GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Bocah Bobol 5 Toko di Plaza Andalas Padang, Kabur hingga Tersasar ke Markas TNI AL

Tiga anak di bawah umur ditangkap setelah diduga membobol lima toko di Plaza Andalas Padang. Saat dikejar polisi, mereka sempat masuk ke markas Kodaeral II
Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:22 WIB
Viral Bocah Bobol 5 Toko di Plaza Andalas Padang, Kabur hingga Tersasar ke Markas TNI AL
Sumber :
  • ANTARA

tvOnenews.com - Aksi pembobolan sejumlah toko di Plaza Andalas, Padang, Sumatera Barat, mendadak menjadi perhatian setelah rekaman kamera pengawas beredar di media sosial. Bukan hanya karena jumlah toko yang menjadi sasaran, kasus ini juga menarik perhatian lantaran tiga orang yang diduga terlibat ternyata masih berusia anak-anak.

Setelah aksi mereka terungkap melalui CCTV, polisi bergerak melakukan pengejaran ke sejumlah wilayah di Kota Padang. Perburuan tersebut bahkan membawa petugas hingga kawasan Teluk Bayur. Namun, jejak para pelaku sempat menghilang sebelum muncul petunjuk tak terduga dari jajaran TNI Angkatan Laut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tiga anak tersebut ternyata masuk ke kawasan markas Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) II. Informasi itu kemudian diteruskan kepada polisi. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas memastikan ketiganya merupakan anak-anak yang sebelumnya telah diidentifikasi dalam penyelidikan kasus pencurian di Plaza Andalas.

Lima Toko Jadi Sasaran dalam Dua Aksi

Kasus ini bermula dari laporan sejumlah pemilik toko di Plaza Andalas. Berdasarkan penyelidikan polisi, sedikitnya lima toko menjadi korban dalam dua kejadian yang berlangsung pada waktu berbeda.

Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol M Yasin mengatakan tiga orang yang diamankan masing-masing berinisial AG (10), AR (14), dan AD (10).

"Ketiga pelaku semuanya berstatus di bawah umur, untuk proses hukumnya kami mempedomani sistem peradilan pidana anak," kata M Yasin di Padang, Selasa (25/8/2026).

Aksi pertama terjadi pada Jumat. Sementara pencurian kedua berlangsung pada Senin (24/8/2026) dini hari dan diketahui korban pada Senin pagi.

Barang yang dilaporkan hilang cukup beragam, mulai dari telepon seluler baru, uang tunai hingga pakaian. Total kerugian dari lima toko tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.

Rekaman CCTV menjadi salah satu petunjuk penting bagi polisi. Dari rekaman tersebut, petugas melakukan identifikasi hingga mengetahui keberadaan para pelaku.

Kasubnit Buser Satreskrim Polresta Padang Ipda Ryan Fermana mengatakan laporan yang diterima polisi menunjukkan pencurian terjadi dua kali dan melibatkan sedikitnya lima toko.

“Dari laporan yang kita terima, kurang lebih ada lima toko untuk dua kali kejadian,” ujar Ryan, Selasa (25/8).

Dikejar Polisi, Malah Masuk Markas Kodaeral II

Setelah identitas ketiga anak tersebut diketahui, polisi langsung melakukan pengejaran. Pergerakan mereka ditelusuri melalui sejumlah kawasan di Padang, termasuk Marapalam, Jati dan Gunung Pangilun.

Pengejaran kemudian mengarah ke kawasan Teluk Bayur. Polisi sempat kehilangan jejak karena para pelaku diduga mengubah arah perjalanan. Saat itulah petugas memperoleh informasi dari jajaran TNI Angkatan Laut mengenai tiga anak yang masuk ke kawasan markas Kodaeral II.

Informasi tersebut langsung dikoordinasikan dengan kepolisian. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan identitas ketiga anak tersebut.

“Rekan-rekan TNI AL menginformasikan kepada kita sehingga kita berkoordinasi dan mendatangi lokasi. Ternyata benar, tiga anak yang masuk ke markas komando Kodaeral II tersebut merupakan pelaku yang teridentifikasi melakukan pencurian di Plaza Andalas,” ujar Ryan.

Ketiganya kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami peran masing-masing anak dalam rangkaian pencurian tersebut.

Sebagian Barang Dicari, Polisi Terapkan Sistem Peradilan Anak

Penyelidikan belum berhenti setelah ketiga anak diamankan. Polisi masih mencari barang-barang hasil pencurian yang belum ditemukan.

Dari sejumlah handphone yang dicuri, satu unit disebut masih berada di wilayah Surian, sedangkan unit lainnya telah dijual melalui marketplace. Sebagian uang hasil pencurian juga disebut telah digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk membeli sepeda motor dan bermain warnet.

Karena seluruh terduga pelaku masih berusia di bawah 18 tahun, penanganan perkara tidak dapat disamakan dengan perkara pidana orang dewasa. Polisi menyatakan proses hukum akan mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA).

Dalam UU SPPA, anak yang berhadapan dengan hukum mendapatkan perlakuan khusus dengan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak, keadilan restoratif, serta diversi dalam perkara yang memenuhi persyaratan. Ketentuan mengenai diversi antara lain diatur dalam Pasal 5 dan Pasal 7 UU SPPA.

Sementara mengenai dugaan pencurian, ketentuan pidana substantif tetap harus dilihat berdasarkan waktu terjadinya perbuatan dan usia masing-masing anak. KUHP Nasional melalui UU Nomor 1 Tahun 2023 telah berlaku mulai 3 Januari 2026, sehingga penerapan pasal pidananya perlu disesuaikan dengan hasil penyidikan serta peran masing-masing anak.

Polisi hingga kini masih melanjutkan pemeriksaan untuk memastikan bagaimana aksi dilakukan, siapa yang memiliki peran dalam setiap kejadian, serta ke mana seluruh barang hasil pencurian berpindah.

Kasus ini sekaligus menjadi perhatian karena rangkaian pencurian tersebut diduga melibatkan anak-anak yang masih sangat muda. Selain proses hukum, pendampingan dan pembinaan menjadi bagian penting agar penanganan perkara tidak hanya berorientasi pada hukuman, tetapi juga mencegah anak kembali berhadapan dengan hukum. (udn)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadapi Era Baru MotoGP Musim Depan, Marc Marquez Sebut Para Rider Moto2 yang Naik Kelas akan Sangat Diuntungkan

Hadapi Era Baru MotoGP Musim Depan, Marc Marquez Sebut Para Rider Moto2 yang Naik Kelas akan Sangat Diuntungkan

Marc Marquez menilai perubahan ban menjadi faktor paling menentukan dalam regulasi baru MotoGP 2027.
Prediksi Al Ettifaq vs Al Nassr di Liga Pro Saudi 2026/2027, Duo Maut Ronaldo-Felix Siap Bobol Gawang Lawan?

Prediksi Al Ettifaq vs Al Nassr di Liga Pro Saudi 2026/2027, Duo Maut Ronaldo-Felix Siap Bobol Gawang Lawan?

Al Nassr menatap laga kontra Al Ettifaq dengan kepercayaan diri tinggi usai menyapu bersih dua laga awal lewat kemenangan telak di Liga Pro Saudi 2026/2027.
Batik Tulis Kutai Barat Mulai Mendunia, Karya Perajin Lokal Lampaui Ekspektasi

Batik Tulis Kutai Barat Mulai Mendunia, Karya Perajin Lokal Lampaui Ekspektasi

Batik Tulis Kutai Barat yang diberdayakan dari program pelatihan PT BEK, mulai dikenal dunia. Karya para perajin yang menuangkan motif khas daerah telah dipamerkan di Belanda.
Viral Tradisi Ngeropok di Banten, Warga Penuhi Masjid Berburu Amplop dan Berkat Saat Perayaan Maulid Nabi

Viral Tradisi Ngeropok di Banten, Warga Penuhi Masjid Berburu Amplop dan Berkat Saat Perayaan Maulid Nabi

Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Banten diwarnai dengan kemeriahan Tradisi Ngeropok. Warga saling berdesakan memasuki masjid berburu amplop dan berkat.
Berpindah Tangan dari Italia, KRI Gajah Mada Dijadwalkan Tiba September, Siap Unjuk Gigi di HUT ke-81 TNI

Berpindah Tangan dari Italia, KRI Gajah Mada Dijadwalkan Tiba September, Siap Unjuk Gigi di HUT ke-81 TNI

Kapal induk Giuseppe Garibaldi yang segera berganti nama menjadi KRI Gajah Mada dipersiapkan untuk tampil perdana pada peringatan HUT ke-81 TNI pada Oktober 2026 mendatang. 
Fermin Aldeguer dan Johann Zarco Berpeluang Comeback di MotoGP Aragon 2026, Maverick Vinales Malah Perpanjang Waktu Absen

Fermin Aldeguer dan Johann Zarco Berpeluang Comeback di MotoGP Aragon 2026, Maverick Vinales Malah Perpanjang Waktu Absen

MotoGP Aragon 2026 berpeluang menjadi momen kembalinya dua rider yang sempat absen cukup lama, Fermin Aldeguer dan Johann Zarco.

Trending

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, aktris Korea calon istri Jang Dong Yoon, debut di drama The Tale of Nokdu.
6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

Berikut daftar 6 drama dan 7 film yang dibintangi Kim Seung Yoon, aktris Korea yang akan menikah dengan Jang Dong Yoon.
Pasca Gempabumi M4.3, Warga Laporkan Adanya Pergeseran Tanah di Desa Matano 

Pasca Gempabumi M4.3, Warga Laporkan Adanya Pergeseran Tanah di Desa Matano 

Pasca gempabumi berkekuatan magnitudo 4,3 yang mengguncang Kabupaten Luwu Timur pada Senin (24/8/2026) kemarin hingga kini belum dilaporkan adanya kerusakan rumah maupun bangunan.
Hitung-hitungan Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Hitung-hitungan Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Menilik hitung-hitungan peluang Timnas Voli Putri Indonesia untuk lolos ke perempat final AVC Women's Continental 2026. Garuda Pertiwi masih memiliki asa untuk lolos ke babak selanjutnya meski sebelumnya kalah telak dari Thailand.
Video Pernyataan Budi Arie Viral, PSI Angkat Bicara, Pengamat Singgung Jokowi: Tak Ada Perubahan Rawut Wajah

Video Pernyataan Budi Arie Viral, PSI Angkat Bicara, Pengamat Singgung Jokowi: Tak Ada Perubahan Rawut Wajah

Ihwal viralnya potongan video Budi Arie berspekulasi konstelasi ke depan bisa bergerak cepat. Bahkan dia menyeletuk ke Jokowi, politik tidak akan sampai 2029
Buntut Video Budi Arie Singgung Pemilu Dipercepat, Projo Angkat Bicara: Bukan Video Utuh

Buntut Video Budi Arie Singgung Pemilu Dipercepat, Projo Angkat Bicara: Bukan Video Utuh

Buntut potongan video Budi Arie berspekulasi konstelasi ke depan bisa bisa bergerak sangat cepat. Dia bahkan sempat menyeletuk ke Jokowi, politik tidak akan
Video Asusila ASN Pemprov Sumbar di Kantor Dinas Viral di Sosmed, Pelaku Pejabat Biro Pengadaan Barang dan Jasa

Video Asusila ASN Pemprov Sumbar di Kantor Dinas Viral di Sosmed, Pelaku Pejabat Biro Pengadaan Barang dan Jasa

Dugaan tindakan asusila yang dilakukan ASN di lingkungan Pemprov Sumatera Barat mendadak menjadi sorotan hangat publik setelah tangkapan layar kamera pengawas CCTV
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT