News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Petani Singkong di Lampung Tengah Keluhkan Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Para petani singkong tapioka di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung, mengeluhkan kelangkaan pupuk bersubsidi dan mahalnya harga pupuk non subsidi.
Kamis, 19 Mei 2022 - 18:57 WIB
Petani singkong tapioka di Kabupaten Lampung Tengah.
Sumber :
  • Tim TvOne/ puj

Lampung Tengah, Lampung - Para petani singkong tapioka di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung, mengeluhkan kelangkaan pupuk bersubsidi dan mahalnya harga pupuk non subsidi. Meskipun pupuk subsidi tersedia melalui gabungan kelompok tani (Gapoktan), namun stoknya terbatas dan tidak mencukupi kebutuhan para petani.

Keluhkan kelangkaan pupuk bersubsidi dan mahalnya harga pupuk non subsidi diungkapkan para petani singkong di Desa Reno Basuki, Kecamatan Bumi Nabung, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Agus, salah seorang petani singkong menuturkan keberadaan pupuk subsidi seolah-olah langka karena tidak adanya keterbukaan dalam penyaluran. Kelangkaan pupuk subsidi jenis urea dan phonska sudah menjadi permasalahan para petani dari tahun ke tahun.

"Kalau kendala petani singkong itu sebenernya pupuk yang paling pokok. Kita mencari pupuk sangat sulit sekali. Apalagi pupuk subsidi. Kalau kita tidak melalui kelompok Gapoktan, kita sangat sulit. Akhirnya kita membeli pupuk non subsidi," kata Agus, Kamis (19/5/2022).

Agus menambahkan, meskipun pupuk subsidi tersedia melalui Gapoktan, namun stoknya terbatas dan tidak mencukupi kebutuhan para petani. Selain itu, untuk mendapatkan pupuk subsidi, saat ini terlalu banyak persyaratan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi seperti harus pakai kartu khusus dari pemerintah atau Gapoktan.

"Untuk mengatasi kelangkaan pupuk subsidi, kita terpaksa membeli pupuk non subsidi dengan harga yang cukup mahal. Dengan menggunakan pupuk non subsidi, biaya sarana prasarana produksi yang dikeluarkan para petani bertambah sehingga keuntungan para petani berkurang di saat panen singkong," ungkap Agus.

Untuk saat ini harga pupuk subsidi jenis phonska Rp140 ribu per sak (50 kg) dan harga pupuk urea Rp130 ribu per sak. Sedangkan untuk harga pupuk non subsidi yakni Rp160 ribu per sak, untuk pupuk jenis phonska dan Rp150 ribu per sak untuk pupuk jenis urea.

"Kita mendapatkan jatah satu kwintal pupuk subsidi dari Gapoktan. Namun pupuk subsidi tersebut tidak mencukupi kebutuhan para petani karena untuk satu hektar kebun singkong petani membutuhkan delapan sak pupuk atau 400 kilogram," papar Agus.

Agus mengungkapkan, untuk saat ini para petani singkong sedikit lega karena harga singkong dinilai bagus. Saat ini harga singkong Rp1.950 per kilogram. Harga tersebut merupakan harga kotor, setelah dipotong biaya bongkar muat dan potongan dari pabrik pengepul singkong tapioka berkisar 25 persen hingga 30 persen. Petani singkong menerima harga bersih Rp1.500 per kilogram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau harga singkong kita minta harga standar Rp1.500 per kilogram. Sekarang kan harga bahan pokok dan makanan sangat mahal. Kita tidak minta harga terlalu tinggi, kalau bisa harga singkong standar," imbuhnya.

Para petani singkong berharap permasalahan kelangkaan pupuk subsidi di daerah menjadi perhatian khusus pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Selain itu, para petani juga berharap harga singkong tetap stabil di harga standar yakni Rp1.500 per kilogram karena jika harga singkong di bawah standar maka para petani tidak mendapatkan keuntungan. (puj/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Vietnam mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 1-0 atas Filipina. Gol Kenji Nishioka sempat menyamakan skor, tetapi dianulir karena offside.
Kerim Alajbegovic Kirim Sinyal Bahaya ke Rival Juventus: Kami Mau Scudetto

Kerim Alajbegovic Kirim Sinyal Bahaya ke Rival Juventus: Kami Mau Scudetto

Kerim Alajbegovic mulai menatap tantangan baru bersama Juventus. Pemain muda Bosnia itu membawa ambisi besar setelah menerima tawaran dari Bianconeri.
Bursa Transfer Inter Milan: Cari Kiper Baru, Nerazzurri Pantau Wonderkid Liga Argentina yang Jadi Incaran Manchester United

Bursa Transfer Inter Milan: Cari Kiper Baru, Nerazzurri Pantau Wonderkid Liga Argentina yang Jadi Incaran Manchester United

Inter Milan mulai memantau kiper muda River Plate, Santiago Beltran. Nerazzurri harus bersaing dengan Manchester United untuk mendapatkan tanda tangannya.
Kritikan Fabio Capello soal Timnas Italia: Jangan Selalu Mengandalkan Pemain Sayap

Kritikan Fabio Capello soal Timnas Italia: Jangan Selalu Mengandalkan Pemain Sayap

Fabio Capello menyoroti penampilan Timnas Italia saat menghadapi Belgia. Ia meminta Gli Azzurri bermain lebih efektif ketika membangun serangan.
Saga Transfer Pertama Liverpool usai Tunjuk Julian Ward Jadi Direktur Olahraga Baru, The Reds OTW Bakar Uang

Saga Transfer Pertama Liverpool usai Tunjuk Julian Ward Jadi Direktur Olahraga Baru, The Reds OTW Bakar Uang

Liverpool resmi menunjuk Julian Ward sebagai direktur olahraga baru. Ia kembali ke Anfield untuk menjalani periode keduanya di posisi tersebut.
Komisi IV DPR RI Minta Dirjen PSDKP Jelaskan Secara Terbuka Soal Penyegelan 1.000-an Ton Udang di Jatim

Komisi IV DPR RI Minta Dirjen PSDKP Jelaskan Secara Terbuka Soal Penyegelan 1.000-an Ton Udang di Jatim

Penyegelan lebih dari 1.000 ton udang oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Dirjen PSDKP) di sejumlah wilayah Jawa Timur menuai sorotan.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT