News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Provinsi Lampung Mulai Terapkan Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memulai Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi sebagai upaya mendukung penguatan pangan dan protein nasional. "Kami mengapr
Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:30 WIB
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan saat melakukan pembukaan program Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Lampung.
Sumber :
  • tim tvOne/Antara

Bandarlampung, tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memulai Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi sebagai upaya mendukung penguatan pangan dan protein nasional.

"Kami mengapresiasi atas kepercayaan pemerintah pusat yang telah menetapkan Provinsi Lampung sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi," ujar Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, Sabtu (7/2/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi merupakan bagian dari agenda ketahanan pangan nasional yang juga sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan menempatkan pangan serta perbaikan gizi sebagai prioritas pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

"Di Provinsi Lampung, program ini diwujudkan melalui empat proyek utama, yaitu pembangunan Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) berkapasitas 2.000 ekor per jam beserta cold storage berkapasitas 50 ton," katanya.

Kemudian pembangunan parent stock dan hatchery ayam layer, pembangunan pabrik pakan ternak tahap kedua, serta pembangunan pabrik tepung telur tahap kedua. Keempat proyek tersebut dilaksanakan dengan tujuan membentuk ekosistem peternakan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

"Program ini juga mendukung Asta Cita Presiden, khususnya penguatan pembangunan sumber daya manusia melalui penyediaan protein hewani yang berkualitas dan terjangkau," ucap dia.

Dia berharap program tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan peternak, menjaga stabilitas harga pakan dan ayam, meningkatkan efisiensi produksi, serta memperkuat perekonomian daerah.

"Pemerintah Provinsi Lampung juga mendorong agar distribusi ayam dilakukan dalam bentuk produk olahan untuk meningkatkan nilai tambah," ucap dia.

Ia melanjutkan Pemerintah Provinsi Lampung juga akan terus memperkuat sektor hulu melalui peningkatan produksi jagung sebagai bahan baku pakan ternak, penyediaan sarana pendukung, serta penguatan ekonomi desa.

"Mari seluruh pihak terus menjaga kolaborasi dan sinergi agar Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Lampung serta mendukung ketahanan pangan nasional," tambahnya.

Tanggapan tambahan dikatakan oleh Direktur Pakan Ditjen PKH Tri Melasari.

"Program ini dilaksanakan dalam rangka mendukung swasembada pangan protein hewani, di mana kegiatan ini untuk seluruh Indonesia ada rencananya di 30 provinsi. Salah satunya adalah Provinsi Lampung. Dan untuk tahap pertama ini, kita dialokasikan hilirisasi ayam terintegrasi yaitu di enam provinsi. Jadi, tahap satu ini ada di enam provinsi, yaitu di Provinsi Lampung salah satunya, yang rencananya untuk Provinsi Lampung itu ada di tiga lokasi di lahan PTPN," ujar Tri Melasari.

Dia menjelaskan untuk yang di Lampung ada Rumah Potong Hewan Unggas dan cold storage, kemudian untuk pembangunan pabrik pakan, untuk pengolahan tepung telur dan daging, ada juga untuk hatchery di mana untuk Day Old Chicken daripada ayam petelur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Lampung potensial menjadi pemasok, baik itu untuk Provinsi Lampung ataupun juga pemasok di Jabodetabek, juga pemasok untuk provinsi-provinsi di sekitar Sumatera, jadi Lampung sangat potensial," katanya.

Diketahui kegiatan Groundbreaking Industri Ayam Terintegrasi telah dilaksanakan secara serentak di enam wilayah yaitu Lampung, Gorontalo, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan. (Tim tvOne/ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT