News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Tradisi unik dan menarik dilaksnakan masyarakat adat Suku Semende Ulu Nasal di Kabupaten Kaur, Bengkulu setiap 10 Muharam. Kampung yang biasanya sepi karena war
Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:38 WIB
Lemang merupakan ciri khas pada ritual adat Pangku Paliare, tradisi Suku Semende di Bengkulu mensensus jumlah penduduk.
Sumber :
  • tim tvOne/Miko

Bengkulu, tvOnenews.com - Tradisi unik dan menarik dilaksnakan masyarakat adat Suku Semende Ulu Nasal di Kabupaten Kaur, Bengkulu setiap 10 Muharam. Kampung yang biasanya sepi karena warga bekerja di kebun, ladang dan sawah jelang 10 Muharam mendadak ramai. 

Dari permukiman asap mengepul masing-masing rumah sedang menyiapkan panganan ketan yang dibakar dengan menggunakan bambu muda atau lemang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bulan Muharam, tepatnya pada hari ke 10 bagi masyarakat Suku Semende Ulu Nasal sangat istimewa. Mereka menggelar ritual adat Pangku Paliare, salah satu syarat wajib harus ada lemang. Inilah menariknya dari tradisi adar ini dimana dalam momen ini, perangkat desa mengelar sensus penduduk dengan perhitungan lemang.

"Jadi jumlah lemang dikumpulkan lalu kami hitung untuk mengetahui jumlah jiwa warga setiap tahun. Jadi semacam sensus yang diwariskan nenek moyang kami sejak tahun 1800," ujar Anshori, Kepala Desa Ulu Nasal, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu.

Penghitungan jumlah penduduk dengan lemang tiap tahun merupakan salah satu agenda Tradisi Pangku Paliare. Tahun ini jumlah lemang terkumpul mencapai 926 batang lemang, artinya jumlah jiwa mereka saat ini sama dengan jumlah lemang terkumpul.

Pangku Paliare dalam terjemahan bebas memiliki makna, memangku dan memelihara tata laku, adat istiadat, budaya, hingga garis keturunan dari lahir komunitas adat.

Bagi masyarakat Adat Ulu Nasal, ritual Pangku Paliare menjadi tradisi yang saat ini terus dipertahankan dalam tata cara menjaga keseimbangan alam dan spiritual mereka baik dengan Tuhan hingga nasab keturunan dari nenek moyang yang terwarisi sejak ratusan tahun.

"Jika ritual ini tidak dilaksanakan, kami percaya akan datang berbagai bala seperti hewan buas masuk ke pemukiman warga, adanya warga yang hanyut terbawa arus, dan bencana alam seperti banjir dan longsor," beber Ansori.

Ritual ini dimulakan, dengan lemang dikumpulkan kemudian akan dhitung, lemang dihidangkan pada para tamu dan seluruh warga dilakukan makan bersama.

Lemang beragam rasa itu semakin nikmat ketika disiapkan kuah kince, terbuat dari santan dicampur durian apabila musim durian bertepatan dengan 10 Muharam.

"Sembari menikmati lemang yang dicocol kuah kince, maka hadirin akan menikmati hiburan seperti tari adat, tari kreasi, alunan musik gambus, serta rejung bertutur atau semacam nasihat bertutur yang diiringu musik gambus," sambungnya.

Lanjutan kegiatan ini, seluruh warga akan mendengarkan sejarah terciptanya alam semesta oleh Tuhan lalu lahirlah para leluhur mereka atau Malim (ketua adat), satu per satu nama-nama Malim disebut sejak suku merrkat terlahir hingga nasab Malim terakhir saat ini.

"Nasab Malaim atau tetua adat kami tersusun rapi dan saling bersambungan hingga sekarang Malim terakhir bernama Nenek Kuyin," pungkasnya.

Agenda ritual berikutnya, Malim saat ini, atau Nenek Kuyin, memimpin doa-doa disertai simbol seserahan empat ekor ayam panggang. Masing-masing memiliki makna dan warna berbeda. 

Suasana khidmat semakin terasa saat pesan dan nasihat adat berisikan nasihat tentang kebajikan, hidup rukun, dan menjaga alam sekitar. Terakhir acara ditutup dengan pembagian air berisi limau, bunga, air tersebut didoakan lalu dibagikan pada seluruh warga.

"Kami meyakini air yang sudah didoakan ini akan membawa kedamaian, membawa berkah, dijauhkan dari gangguan jin dan setan, diberi kesehatan dan kemakmuran," ujar Usman salah seorang warga.

Pangku Paliare bukan sekadar ritual adat. Tradisi ini jadi pengingat untuk selalu menjaga keseimbangan, saling menghormati, dan terus bersyukur atas anugerah hidup di bumi pertiwi.

Acara tahunan itu berjalan sederhana tepat tengah hari semua prosesi selesai, para warga pulang membawa lemang, ayam panggang, air yang sudah didoakan. Wajah ceria terpancar dari warga yang meyakini kebaikan akan selalu menemani setelah ritual adat digelar. (Rgo/wna)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kronologi Pria Gasak Rp75 Juta dari Brankas Masjid di Makassar, Nekat Mencuri Demi Narkoba hingga Judol

Kronologi Pria Gasak Rp75 Juta dari Brankas Masjid di Makassar, Nekat Mencuri Demi Narkoba hingga Judol

Polrestabes Makassar mengungkap kronologi aksi pria inisial AF (19) nekat mencuri brankas Masjid Al Markaz Al Islami berisi Rp75 juta untuk narkoba dan judol.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Wanita Bercadar Diduga Hendak Culik Bocah, Aksinya Langsung Kepergok hingga Jadi Bulan-bulanan Warga

Wanita Bercadar Diduga Hendak Culik Bocah, Aksinya Langsung Kepergok hingga Jadi Bulan-bulanan Warga

Wanita bercadar berinisial I diamuk warga setelah aksi penculikan anak diketahui ibu korban di Kelurahan Mawang, Somba Opu, Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Muncul Fenomena "Blue Fire" di Kawah Gunung Papandayan, Begini Penjelasan Badan Geologi

Muncul Fenomena "Blue Fire" di Kawah Gunung Papandayan, Begini Penjelasan Badan Geologi

Badan Geologi menerjunkan timnya untuk memeriksa kemunculan fenomena blue fire atau api biru di kawasan Kawah Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Hari Sial Tidak Ada di Kalender, Seorang Pria Kehilangan Motor saat Apel ke Rumah Kekasihnya di Jakarta Barat

Hari Sial Tidak Ada di Kalender, Seorang Pria Kehilangan Motor saat Apel ke Rumah Kekasihnya di Jakarta Barat

Seorang pria kehilangan sepeda motornya saat apel ke rumah kekasihnya di kawasan Jelambar Utama 4, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis (24/9/2026) malam.
Minta Perusahaan di Jabar Hapus Batasan Usia Pelamar, Dedi Mulyadi: Jika Usia Tua tapi Masih Produktif Seharusnya Masih Diperbolehkan Kerja

Minta Perusahaan di Jabar Hapus Batasan Usia Pelamar, Dedi Mulyadi: Jika Usia Tua tapi Masih Produktif Seharusnya Masih Diperbolehkan Kerja

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi meminta perusahaan dan industri di Jabar untuk menghapus batasan usia maksimal bagi calon pekerja. 

Trending

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September yang merupakan hari ke-8 penyelenggaraan multi event terbesar se-Asia ini.
Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Provinsi Lampung resmi dilantik.
Kata-kata Berkelas John Herdman usai Timnas Indonesia Sukses Balas Dendam Atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Kata-kata Berkelas John Herdman usai Timnas Indonesia Sukses Balas Dendam Atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

John Herdman mengungkap perjuangan Timnas Indonesia saat mengalahkan Singapura 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026. Ia juga memuji Ole Romeny dan catatan clean sheet.
Ole Romeny Alami Dejavu, Kevin Diks Ulangi Aksi Jay Idzes saat Timnas Indonesia Hajar Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Ole Romeny Alami Dejavu, Kevin Diks Ulangi Aksi Jay Idzes saat Timnas Indonesia Hajar Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Ole Romeny mengungkap momen dejavu saat Kevin Diks menyerahkan penalti kepadanya ketika Timnas Indonesia mengalahkan Singapura 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026.
Update Klasemen Medali Asian Games 2026, 26 September: Hanya Tambah Dua Medali, Indonesia turun Tiga Peringkat

Update Klasemen Medali Asian Games 2026, 26 September: Hanya Tambah Dua Medali, Indonesia turun Tiga Peringkat

Update klasemen medali Asian Games 2026 Sabtu 26 September setelah seluruh cabor menyelesaikan pertandingan pada hari Jumat kemarin.
Reaksi Erick Thohir usai Timnas Indonesia Menang Atas 2-0 dan FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Reaksi Erick Thohir usai Timnas Indonesia Menang Atas 2-0 dan FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Erick Thohir bangga Indonesia menjadi tuan rumah perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Kebanggaan makin lengkap setelah Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT