News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Ingatkan Risiko Larangan Truk Batu Bara, Sebut Bisa Bentur Kepentingan Nasional

Pengamat menilai salah satu risiko yang bisa muncul dari kebijakan pelarangan truk batu bara adalah terganggunya pasokan batu bara ke pembangkit listrik.
Selasa, 28 April 2026 - 21:11 WIB
Ilustrasi Truk Pengangkut Batu Bara
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kebijakan pelarangan angkutan batu bara melintas di jalan umum di Sumatera Selatan (Sumsel) dinilai berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan berdampak pada kepentingan nasional.

Pengamat hukum dari Universitas Jenderal Achmad Yani, Dr Muhammad Zaki Mubarak S.H, M.H, mengkritik langkah Gubernur Sumatera Selatan yang menginstruksikan pelarangan tersebut. Ia menilai kebijakan itu tidak hanya bermasalah secara hukum, tetapi juga berisiko mengganggu sektor energi nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Zaki, dalam kerangka hukum positif, pengaturan lalu lintas dan angkutan jalan telah diatur jelas dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dalam aturan itu, pembatasan kendaraan didasarkan pada tonase sebagai parameter utama.

“Sepanjang kendaraan angkutan batu bara memenuhi ketentuan teknis, termasuk tidak melebihi batas tonase yang diatur, maka tidak dapat serta-merta dilarang melintas di jalan umum. Instruksi gubernur yang bersifat pelarangan total berpotensi bertentangan dengan norma dalam UU Lalu Lintas,” ujar Zaki dalam keterangan tertulis, Selasa (28/4/2026).

Ia menambahkan, kebijakan tersebut juga berkaitan dengan sektor strategis nasional yang diatur dalam Undang-Undang Mineral dan Batu bara (UU Minerba).

Batu bara, kata dia, merupakan komoditas penting untuk menopang kebutuhan energi nasional, termasuk bagi pembangkit listrik tenaga uap.

“Dalam konteks ini, distribusi batu bara bukan sekadar urusan daerah, melainkan bagian dari kepentingan nasional. Pemerintah pusat, di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, tengah mendorong penguatan ketahanan energi dan peningkatan produksi listrik. Kebijakan daerah yang menghambat distribusi batu bara berpotensi bertabrakan dengan arah kebijakan nasional,” jelasnya.

Zaki juga mengingatkan bahwa ketidaksinkronan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah dapat menimbulkan dampak luas.

Salah satu risiko yang muncul adalah terganggunya pasokan batu bara ke pembangkit listrik, yang berujung pada potensi gangguan listrik di berbagai wilayah.

“Jika distribusi terganggu, maka bukan hanya industri yang terdampak, tetapi juga masyarakat umum. Pemadaman listrik atau penurunan pasokan energi akan menjadi konsekuensi yang harus ditanggung publik,” katanya.

Terkait aspek hukum, ia menegaskan kebijakan tersebut tetap dapat diuji melalui mekanisme yang berlaku apabila dinilai bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi atau merugikan kepentingan umum.

“Jika kebijakan itu berbentuk keputusan administratif, maka dapat digugat melalui Pengadilan Tata Usaha Negara. Sementara jika berbentuk peraturan, seperti peraturan gubernur, maka dapat diajukan uji materiil ke Mahkamah Agung Republik Indonesia,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam prinsip hukum dikenal asas lex superior derogat legi inferiori, yakni aturan yang lebih tinggi mengesampingkan aturan yang lebih rendah. Dengan demikian, kebijakan daerah tidak boleh bertentangan dengan undang-undang nasional.

Selain melalui jalur peradilan, ia juga menyoroti peran Kementerian Dalam Negeri dalam mengevaluasi produk hukum daerah yang dianggap bermasalah.

“Jika terbukti menghambat kepentingan nasional, termasuk distribusi energi, maka pemerintah pusat memiliki kewenangan untuk melakukan pembatalan. Ini penting agar tidak terjadi disharmoni kebijakan yang merugikan masyarakat,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Zaki, pendekatan pelarangan total bukan solusi yang tepat. Pemerintah daerah seharusnya mengutamakan pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran teknis, seperti kendaraan yang melebihi muatan atau melanggar rute.

“Solusi yang lebih proporsional adalah penegakan aturan, bukan pelarangan menyeluruh. Negara harus hadir dengan kebijakan yang adil, seimbang, dan tidak menabrak regulasi yang lebih tinggi,” pungkas Zaki. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Lawan Borneo FC, Persik Kediri Siapkan Strategi Khusus di Super League

Jelang Lawan Borneo FC, Persik Kediri Siapkan Strategi Khusus di Super League

Persik Kediri mematangkan persiapan jelang menghadapi Borneo FC pada lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (29/4/2026).
Singgung Perlintasan Kereta Zaman Belanda, Ini Instruksi Presiden Prabowo Pasca Tragedi Maut KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Singgung Perlintasan Kereta Zaman Belanda, Ini Instruksi Presiden Prabowo Pasca Tragedi Maut KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Presiden Prabowo Subianto menjenguk para korban selamat dalam tragedi tabrakan maut antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur ..
Teknologi Vs Hoaks! Strategi Digital Tangerang Selatan Jadi Sorotan Serius

Teknologi Vs Hoaks! Strategi Digital Tangerang Selatan Jadi Sorotan Serius

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus mempercepat transformasi sistem komunikasi publik guna menjawab tantangan disrupsi media digital yang makin masif.
Selain Santunan, Gubernur Dedi Mulyadi Minta Pembangunan Flyover Dipercepat Imbas Tragedi Kereta Api-KRL di Bekasi

Selain Santunan, Gubernur Dedi Mulyadi Minta Pembangunan Flyover Dipercepat Imbas Tragedi Kereta Api-KRL di Bekasi

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) meminta pembangunan flyover dipercepat. Hal ini sikap atas tragedi kecelakaan kereta api (KA)-KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Selidiki Keterlibatan Taksi Green SM dalam Kecelakaan Tabrakan Kereta Bekasi, Kemenhub Bentuk Tim Khusus

Selidiki Keterlibatan Taksi Green SM dalam Kecelakaan Tabrakan Kereta Bekasi, Kemenhub Bentuk Tim Khusus

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan mengambil langkah tegas menyusul insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur. 
Pengakuan Sopir Taksi yang Picu Tabrakan Maut Kereta di Bekasi Timur: KRL vs KA Argo Bromo Anggrek

Pengakuan Sopir Taksi yang Picu Tabrakan Maut Kereta di Bekasi Timur: KRL vs KA Argo Bromo Anggrek

Tabrakan maut yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam, akhirnya mendapatkan titik terang dari sudut ... -

Trending

Harry Maguire Sindir Ruben Amorim usai MU Menang Atas Brentford, Bongkar Perbedaan Besar dengan Michael Carrick

Harry Maguire Sindir Ruben Amorim usai MU Menang Atas Brentford, Bongkar Perbedaan Besar dengan Michael Carrick

Harry Maguire melontarkan sindiran ke Ruben Amorim usai MU menang atas Brentford, sambil mengungkap dampak besar Michael Carrick sejak kehadiran di Old Trafford
Solidaritas Arab Saudi untuk Indonesia: Dubes Faisal Al Amoudi Doakan Korban Kecelakaan Kereta Api

Solidaritas Arab Saudi untuk Indonesia: Dubes Faisal Al Amoudi Doakan Korban Kecelakaan Kereta Api

Suasana khidmat menyelimuti acara Wisuda Lulusan Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta pada Selasa (28/4), saat Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, memberikan pernyataan resmi terkait musibah kecelakaan kereta Bekasi.
Singgung Perlintasan Kereta Zaman Belanda, Ini Instruksi Presiden Prabowo Pasca Tragedi Maut KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Singgung Perlintasan Kereta Zaman Belanda, Ini Instruksi Presiden Prabowo Pasca Tragedi Maut KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur

Presiden Prabowo Subianto menjenguk para korban selamat dalam tragedi tabrakan maut antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur ..
Selidiki Keterlibatan Taksi Green SM dalam Kecelakaan Tabrakan Kereta Bekasi, Kemenhub Bentuk Tim Khusus

Selidiki Keterlibatan Taksi Green SM dalam Kecelakaan Tabrakan Kereta Bekasi, Kemenhub Bentuk Tim Khusus

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan mengambil langkah tegas menyusul insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur. 
Pantas Gacor Terus pada Usia 41 Tahun, Cristiano Ronaldo Ternyata Dilarang Keras Main PlayStation

Pantas Gacor Terus pada Usia 41 Tahun, Cristiano Ronaldo Ternyata Dilarang Keras Main PlayStation

Cristiano Ronaldo ternyata dilarang main PlayStation demi menjaga performa dan tidur berkualitas. Chef pribadinya menyebut kebiasaan ini bisa merusak karier pemain.
Selain Santunan, Gubernur Dedi Mulyadi Minta Pembangunan Flyover Dipercepat Imbas Tragedi Kereta Api-KRL di Bekasi

Selain Santunan, Gubernur Dedi Mulyadi Minta Pembangunan Flyover Dipercepat Imbas Tragedi Kereta Api-KRL di Bekasi

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) meminta pembangunan flyover dipercepat. Hal ini sikap atas tragedi kecelakaan kereta api (KA)-KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Jelang Lawan Borneo FC, Persik Kediri Siapkan Strategi Khusus di Super League

Jelang Lawan Borneo FC, Persik Kediri Siapkan Strategi Khusus di Super League

Persik Kediri mematangkan persiapan jelang menghadapi Borneo FC pada lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jawa Timur, Rabu (29/4/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT