rabu (23/9/2026).
Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Badan Geologi Ungkap Jarak dan Bahayanya

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Badan Geologi Ungkap Jarak dan Bahayanya

Badan Geologi menemukan dua pulau baru di sekitar Anak Krakatau setelah aktivitas erupsi. Warga dan wisatawan dilarang mendekati kawasan tersebut.
WOW, Ultah Megawati Hangestri Dirayakan Hyundai Hillstate, Foto Bareng Tim Jadi Sorotan Volimania

WOW, Ultah Megawati Hangestri Dirayakan Hyundai Hillstate, Foto Bareng Tim Jadi Sorotan Volimania

Ultah ke-27 Megawati Hangestri ikut dirayakan Hyundai Hillstate lewat unggahan foto bersama tim. Volimania juga menyiapkan kejutan food truck pink. Begini

Trending

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama kali berlatih dengan Megawati Hangestri, Kim Hee-jin mengungkap hal yang membuatnya terkesan. Simak proses adaptasi Mega di Hyundai Hillstate.
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, langsung memasang target tinggi setelah tiba di Indonesia untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan Gajah Perang datang dengan ambisi membawa pulang gelar juara.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Polisi Ungkap Hubungan Singkat Dua Pemeran Video Mesum "A Day in My Life", dari Media Sosial Lanjut ke Pertemuan

Polisi Ungkap Hubungan Singkat Dua Pemeran Video Mesum "A Day in My Life", dari Media Sosial Lanjut ke Pertemuan

Polres Bogor mengungkap hubungan singkat dua pemeran video mesum “A Day in My Life” yang saat ini sedang viral di jagat maya. Dari perkenalan di media sosial, keduanya melanjutkan pertemuan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT