Hari Keempat Pencarian, Korban Jatuh dari Kapal Karunia Jaya Ditemukan Meninggal di Perairan Karimun
- Jupri
Karimun, tvOnenews.com – Setelah empat hari pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Suwandi alias Ationg (42), korban kecelakaan laut man over board (MOB) yang terjatuh dari Kapal Cepat Karunia Jaya di perairan depan Coastal Area Tanjung Balai Karimun. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu pagi.
Operasi SAR hari keempat (H.4) dimulai pukul 07.30 WIB sesuai Rencana Operasi (Renops) yang telah disusun. Dalam pelaksanaannya, Tim SAR Gabungan dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).
SRU 1 melakukan penyisiran di sepanjang pesisir Coastal Area, sementara SRU 2 melakukan pencarian di sekitar perairan Pulau Parit.
Pada pukul 10.55 WIB, tim akhirnya menemukan korban dalam kondisi terapung di perairan belakang Pulau Merak pada koordinat 0°59.316’ N – 103°21.703’ E. Lokasi penemuan tersebut berjarak sekitar 4,5 nautical mile (NM) dari Lokasi Kejadian Kecelakaan (LKK).
Setelah ditemukan, korban segera dievakuasi dan dibawa menuju RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun.
Kejadian ini bermula pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 00.15 WIB. Berdasarkan kronologis yang dihimpun, korban saat itu berada di dek atas kapal bersama delapan rekannya. Saat kapal baru saja lepas dari Pulau Parit dalam kondisi cuaca gerimis, korban yang hendak masuk ke dalam kapal terpeleset dan jatuh ke laut pada koordinat 00°59.100’ N – 103°26.166’ E.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Pos SAR Tanjung Balai Karimun yang berjarak sekitar 3,51 NM dari lokasi kejadian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan keberhasilan pencarian korban merupakan hasil kerja sama berbagai unsur SAR.
“Keberhasilan pencarian ini merupakan hasil sinergi dari berbagai unsur SAR gabungan yang terlibat, meliputi Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Pos SAR Tanjung Balai Karimun, Lanal Pulau Buru, Satpolairud Polres TBK, Ditpolairud Polda Kepri, KPLP, agen kapal Karunia Jaya, serta dibantu oleh nelayan setempat,” ujar Fazzli saat dihubungi tvonenews.com.
Setelah korban ditemukan, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing pada pukul 11.40 WIB.
Fazzli menambahkan, dengan ditemukannya korban, Operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup.
“Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja samanya selama proses pencarian berlangsung,” kata Fazzli.
Load more