News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sokong Program Makan Bergizi Gratis, Omzet UMKM Ikan Gabus di Prabumulih Melejit

Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah mulai membawa angin segar bagi pelaku UMKM di Kota Prabumulih. Salah satunya adalah Agen Ikan
Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:01 WIB
Proses pengemasan ikan giling yang akan diantar ke SPPG di Prabumulih dan Palembang.
Sumber :
  • tim tvOne/Ahmad Yudiansyah

Prabumulih, tvOnenews.com - Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah mulai membawa angin segar bagi pelaku UMKM di Kota Prabumulih. Salah satunya adalah Agen Ikan Gabus Firman, penyedia bahan baku ikan giling terbesar di wilayah tersebut, yang kini menjadi mitra strategis Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukajadi, Prabumulih Timur.

Sebagai pemasok utama, usaha milik Firman ini memainkan peran krusial dalam menyediakan asupan protein berkualitas bagi ribuan siswa. Setiap harinya, Agen Firman menyuplai olahan ikan gabus untuk delapan dapur di Prabumulih serta melayani permintaan dari SPPG dari Kota Palembang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat ini, rata-rata permintaan harian mencapai 180 kilogram ikan gabus giling. Kami dipercaya menyuplai kebutuhan di berbagai dapur SPPG, termasuk ekspansi hingga ke luar kota," ujar Firman saat dibincangi di tempat usahanya, Sabtu (28/2/2026). 

Meskipun harga ikan gabus tergolong premium, yakni Rp90.000 per kilogram, jauh di atas ikan parang-parang yang hanya Rp35.000, SPPG Sukajadi tetap memilih ikan gabus sebagai bahan dasar utama pembuatan makanan olahan MBG. Hal ini dilakukan demi mengejar standar gizi tinggi, mengingat ikan gabus kaya akan protein albumin yang sangat baik untuk pertumbuhan anak. Beberapa menu favorit siswa yang diolah dari bahan baku Agen Firman antara lain, siomay, pempek, sempol dan tekwan. 

Menjadi mitra pemerintah bukan tanpa tantangan. Firman mengungkapkan bahwa dirinya harus memenuhi kriteria ketat terkait higienitas dan sarana prasarana yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.

"Ini adalah pengalaman besar bagi kami. Standar kualitas dari pemerintah sangat ketat, namun hal ini justru memacu kami untuk menjaga profesionalitas dan keberlanjutan produksi," tambahnya.

Program MBG ini membuktikan bahwa kebijakan pemerintah tidak hanya fokus pada kesehatan generasi muda, tetapi juga menjadi motor penggerak bagi ekonomi lokal (UMKM) agar dapat naik kelas dan berkembang secara berkelanjutan. (Ayh/wna) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Maarten Paes Dicadangkan, Netizen Belanda Ramai Mengamuk ke Pemain Ini Usai Ajax Kalahkan PEC di Eredivisie: Sangat Ceroboh

Maarten Paes Dicadangkan, Netizen Belanda Ramai Mengamuk ke Pemain Ini Usai Ajax Kalahkan PEC di Eredivisie: Sangat Ceroboh

Maarten Paes harus memulai laga dari bangku cadangan saat Ajax Amsterdam menghadapi PEC Zwolle. Sorotan justru mengarah kepada pemain tuan rumah yang blunder.
Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah disebut telah mencabut gelar kerajaan “Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri” yang disandang menantunya, Pengiran Raabi'atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah.
Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral sebuah video diduga anak tendang ibunya di daerah Kalimantan Barat. Aksi si perempuan yang diduga menendang sang Ibu, memancing amarah warga sekitar
Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Polemik dokter Elda Putri Rahardini yang menjadi sorotan setelah unggahannya di media sosial (medsos) terkait pasien BPJS Kesehatan berujung pada sanksi akademik. 
Airlangga Optimistis ETF Emas RI Bisa Salip India dan Singapura: Ada 153 Ton Emas Senilai US$20 Miliar

Airlangga Optimistis ETF Emas RI Bisa Salip India dan Singapura: Ada 153 Ton Emas Senilai US$20 Miliar

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis Indonesia dapat mengejar dan melampaui sejumlah negara di kawasan melalui pengembangan ETF emas.
Potensi Besar Gas Pangkah, Pertamina Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur

Potensi Besar Gas Pangkah, Pertamina Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur

Pertamina melihat Wilayah Kerja Pangkah di Gresik, Jawa Timur, bukan sekadar aset migas yang sudah berproduksi.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT