News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gerak Cepat, Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Pelajar SMP Kurang dari Empat Jam, Pelaku adalah Kekasih Korban

Hanya berselang empat jam setelah adanya laporan temuan mayat diduga korban pembunuhan, tim Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Simalungun, Sumatera
Senin, 29 Desember 2025 - 20:57 WIB
Petugas evakuasi jasad korban.
Sumber :
  • tim tvOne/Daud Sitohang

Simalungun, tvOnenews.com - Hanya berselang empat jam setelah adanya laporan temuan mayat diduga korban pembunuhan, tim Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Simalungun, Sumatera Utara bergerak cepat dan berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang siswi SMP berinisial ZR (15).

Petugas yang dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Herison Manullang beserta tim Reskrim Polres Simalungun, berhasil mengamankan tersangka AH (15) dalam waktu kurang dari empat jam sejak penemuan mayat korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang didampingi Kasat Reskrim AKP Herison Manullang saat dikonfirmasi Senin (29/12/25) membenarkan pengungkapan cepat kasus pembunuhan yang melibatkan anak di bawah umur tersebut.

“Setelah laporan penemuan mayat diterima, Kasat Reskrim langsung memimpin olah TKP dan penyelidikan hingga pelaku berhasil diamankan pada malam hari,” ujar AKBP Marganda Aritonang. 

Dijelaskan Kapolres, kasus ini bermula pada Minggu (28/12/25) sekitar pukul 15.45 WIB, ketika dua saksi berinisial S (51) dan MB (20) menemukan sesosok mayat perempuan di areal perkebunan PT Bridgestone Blok Z 24, Nagori Batu Silangit, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit handphone merek ZTE, uang tunai Rp11.000, serta dua batang kayu ubi yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi korban.

Sekitar pukul 17.00 WIB, orang tua korban datang ke lokasi dan memastikan bahwa korban adalah ZR, siswi kelas IX SMP Negeri 2 Tapian Dolok. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSU Djasamen Saragih Pematangsiantar untuk dilakukan visum et repertum.

Berdasarkan keterangan saksi dan hasil analisis barang bukti, tim Sat Reskrim bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya pelaku AH (15) berhasil ditangkap pada pukul 19.30 WIB di rumah kakak kandungnya di Huta Pondok Burian, Nagori Nagur Usang.

Ditambahkannya, dalam pemeriksaan awal, pelaku merupakan teman dekat korban dan mengakui perbuatannya. Korban diketahui meninggal dunia akibat dicekik, dipukul menggunakan batu dan kayu, serta ditusuk menggunakan senjata tajam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Motif pembunuhan masih didalami lebih lanjut oleh penyidik, proses penangkapan dan pemeriksaan dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku, mengingat pelaku dan korban sama-sama masih di bawah umur,” jelas AKBP Marganda Aritonang lagi. 

Saat ini, pelaku telah diamankan di Polres Simalungun untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, sementara penyidik terus melengkapi berkas perkara dan melakukan pendalaman motif kejadian. (Dsg/wna) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT