Bupati Masinton Sebut Sikap Politik DPRD Tapteng Primitif, Hambat Percepatan Penanganan Bencana
- tvOnenews/Syaren
"Hari ini masyarakat butuh persatuan dan kebersamaan, bukan adu domba, perpecahan, kegaduan dan lain sebagainya. Jadi itu yang kita minta supaya semua pihak dapat memahami, sebab kita sudah berbuat baik selama ini," tambahnya.
Menurut Masinton, dalam politik, ia sudah diuji waktu, diuji sejarah, dan integritas. Politik bukan barang baru buatnya. Integritas itu butuh komitmen. Maka salah kalau kemudian menganggap bisa dimanuper dengan cara-cara primitif itu.
"Saya sampaikan bahwa kita ini orang politik, politik yang kita jalankan itu politik yang punya etika dan keadaban, politik itu bukan sekedar kekuasaan, tapi politik itu adalah membangun dan mengajarkan ada kemajuan," imbuhnya.
Sebelumnya, lima partai politik, yakni Partai Gerindra, Partai NasDem, Partai Golkar, PKB, dan PAN di Kabupaten Tapteng menyampaikan sikap bersama.
Ketua DPC Partai Gerindra Tapteng Hasmi Arif Simatupang, menyoroti pengelolaan anggaran di pemerintah daerah Tapteng, penanganan bencana, dan penyaluran bantuan pascabencana, serta beberapa poin lainnya.
Dalam konferensi pers itu, Hasmi menegaskan bahwa para anggota dewan dari kelima partai tersebut mempertimbangkan sikap politik melalui DPRD Tapteng.
Pernyataan sikap ini diwakili oleh masing-masing pimpinan partai yakni Rahmansyah Sibarani Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Tapteng memiliki 17 Anggota DPRD.
Kemudian, Heni Sartika Simanjuntak, mewakil Ketua Fraksi Golkar DPRD Tapteng dan Ketua DPD Partai Golkar dengan 5 Anggota DPRD.
Hasmi Arif Simatupang, Ketua DPC Partai Gerindra Tapteng dengan 4 Anggota DPRD dan Martanto Siregar Ketua DPC PAN Tapteng dengan 2 Anggota DPRD, serta Abdul Rahman Sibuea Ketua DPC PKB Tapteng dengan 1 Anggota DPRD. Total mewakili 29 Anggota DPRD Tapteng.(syn/chm)
Load more