Sejarah Lagu Daerah Sumsel “Cuk Mak Ilang”, Kisah Pantun Cinta Palembang yang Kembali Populer
- Istockphoto
Upaya Menghidupkan Kembali Musik Tradisional
Di era digital, keberadaan lagu daerah sering menghadapi tantangan karena kalah populer dibandingkan musik modern.
Namun berbagai pihak mulai mencoba menghidupkan kembali karya-karya tradisional dengan aransemen yang lebih segar.
Salah satu cara yang dilakukan adalah menghadirkan kembali lagu-lagu daerah dalam format musik modern tanpa menghilangkan ciri khas aslinya.
Pendekatan ini dinilai dapat menjembatani selera generasi muda dengan warisan budaya lokal.
Upaya mengangkat kembali lagu daerah Sumatera Selatan ini juga menjadi bagian dari langkah memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada publik yang lebih luas.
Salah satu sosok yang terlibat dalam penggarapan lagu tersebut adalah Angelique Verina, yang turut menghadirkan versi baru lagu “Cuk Mak Ilang”. Proses produksi versi terbaru sendiri dilakukan secara independen bersama tim produksi musik yang menggarap aransemen modern.
Pengerjaan lagu tersebut memakan waktu sekitar satu bulan dari tahap awal hingga penyelesaian rekaman. Penggarapan musiknya melibatkan produser Denny Afrimor yang berperan dalam menyusun aransemen sekaligus mengawal proses produksi hingga rampung.
Sentuhan musik pop daerah dipilih agar lagu ini tetap terdengar segar tanpa meninggalkan identitas aslinya.
Lagu Daerah Tetap Relevan di Era Modern
Mengangkat kembali lagu daerah bukan sekadar menghadirkan karya lama dalam format baru, tetapi juga menjadi upaya menjaga keberlanjutan budaya.
Lagu-lagu seperti “Cuk Mak Ilang” menyimpan nilai sejarah yang mencerminkan kehidupan masyarakat pada masanya.
Selain lagu tersebut, ada pula rencana menghadirkan karya lain dari Sumatera Selatan berjudul “Ombai Akas”.
Lagu ini berasal dari wilayah Komering dan menggunakan bahasa Komering asli, sehingga memiliki karakter yang berbeda dari lagu Palembang.
Penggunaan bahasa daerah menjadi tantangan tersendiri dalam proses produksinya. Pengucapan kata-kata harus dipastikan tepat agar makna asli dari lagu tersebut tidak berubah.
Kehadiran lagu-lagu daerah dalam kemasan modern diharapkan dapat memperluas jangkauan pendengar, terutama generasi muda yang selama ini lebih akrab dengan musik populer.
Dengan cara ini, warisan budaya lokal tetap dapat dikenal dan dinikmati di tengah perkembangan industri musik. (udn)
Load more