Sebanyak 355 Pekerja Datangi Kantor PT Swadaya Indo Palma, Tolak PHK Mendadak Jelang Ramadhan
- tim tvOne/Andi Salani
Banyuasin, tvOnenews.com – Sebanyak 355 pekerja mendatangi kantor PT Swadaya Indo Palma di Sungai Rengit, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, setelah mengaku diberhentikan secara mendadak oleh pihak perusahaan.
Selain menolak keputusan tersebut, para pekerja juga menuntut kejelasan pembayaran pesangon yang hingga kini belum mereka terima.
Suasana kantor perusahaan yang berlokasi di Sungai Rengit dipenuhi ratusan pekerja yang bertahan di halaman. Mereka meminta manajemen bertanggung jawab dan segera memenuhi kewajiban pembayaran pesangon sesuai aturan ketenagakerjaan yang berlaku.
Para pekerja mengaku terkejut karena pemberhentian dilakukan tanpa pemberitahuan jauh hari. Kondisi ini dinilai semakin berat karena terjadi menjelang bulan Ramadan, saat kebutuhan rumah tangga meningkat.
Tak hanya itu, para pekerja juga menyebut mereka dipastikan tidak akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR). Hal tersebut membuat mereka semakin khawatir dalam memenuhi kebutuhan keluarga menjelang Lebaran.
Salah satu pekerja, Windra, mengatakan keputusan PHK secara tiba-tiba membuat dirinya dan rekan-rekannya kebingungan mencari nafkah. “PHK mendadak ini membuat kami bingung. Kami harus mencari pekerjaan baru dalam waktu dekat, sementara kebutuhan keluarga sudah menanti,” ujarnya, Senin(16/2/2026).
Sementara itu, pihak perusahaan melalui HRD, Ade Saputra, menyampaikan bahwa kebijakan PHK diambil karena kondisi keuangan perusahaan mengalami kerugian. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya efisiensi agar operasional perusahaan tetap berjalan.
“Kami mengambil langkah ini karena kondisi perusahaan sedang merugi. Ini adalah bagian dari efisiensi agar perusahaan tetap bisa beroperasi,” jelasnya.
Hingga kini, para pekerja masih bertahan di lokasi dengan harapan ada kepastian terkait hak pesangon serta solusi terbaik antara pekerja dan pihak perusahaan.
Mereka berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat turun tangan untuk memediasi persoalan tersebut agar tidak berlarut-larut. (asi/wna)
Load more