News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lansia 87 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Tangan Anak Kandungnya Sendiri

Palahiyah (87) seorang lansia di Kecamatan Gelumbang, meregang nyawa dihabisi oleh anak perempuan kandungnya sendiri. Tidak hanya itu saja, cucu yang selama ini
Jumat, 8 Mei 2026 - 15:32 WIB
Polisi menunjukkan bukti-bukti kejahatan pelaku.
Sumber :
  • tim tvOne/Kiki Habibi

Muaraenim, tvOneNews.com - Palahiyah (87) seorang lansia di Kecamatan Gelumbang, meregang nyawa dihabisi oleh anak perempuan kandungnya sendiri. Tidak hanya itu saja, cucu yang selama ini juga tinggal bersamanya juga ikut serta menutupi kasus pembunuhan tersebut dengan membuang mayat korban ke dalam hutan hingga membusuk, Kamis,(7/5/2026).

Terkuaknya kasus pembunuhan tersebut bermula saat cucu korban berpura-pura melapor ke Polsek Gelumbang bahwa neneknya hilang dari rumah. Setelah dilakukan pencarian, akhirnya jasad korban ditemukan 300 meter di dalam hutan yang ada di belakang rumah korban dalam keadaan telah membusuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jasad korbanpun kemudian dilakukan autopsi dan hasilnya akhirnya terkuat beberapa kejanggalan. Berdasarkan hak itu, polisi menyimpulkan bahwa korban diduga dibunuh.

Dari hasil penyelidikan polisi akhirnya terungkap pelaku pembunuhan lansia tersebut diduga dilakukan oleh dua orang dengan peran yang berbeda.

Adapun pelaku yakni anak perempuan kandungnya sendiri berinisia N alias E (47) yang berperan sebagai pelaku pembunuhan dan juga M.I.M alias Y yang tak lain adalah cucu kandung korban sendiri yang berperan menutupi peristiwa pembunuhan tersebut sekaligus yang membawa jasad korban untuk dibuang di hutan sejauh sekitar 300 meter dari belakang rumah korban.

Dari keterangan pelaku di hadapan penyidik, motif pelaku nekat melakukan perbuatan tersebut disebabkan rasa dendam karena sejak kecil sering dimarahi dan dicaci maki.

Puncak kekesalan pelaku terjadi pada tanggal 12 April 2026 dimana saat itu kedua pelaku sedang makan, namun tiba-tiba pelaku dimarahi oleh korban dikarenakan tidak mau disuruh mencari kayu bakar, dan korbanpun menendang gelas air minum milik pelaku. 

Melihat hal itu emosi pelakupun memuncak, dan terjadilah cekcok mulut antara keduanya, pelaku sempat memukul kepala korban dengan tangan kosong namun dilerai oleh cucu korban yang berinisial M.I.M alias Y. Akhirnya keduanyapun diam dan duduk di kursi.

Pelaku Y pun mandi, namun tiba-tiba pelaku Y mendengar suara pukulan keras dan juga teriakan seseorang. Ia lalu bergegas keluar dan betapa syoknya ia saat melihat neneknya tersebut tewas bersimbah darah, sementara pelaku N terlihat hanya terdiam.

Pada malam harinya, pelaku Y pun kemudian berinisiatif untuk menyembunyikan peristiwa tersebut dengan membawa jasad korban dan membuangnya ke dalam hutan yang berjarak sekitar 300 meter dari belakang rumah korban, untuk memunculkan alibi bahwa korban tewas di dalam hutan. Kedua pelaku juga sempat membersihkan alat bukti sehingga seolah-olah di rumah tersebut tidak terjadi apa-apa.

Keesokan harinya, pelaku Y pun melapor ke Polsek Gelumbang terkait neneknya yang hilang dan dilakukan pencarian hingga terungkapnya kasus tersebut.

Wakapolres Muaraenim, Kompol Toni Arman didampingi Kasat Reskrim AKP M Andrian dan juga Kapolsek Gelumbang, Iptu Putu Surya membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Pelaku mengaku peristiwa tersebut dilakukan secara spontanitas karena kesal dengan pelaku yang kerap memarahinya bahkan mencaci makinya sejak kecil, jadi dendam itu ia pendam dan puncaknya hari itu, saat ia sedang makan, dan korban memarahinya, hingga terjadilah peristiwa pembunuhan tersebut," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya kedua pelaku sempat berkelit dan mengelak telah membunuh korban.

"Namun dari temuan-temuan kita, dari kejanggalan-kejanggalan yang ada, dan dari saksi kunci yang kita temukan, akhirnya keduanyapun tidak bisa mengelak lagi dan akhirnya mengakui perbuatannya dan berhasil kita amankan, dan saat ini masih dalam pemeriksaan petugas," katanya (Mkb/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gaungkan MBG Tetap Berjalan, Ribuan Massa Gelar Aksi Damai di DPRD Kota Probolinggo

Gaungkan MBG Tetap Berjalan, Ribuan Massa Gelar Aksi Damai di DPRD Kota Probolinggo

Dukungan terhadap program MBG menggema di Probolinggo. Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Pangan Bergizi Probolinggo Raya menggelar aksi damai
Link Live Streaming AVC Men's Cup 2026, Sabtu 27 Juni: Timnas Voli Indonesia Hadapi Tuan Rumah yang Masih Unbeaten

Link Live Streaming AVC Men's Cup 2026, Sabtu 27 Juni: Timnas Voli Indonesia Hadapi Tuan Rumah yang Masih Unbeaten

Link Live Streaming AVC Men's Cup 2026 Sabtu 27 Juni yang akan menyajikan tiga pertandingan termasuk duel Timnas Voli Indonesia vs India di babak semifinal.
Hasil Semifinal Princess Cup 2026: Bertekuk Lutut Pada Vietnam, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Gagal Melaju ke Final

Hasil Semifinal Princess Cup 2026: Bertekuk Lutut Pada Vietnam, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Gagal Melaju ke Final

Hasil semifinal Princess Cup 2026 yang mempertemukan Timnas Voli Putri Indonesia U-18 menghadapi Vietnam di Nakhon Ratchasima, Thailand, Sabtu (27/6/2026)
Investor Saham RI Tembus 9,7 Juta, Risiko Pembobolan Akun Ikut Mengintai

Investor Saham RI Tembus 9,7 Juta, Risiko Pembobolan Akun Ikut Mengintai

Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah investor saham di pasar modal mencapai 9,73 juta investor hingga akhir Mei 2026.
5 Orang Meninggal, Legislator PKB Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihentikan: Mereka Bukan Tentara!

5 Orang Meninggal, Legislator PKB Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihentikan: Mereka Bukan Tentara!

Oleh Soleh mendesak pemerintah menghentikan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih.
Pantas Lionel Messi Cetak Banyak Gol di Piala Dunia 2026, Mantan Striker Prancis Ungkap Alasannya

Pantas Lionel Messi Cetak Banyak Gol di Piala Dunia 2026, Mantan Striker Prancis Ungkap Alasannya

Mantan striker Prancis ungkap alasan mengapa Lionel Messi bisa mencetak banyak gol di Piala Dunia 2026. Lionel Messi sudah berhasil cetak 5 gol dalam 2 laga.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT