News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Pekanbaru Sudah Mulai Tatap Muka

Kegiatan belajar mengajar di Kota Pekanbaru sudah dilakukan secara tatap muka. Walau demikian, proses belajar masih dilaksanakan terbatas dengan menerapkan sejumlah protocol Kesehatan karena kualitas Udara masih dalam kategori tidak sehat.
Kamis, 10 September 2026 - 12:58 WIB
Ilustrasi: Kota Pekanbaru yang masih dalam kondisi kabut asap akibat karhutla.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Kegiatan belajar mengajar di Kota Pekanbaru sudah dilakukan secara tatap muka. Walau demikian, proses belajar masih dilaksanakan terbatas dengan menerapkan sejumlah protocol Kesehatan karena kualitas Udara masih dalam kategori tidak sehat.

"Hari ini pembelajaran tatap muka, namun seluruh warga sekolah wajib menggunakan masker," kata Abdul Jamal, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengatakan kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Nomor B.400.3.1/Disdik/32/2026 tentang Penyesuaian Pembelajaran di Kota Pekanbaru.

Hal itu, kata dia, dilakukan mengacu pada Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Nomor 20 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Layanan Pendidikan pada Satuan Pendidikan di Daerah Terdampak Asap Kebakaran Hutan dan Lahan.

Menurut Jamal, kondisi udara telah mengalami perbaikan dibandingkan hari-hari sebelumnya. Meski kembali ke sekolah, terdapat sejumlah ketentuan yang harus dipatuhi yakni seluruh kegiatan pembelajaran  dilaksanakan di dalam ruang kelas.

"Aktivitas di luar ruangan juga harus dibatasi untuk mengurangi paparan terhadap kualitas udara yang masih belum sehat. Selain itu guru diminta melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan murid setiap hari," ungkapnya.

Perhatian khusus, lanjutnya, diberikan kepada murid yang rentan atau memiliki riwayat penyakit pernapasan, seperti asma maupun Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Murid yang mengalami gangguan kesehatan juga diberikan keluwesan untuk belajar dari rumah.

Dinas Pendidikan juga mengantisipasi kemungkinan kualitas udara kembali memburuk secara mendadak. Dalam kondisi tersebut kepala sekolah dapat mengambil langkah pengamanan, mulai dari menghentikan kegiatan di luar ruangan, memulangkan murid lebih awal, hingga mengalihkan pembelajaran menjadi PJJ.(chm)


 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Inggris Larang Impor dari Pemukiman Ilegal Israel, Indonesia Mendukung

Inggris Larang Impor dari Pemukiman Ilegal Israel, Indonesia Mendukung

Keputusan Inggris yang secara resmi melarang impor barang serta pembatasan layanan yang berkaitan dengan pemukiman ilegal Israel di wilayah pendudukan Palestina, didukung oleh Indonesia beserta tujuh negara sahabat. 
Senyum-Senyum Sendiri, 5 Zodiak Ini Diprediksi i Beruntung Soal Cinta Besok 11 September 2026

Senyum-Senyum Sendiri, 5 Zodiak Ini Diprediksi i Beruntung Soal Cinta Besok 11 September 2026

Cinta membawa kejutan manis! 5 zodiak ini diprediksi paling beruntung besok, 11 September 2026. Siapa yang bakal dapat perhatian spesial dari seseorang?
Bukan Kim Yeon-koung? Megawati Hangestri Ungkap Sosok yang Menjadi Panutannya di Dunia Voli

Bukan Kim Yeon-koung? Megawati Hangestri Ungkap Sosok yang Menjadi Panutannya di Dunia Voli

Megawati Hangestri kini tengah bersiap menjalani petualangan baru bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea musim mendatang.
Tujuh Talenta SMK Jatim Siap Berlaga di WorldSkills Shanghai 2026, Gubernur Khofifah: Daya Saing dan Kualitas Vokasi Jatim Berlevel Global

Tujuh Talenta SMK Jatim Siap Berlaga di WorldSkills Shanghai 2026, Gubernur Khofifah: Daya Saing dan Kualitas Vokasi Jatim Berlevel Global

7 talenta binaan SMK di Jawa Timur masuk daftar 21 kandidat kompetitor Indonesia yang dipersiapkan berlaga di WorldSkills Competition (WSC) Shanghai 2026 di Shanghai, Republik Rakyat Tiongkok.
Kakak Fajar Sahrudin Ungkap Gelagat Adiknya Sebelum Ditemukan Meninggal di GBK

Kakak Fajar Sahrudin Ungkap Gelagat Adiknya Sebelum Ditemukan Meninggal di GBK

Kakak Fajar Sahrudin akhirnya buka suara terkait kematian sang adik di kawasan GBK. Ia mengungkap Fajar dikenal sebagai sosok yang sangat tertutup dan telah.
Pengakuan Abah Setu soal Video Dugaan Hina Nabi Muhammad SAW Viral, Sebut Ucapan yang Beredar Hasil Buatan AI

Pengakuan Abah Setu soal Video Dugaan Hina Nabi Muhammad SAW Viral, Sebut Ucapan yang Beredar Hasil Buatan AI

Asep Setiawan (Abah Setu), pimpinan Majelis Dzikir Nurul Hikam di Cikarang Barat, Bekasi menyebut video diduga saat hina Nabi Muhammad SAW hasil teknologi AI.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Dua Sejoli Kubur Bayi di Rumah Roboh di Jakarta Barat, Alasan Habisi Nyawa Anaknya Sendiri Karena Takut Tetangga Dengar Tangisannya

Pasangan kekasih berinisial R (28) pria dan E (23) wanita tega menghabisi nyawa anaknya sendiri di Jakarta Barat. Mereka menguburkannya di sebuah rumah roboh terbengkalai.
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT