News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesal Anaknya Tak Diangkat Jadi Tenaga Honorer, Pasutri Blokir Jalan Menuju Puskesmas di Humbahas

Pasangan suami istri di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, menutup akses jalan menuju Puskesmas Hutapaung di Desa Pollung, Kecamatan Pollung. Akibatnya, aktivitas pelayanan lumpuh total
Rabu, 25 Mei 2022 - 17:43 WIB
Pasutri yang memblokir jalan menuju Puskesmas Hutapaung
Sumber :
  • Tim Tvone/Syaren

Humbahas, Sumatera Utara – Pasangan suami istri di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, menutup akses jalan menuju Puskesmas Hutapaung di Desa Pollung, Kecamatan Pollung. Akibatnya, aktivitas pelayanan lumpuh total.
 
Manombang Lumban Gaol didampingi istrinya mengatakan, pemblokiran jalan itu mereka lakukan karena kesal, lantaran anaknya tak kunjung diangkat jadi tenaga honorer di kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbahas.
 
Menurut Manombang, sekitar 5 tahun silam, ia bersedia menghibahkan tanah miliknya ke pemerintah setempat untuk digunakan sebagai akses jalan menuju Puskesmas Hutapaung, karena ada perjanjian anaknya akan diangkat jadi tenaga honorer.
 
Rupanya, tahun demi tahun berlalu, Manombang bersama istri dan anaknya tak kunjung mendapat kabar baik dari Pemkab Humbahas.
 
Selain itu, kekesalan Manombang dan keluarga bertambah lantaran jalan sekitar sepanjang 48 meter di depan Puskesmas Hutapaung, mengalami kerusakan, namun tak ada dilakukan perbaikan.
 
Menurutnya, sudah banyak warga pengendara motor terjatuh di jalan yang rusak itu saat hendak ke Puskesmas tersebut.
 
“Jalan ini bukan hak Puskesmas. Tapi permintaan saya dulu sama bupati, sama ketua dewan, sama kepala dinas, anak saya masuk honor. Tapi sampai sekarang sudah sampai 5 tahun tak ada pemberitahuan apapun,” ungkap Manombang kepada awak media di lokasi pemblokiran, Rabu (25/5/2022).
 
Manombang mengaku tak ingin persoalan ini berlarut larut. “Kepada Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, tolonglah diperbaiki jalan ini. Kita bicarakan bagus-bagus. Bikin undangan sama kami,” katanya.
 
Dampak pemblokiran jalan tersebut, selain aktivitas di Puskesmas tersebut terhenti, kendaraan roda empat dan dua juga tak bisa melintasinya. Badan jalan tertutup seng yang dipaku ke kayu oleh pemilik lahan.
 
Kini, pelayanan kesehatan dan lainnya oleh Puskesmas Hutapaung, dipindahkan sementara ke Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Hutapaung.
 
Pihak Puskesmas pun tak bisa maksimal melayani masyarakat karena masih banyak peralatan medis yang tertinggal di Puskesmas Hutapaung.
 
Kepala Puskesmas Hutapaung, dr Gunawan Sinaga mengatakan, ia mengetahui jalan menuju Puskesmas yang dipimpinnya itu terjadi pada Selasa malam.
 
“Sekitar tadi malam ya, dilakukan pemblokiran jalan menuju puskesmas,” kata Gunawan saat ditemui awak media, Rabu.
 
Dia juga mengaku tidak mengetahui apa persoalan sehingga terjadi pemblokiran jalan oleh pemilik lahan menuju Puskesmas Hutapaung.
 
“Jadi, saya kurang mengerti apa permintaan mereka (pemilik lahan), kenapa mereka melakukan pemblokiran itu. Tapi saya sangat menyesalkan atas tindakan yang dilakukan oleh mereka,” kata Gunawan.
 
Terkait persoalan ini, lanjut Gunawan, Kepala Dinas Kesehatan Humbahas sudah berupaya mediasi kepada pemilik lahan, agar Puskesmas Hutapaung dibuka seperti biasa.
 
“Pak Kadis (Kesehatan) melaporkan bahwa bapak itu telah mengupayakan melakukan mediasi dengan pemilik lahan agar pemblokiran jalan itu bisa dibuka kembali,” pungkasnya. (SSG/LNO)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Bocah 5 Tahun Diduga Dicabuli Pria Paruh Baya di Sumbawa, Polisi Langsung Ringkus Terduga Pelaku

Bocah 5 Tahun Diduga Dicabuli Pria Paruh Baya di Sumbawa, Polisi Langsung Ringkus Terduga Pelaku

Kapolsek Buer Ipda Romy Octovian Munir mengatakan H diamankan untuk kepentingan penanganan perkara setelah keluarga korban melaporkan kasus pencabulan anak.
Arus Peti Kemas Naik 8,37 Persen, Aktivitas Logistik Tembus 2,5 Juta TEUs hingga Agustus 2026

Arus Peti Kemas Naik 8,37 Persen, Aktivitas Logistik Tembus 2,5 Juta TEUs hingga Agustus 2026

Arus peti kemas sepanjang Januari–Agustus 2026 tumbuh 8,37 persen hingga menembus 2,5 juta TEUs. Sejumlah terminal mencatat pertumbuhan volume hingga Agustus
Istri Anggota Polri Yayat Sudrajat Tak Penuhi Panggilan KPK Soal Dugaan Korupsi di Kabupaten Bekasi

Istri Anggota Polri Yayat Sudrajat Tak Penuhi Panggilan KPK Soal Dugaan Korupsi di Kabupaten Bekasi

KPK menjelaskan, sedianya saksi diperiksa terkait dengan penempatan aset-aset di antaranya rumah yang sebelumnya telah dilakukan penggeledahan oleh penyidik.

Trending

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link Video Syur Banyuwangi Bilqis Viral di TikTok dan X, 5 Fakta Ini Terungkap

Link video syur Banyuwangi Bilqis viral di media sosial, terutama TikTok dan X, 5 fakta ini terungkap.
5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 shio diprediksi hoki soal karier besok 29 September 2026. Ada peluang kerja baru, kepercayaan dari atasan, hingga kesempatan menunjukkan kemampuan.
Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Simak kedekatan Megawati Hangestri dan Lee Min-young di Hyundai Hillstate. Mulai dari daftar pemain muda terdekat hingga momen manis saat Min-young menyapa Mega pakai Bahasa Indonesia!
Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mendapat sorotan terkait pengadaan seragam siswa setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan kegiatan pembelajaran telah berlangsung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT