Naluri Berdagang Menyelamatkan Pesmi Ermi dari Stres Pascabencana
- tim tvOne/Antara
"Dulu, sebelum bencana, kami memang sudah berjualan barang kebutuhan harian. Kini, sejak tinggal di huntara, usaha berdagang kembali kami lanjutkan, demi kebutuhan sehari-hari," ujarnya.
Bagi Evi, pasrah dengan keadaan bukanlah pilihan bijak. Meski masih diselimuti rasa trauma akibat bencana di akhir tahun 2025, namun kehidupan tetap berlanjut dan harus diperjuangkan.
Perjuangan Pesmi dan Evi yang berdagang di huntara tidak hanya mengajarkan tentang semangat atau perjuangan. Lebih jauh dari itu, apa yang mereka lakukan semakin menegaskan jiwa berdagang orang Minangkabau tidak pernah padam, meski di tengah situasi sedih, sekalipun.
Sebagai tambahan informasi, huntara SD Negeri 05 Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, baru saja diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia (PMK) dan Kebudayaan Pratikno bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian pada 24 Januari 2026. Di kawasan ini, pemerintah membangun 117 huntara sebagai respons percepatan pemulihan dampak bencana. (Ant/wna)
Load more