News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sadis! Remaja Putri Gangguan Mental Diduga Dicabuli Pria 58 Tahun di Dekat Kandang Babi

Seorang remaja putri berinisial RS (16) warga Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 9 Juni 2022 - 16:03 WIB
RS korban cabul.
Sumber :
  • tim tvOne - Syaren Situmorang

Tapanuli Tengah, Sumatera Utara - Seorang remaja putri berinisial RS (16) warga Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, diduga jadi korban cabul dan kekerasan hingga berulang kali. Terduga pelaku pencabulan berinisial TM (58) yang merupakan warga sekampung dengan korban.

Ibu korban yang berinisial DP (39), kepada awak media mengatakan, bahwa perlakuan dugaan cabul dan kekerasan yang dialami putri keduanya dari tiga bersaudara itu diketahuinya, pada Minggu (29/5/2022) lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada awal terjadinya kejadian tersebut, ibu korban yang berinisial DP menjelaskan sekitar pukul 22.00 WIB, RS berpamitan pergi ke rumah neneknya untuk menumpang kamar mandi yang berjarak sekitar 50 meter dari kediaman mereka.

"Sejak pergi itulah dia (korban), kok lama kali gak pulang-pulang juga pikirku. Padahal dekatnya jarak rumah neneknya. Jadi kusuruh lah kakaknya sama adek nya mencari, tapi tidak ketemu saat itu," terang DP kepada awak media media di Pandan, Kamis (9/6/2022).

Lebih lanjut, DP mengatakan, setibanya di rumah dirinya menanyai putrinya RS habis dari mana dan kenapa datang dari arah tempat yang gelap. Namun, putrinya tidak menjawab. 

"Tak berselang lama, tiba-tiba dia (korban) berlari ke arah rumah dari arah tempat yang gelap-gelap. Saya marah, saya tanya dia dari mana, ngapain dari tempat gelap-gelap? tapi tidak dijawab. Jadi saya suruh kakaknya untuk melihat ke arah asal tempat korban berlari, dan di situlah terlihat si TM itu sudah tiarap nampak ketakutan di samping kandang babi.

"Jadi teriaklah anak sulung saya itu, ini dia orangnya, jadi kami lihatlah ke situ, si TM pun langsung pergi," kata DP ibu korban. 

Kemudian DP kembali menanyai korban kenapa bisa bersama dengan TM di dekat kandang babi tersebut. Barulah korban saat itu pun menceritakan semua perlakuan yang dialaminya atas tindakan tak senonoh yang dilakukan oleh TM (pelaku).

"Mengakulah dia (korban), kalau dia dicegat sama TM waktu di jalan hendak menuju rumah neneknya, dan dia (korban) dibawa dekat kandang babi itu, dan di sanalah TM mencabuli korban," kata DP sembari meneteskan air mata mengisahkan musibah yang dialami putrinya itu.

Sambung DP, yang lebih tragisnya lagi korban juga mengaku bahwa peristiwa itu bukan yang pertama kali dialami korban, bahkan beberapa kali korban saat dicabuli mendapat kekerasan fisik.

"Waktu dia (korban) cerita, perlakuan cabul yang dilakukan TM kepadanya sudah ada sekitar 10 kali, itu dilakukan TM sejak bulan April lalu. Bahkan, yang paling tak bisa kubayangkan, saat TM hendak melancarkan aksi maksiatnya itu, putri saya beberapa kali mengaku tangannya diikat oleh TM ke belakang, dan pernah juga saat putri saya mengancam TM akan memberitahu ke saya perlakuan TM, putri saya ditampar dan diancam akan dibunuh TM bila sampai putri saya memberitahu saya atas perlakuannya kepada putri saya. Sadis kalilah musibah yang menimpa kami ini," tutur DP dengan air mata yang terus bercucuran.

DP menjelaskan, bahwa selama ini putrinya tidak memberitahu peristiwa yang menimpanya itu disebabkan putrinya sedang sakit mengalami gangguan mental.

"Gimana lah kami bilang ini, putri kami ini pun kurang sehat, ada kayak gangguan mental. Sejak kelas 4 SD dia sudah berhenti sekolah gara-gara sakitnya ini, sakitnya bukan bawaan lahir memang. Makanya sampai sekarang kami rutin berobat, tapi saat kami berjuang demi kesembuhan putri kami ini malah ada musibah yang menimpanya seperti ini," lirihnya.

Setelah mendengar keterangan dari putrinya, DP pun bersama suaminya ARS (45) pada tanggal 30 Mei 2022 melaporkan hal itu ke Polres Tapteng, dan telah diterima dengan laporan polisi nomor: LP/B/184/V/2022/SPKT/RES Tapteng/Poldasu, tanggal 31 Mei 2022.

"Sudah kita buat laporan langsung ke Polres Tapteng, semoga pelaku cepat diproses dan dihukum atas perbuatannya," harap DP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Tapteng, AKBP Jimmy Christian Samma melalui Kasi Humas AKP Horas Gurning saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut. 

"Benar sudah diterima, sedang dalam penyelidikan ini," pungkasnya. (ssg/mg1/chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Terharu Murid Sekolah Rakyat Berpidato dalam Bahasa Asing: Kirim ke Luar Negeri

Presiden Prabowo Terharu Murid Sekolah Rakyat Berpidato dalam Bahasa Asing: Kirim ke Luar Negeri

Presiden Prabowo Subianto mengaku terkesima menyaksikan kemampuan para murid Sekolah Rakyat yang mampu berpidato dengan bahasa asing
Satpol PP Tertibkan PKL di Jalan Dokter Soetomo Probolinggo

Satpol PP Tertibkan PKL di Jalan Dokter Soetomo Probolinggo

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Probolinggo menggelar razia terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang nekat berjualan di sepanjang badan Jalan Dokter Soetomo, Senin (12/1/2026).
Walau Tak Dapat Hak Asuh Anak, Atalia Praratya Tetap Tunjukkan Kedekatan dengan Arkana

Walau Tak Dapat Hak Asuh Anak, Atalia Praratya Tetap Tunjukkan Kedekatan dengan Arkana

Perceraian antara Ridwan Kamil dan Atalia Praratya resmi diputus oleh Pengadilan Agama Bandung pada Rabu, 7 Januari 2026. Salah satu poin penting dalam amar ...
Nadiem 'Pede' Kebenaran Akan Terungkap Meski Dirinya Kini Jadi Tersangka Korupsi Laptop Chromebook: Semua Akan Terbuka Satu Per Satu

Nadiem 'Pede' Kebenaran Akan Terungkap Meski Dirinya Kini Jadi Tersangka Korupsi Laptop Chromebook: Semua Akan Terbuka Satu Per Satu

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim merasa percaya diri bahwa dirinya akan terbukti tidak bersalah.
Balap Liar di Gondanglegi Malang Dibubarkan Polisi Usai Laporan ke 110

Balap Liar di Gondanglegi Malang Dibubarkan Polisi Usai Laporan ke 110

Aksi balap liar di jalan raya masuk Desa Sumber Jaya, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, berhasil dibubarkan polisi setelah adanya laporan masyarakat melalui call center 110 Polres Malang, Minggu (11/1) sore.
Eksepsi Ditolak Hakim, Nadiem Makarim: Saya Kecewa Tapi Menghormati Proses Hukum

Eksepsi Ditolak Hakim, Nadiem Makarim: Saya Kecewa Tapi Menghormati Proses Hukum

Mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim mengaku kecewa atas putusan hakim yang menolak eksepsinya dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.

Trending

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Bantah Penelantaran Anak, Kuasa Hukum Denada Sebut Ressa Dibelikan Mobil dan Ditransfer Uang

Bantah Penelantaran Anak, Kuasa Hukum Denada Sebut Ressa Dibelikan Mobil dan Ditransfer Uang

Kuasa hukum Denada bantah tudingan penelantaran anak, sebut Ressa sudah dibelikan mobil hingga ada transferan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT