News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Maling Ketiduran Usai Bobol Rumah di Lampung, Bangun-Bangun Sudah Dikepung Warga

Kronologi maling di Pringsewu, Lampung, berinisial IM (21) yang membobol rumah kosong, mengacak-acak isinya, lalu tertidur di kamar hingga dikepung warga.
Senin, 10 Agustus 2026 - 13:48 WIB
Ilustrasi Kronologi Maling Ketiduran Usai Bobol Rumah di Lampung, Bangun-Bangun Sudah Dikepung Warga
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Aksi pencurian di sebuah rumah kosong di Pekon Wates, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, berakhir di luar dugaan. 

Seorang pria berinisial IM (21) diduga masuk ke rumah warga dengan cara membobol ventilasi setelah gagal mencongkel pintu belakang. Namun, setelah mengacak-acak sejumlah ruangan, pelaku justru tertidur pulas di atas kasur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi itu terbongkar ketika pemilik rumah, Muhammad Aulia Shandi (26), datang sekitar pukul 08.30 WIB, Selasa (4/8/2026). 

Aulia yang melihat kondisi rumah berantakan kemudian memeriksa setiap ruangan. Ia terkejut saat mendapati seorang pria yang tidak dikenalnya sedang tertidur di salah satu kamar.

Pria tersebut diduga merupakan maling yang ketiiduran. Bukannya membangunkan pria tersebut, Aulia memilih mengunci pintu kamar dari luar dan meminta bantuan warga. 

Tidak lama kemudian, warga berdatangan dan mengepung lokasi. Saat IM terbangun, jalan untuk melarikan diri sudah tertutup.

Melihat Rumah Kosong, IM Diduga Mulai Menjalankan Aksinya

Rumah yang menjadi sasaran IM diketahui sedang tidak ditempati. Meski kosong, pemiliknya tetap rutin datang untuk membersihkan sekaligus memeriksa kondisi bangunan.

Berdasarkan pemeriksaan awal polisi, aksi tersebut bermula ketika IM melihat rumah yang tampak tidak berpenghuni pada dini hari.

Kapolsek Gadingrejo Iptu Sugiyanto mengatakan IM sebelumnya menghabiskan malam bersama sejumlah temannya di kawasan rest area. Dalam pemeriksaan, IM mengaku mengonsumsi tuak sebelum meninggalkan lokasi sekitar pukul 01.30 WIB.

"Dari pemeriksaan, IM mengaku sebelumnya berkumpul bersama teman-temannya sambil mengonsumsi tuak di kawasan rest area senin malam. Saat perjalanan pulang sekitar pukul 01.30 WIB, ia melihat rumah yang tampak kosong lalu muncul niat untuk mencuri," ujar Sugiyanto.

Setelah memastikan tidak ada aktivitas penghuni, IM kemudian diduga mengamati bagian rumah untuk mencari akses masuk.

Percobaan pertama dilakukan melalui pintu belakang. Ia membawa linggis dan berusaha mencongkel pintu tersebut. Namun, upayanya gagal.

Kronologi Maling Ketiduran Usai Bobol Rumah di Lampung, Bangun-Bangun Sudah Dikepung Warga
Kronologi Maling Ketiduran Usai Bobol Rumah di Lampung, Bangun-Bangun Sudah Dikepung Warga
Sumber :
  • Tangkapan layar instagram

Gagal Congkel Pintu, Pelaku Masuk Lewat Ventilasi Kamar Mandi

Setelah gagal membuka pintu belakang, IM diduga mencari jalur lain. Polisi menyebut pelaku kemudian memecahkan kaca ventilasi kamar mandi.

Untuk masuk ke dalam rumah, IM diduga menggunakan kursi sebagai pijakan.

"Dari hasil penyelidikan awal, terduga pelaku diduga masuk ke dalam rumah dengan cara memecahkan kaca ventilasi kamar mandi setelah sebelumnya gagal mencongkel pintu belakang menggunakan linggis. Barang bukti berupa satu buah linggis juga telah kami amankan," ujar Sugiyanto, dilansir Kompas.com.

Setelah berhasil masuk, IM diduga mengacak-acak sejumlah ruangan dan membuka lemari untuk mencari barang berharga. Namun, aksinya tidak berakhir dengan membawa kabur harta korban.

Diduga karena kelelahan setelah melakukan aksinya dan sebelumnya mengonsumsi minuman beralkohol, IM malah masuk ke salah satu kamar dan merebahkan diri di atas kasur.

Ia kemudian tertidur. Pada saat itulah, situasi berubah. Sekitar pukul 08.30 WIB, Aulia datang untuk memeriksa rumah. Melihat kondisi bangunan berantakan, ia melakukan pengecekan hingga menemukan IM.

Aulia kemudian mengunci kamar dari luar dan memanggil warga. Saat IM terbangun, sejumlah warga telah mengepung lokasi. IM akhirnya diamankan dan diserahkan kepada petugas Polsek Gadingrejo.

Residivis, Polisi Dalami Kemungkinan Ada Pelaku Lain

Kapolsek Gadingrejo Iptu Sugiyanto membenarkan penangkapan IM. Polisi juga menyebut pria tersebut merupakan residivis kasus pencurian.

Saat ini, penyidik masih mendalami sejumlah aspek, termasuk motif, rangkaian kejadian, barang yang kemungkinan diambil, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Linggis yang diduga digunakan untuk membobol rumah telah diamankan sebagai barang bukti. Polisi juga memeriksa kondisi pintu belakang, ventilasi kamar mandi, serta bagian rumah yang diduga telah diacak-acak.

Dalam informasi yang dikutip dari TribunLampung.co.id, IM kini diamankan di Mapolsek Gadingrejo untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

IM disebut disangkakan melanggar Pasal 447 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara. Namun, konstruksi perkara tetap akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan, bukti kerusakan, keterangan saksi, serta rangkaian tindakan yang dilakukan.

Kasus ini juga menunjukkan bahwa dugaan pencurian tetap dapat diproses meski pelaku belum sempat membawa barang milik korban. Polisi akan menilai seluruh tindakan sejak pelaku memasuki rumah hingga ditemukan di dalamnya.

Sementara itu, kepolisian mengimbau warga meningkatkan keamanan ketika meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Pengamanan tambahan pada pintu, jendela, dan ventilasi serta koordinasi dengan tetangga dapat dilakukan untuk mencegah kejadian serupa. (udn)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Iuran Hanya Rp8.400, Ribuan Pemulung di Bantargebang Didaftarkan Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Iuran Hanya Rp8.400, Ribuan Pemulung di Bantargebang Didaftarkan Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyampaikan bahwa sebanyak 4.000 orang pemulung yang beroperasi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang kini telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Erick Thohir Pastikan Timnas Indonesia Bisa Turunkan Skuad Terbaik di FIFA ASEAN Cup 2026

Erick Thohir Pastikan Timnas Indonesia Bisa Turunkan Skuad Terbaik di FIFA ASEAN Cup 2026

Berbeda dari Piala AFF 2026 yang digelar di luar jadwal FIFA Matchday, Erick Thohir memastikan John Herdman bisa memanggil pemain terbaiknya untuk Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup. 
Perkuat Layanan Pertanahan, Mendagri dan Menteri ATR/BPN Teken SEB tentang Layanan BPHTB

Perkuat Layanan Pertanahan, Mendagri dan Menteri ATR/BPN Teken SEB tentang Layanan BPHTB

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid meneken Surat Edaran Bersama (SEB) tentang Mekanisme Penerimaan Setoran dan Penelitian Surat Setoran Pajak Daerah Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)
Kejagung Diminta Evaluasi Tim 9 Khusus Penanganan Perkara Eks Jampidsus

Kejagung Diminta Evaluasi Tim 9 Khusus Penanganan Perkara Eks Jampidsus

Kejaksaan Agung (Kejagung) membentuk Tim 9 yang dikhususkan untuk penanganan perkara dugaan TPPU dengan tersangka Eks Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Pasar Sambut Positif Supres Pencalonan Tunggal Destry Damayanti sebagai Gubernur BI

Pasar Sambut Positif Supres Pencalonan Tunggal Destry Damayanti sebagai Gubernur BI

Pelaku pasar merespons positif keputusan pemerintah yang mengajukan nama Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) kepada DPR RI.
Siap-siap Rezeki Melimpah, Inilah Nasib Keuangan Shio Ayam pada Tanggal 11 Agustus 2026

Siap-siap Rezeki Melimpah, Inilah Nasib Keuangan Shio Ayam pada Tanggal 11 Agustus 2026

Penasaran bagaimana peta peruntungan nasib beruntung dan risiko buntung keuangan Shio Ayam esok hari pada tanggal 11 Agustus 2026? Simak ramalan berikut ini.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Lupakan Kegagalan Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Punya Amunisi Baru untuk FIFA ASEAN Cup, Siapa?

Lupakan Kegagalan Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Punya Amunisi Baru untuk FIFA ASEAN Cup, Siapa?

Timnas Indonesia mendapat angin segar setelah melewati Piala AFF 2026 dengan hasil yang kurang. Kini, skuad Garuda bisa tampil gagah dengan kehadiran sosok ini.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT