News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pembangunan Koperasi Merah Putih di Dekat Makam Sutan Nasinok Dipersoalkan Keturunan

Keberatan muncul setelah pembangunan memasuki tahap penggalian pondasi di lokasi yang disebut oleh pihak keluarga berada di kompleks pemakaman Sutan Nasinok Harahap. Dalam video yang beredar, terlihat tumpukan material dan galian pondasi di lokasi tersebut.
Senin, 28 September 2026 - 16:52 WIB
Kompleks Makam Sutan Nasinok.
Sumber :
  • Dedi Herianto

Padang Lawas Utara, tvOnenews.com — Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Gunung Tua Batang Onang, Kecamatan Batang Onang, Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara, menuai keberatan dari sejumlah keturunan Sutan Nasinok Harahap.

Keberatan muncul setelah pembangunan memasuki tahap penggalian pondasi di lokasi yang disebut oleh pihak keluarga berada di kompleks pemakaman Sutan Nasinok Harahap. Dalam video yang beredar, terlihat tumpukan material dan galian pondasi di lokasi tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Friska E.K. Harahap, yang mengaku mewakili keturunan Sutan Nasinok Harahap, meminta pembangunan dihentikan.

Menurut Friska, pihak keluarga sebelumnya telah berupaya melakukan mediasi dengan kepala desa, pengurus koperasi, Babinsa hingga pihak kecamatan, namun belum menemukan penyelesaian.

“Kami bukan menolak pembangunan Koperasi Merah Putih, tetapi menolak lokasinya,” ujar Friska.

Friska mengatakan, lokasi tersebut merupakan kompleks pemakaman yang memiliki nilai sejarah bagi keturunan Sutan Nasinok Harahap. Ia juga menyebut kawasan tersebut telah menjadi objek penelitian arkeologi.

Hal itu sejalan dengan publikasi Balai Arkeologi Sumatera Utara yang mencatat kompleks makam Sutan Nasinok Harahap sebagai objek penelitian arkeologi. Penelitian tersebut mendokumentasikan sebaran makam kuno dan sistem pemakamannya.

Persoalan tersebut kemudian berlanjut ke kepolisian. Sejumlah perwakilan keturunan Sutan Nasinok Harahap telah menyampaikan pengaduan kepada Polres Padang Lawas Utara.

Dalam pengaduan tersebut, pelapor mempersoalkan pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan yang mereka sebut sebagai kompleks makam Sutan Nasinok Harahap.

Pelapor juga mendalilkan adanya dugaan kerusakan makam, penyerobotan lahan, serta dugaan pemalsuan tanda tangan dalam dokumen hibah.

Dugaan tersebut merupakan materi pengaduan pelapor dan masih memerlukan pembuktian serta proses hukum.

Di sisi lain, pembangunan koperasi memiliki dasar Surat Pernyataan Hibah tertanggal 31 Agustus 2026.

Dalam surat tersebut disebutkan keturunan Alm. Sutan Nasinok Harahap beserta anak borunya memberikan hibah kepada Koperasi Merah Putih Desa Gunung Tua Batang Onang berupa tanah seluas kurang lebih 1.000 meter persegi.

Tanah tersebut disebut berasal dari hibah kepada Pemerintah Desa Gunung Tua Batang Onang dan berada di lokasi Pemakaman Balai Alm. Sutan Nasinok Harahap. Peruntukannya untuk pembangunan gerai, pergudangan dan kelengkapan Koperasi Desa Merah Putih.

Namun, sebagian keturunan Sutan Nasinok Harahap mengaku tidak pernah menyetujui hibah maupun pembangunan di lokasi tersebut.

Sementara itu, Camat Batang Onang Asmar Hidayat Siregar saat dikonfirmasi, Senin(28/9/2026), mengatakan pihaknya telah menyarankan agar lokasi pembangunan dialihkan untuk mencegah persoalan berkembang menjadi konflik.

“Daripada menjadi konflik, lebih baik dialihkan atau cari tempat yang lain,” ujar Asmar.

Menurutnya, saran tersebut telah disampaikan kepada kepala desa.

“Saya sudah sarankan kepada Pak Kades untuk mencari lahan yang lain. Saya sudah sampaikan itu,” katanya.

Asmar juga mengakui dirinya ikut menandatangani dokumen terkait bersama sejumlah kepala desa. Ketika sebelumnya ditanyakan apakah persoalan lahan tersebut telah aman, Asmar mengatakan saat itu dirinya memperoleh informasi bahwa persoalan tersebut aman.

Kini, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih tersebut masih dipersoalkan oleh sejumlah keturunan Sutan Nasinok Harahap, sementara pengaduan terkait pembangunan dan dokumen hibah telah disampaikan kepada kepolisian.

Pihak keluarga menyatakan keberatan terhadap lokasi pembangunan, sedangkan dokumen hibah menjadi salah satu dasar pembangunan koperasi.

Persoalan tersebut selanjutnya masih menunggu proses dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait. Pembangunan Koperasi Merah Putih di Dekat Makam Sutan Nasinok Dipersoalkan Keturunan

Padang Lawas Utara, tvOnenews.com — Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Gunung Tua Batang Onang, Kecamatan Batang Onang, Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara, menuai keberatan dari sejumlah keturunan Sutan Nasinok Harahap.

Keberatan muncul setelah pembangunan memasuki tahap penggalian pondasi di lokasi yang disebut oleh pihak keluarga berada di kompleks pemakaman Sutan Nasinok Harahap. Dalam video yang beredar, terlihat tumpukan material dan galian pondasi di lokasi tersebut.

Friska E.K. Harahap, yang mengaku mewakili keturunan Sutan Nasinok Harahap, meminta pembangunan dihentikan.

Menurut Friska, pihak keluarga sebelumnya telah berupaya melakukan mediasi dengan kepala desa, pengurus koperasi, Babinsa hingga pihak kecamatan, namun belum menemukan penyelesaian.

“Kami bukan menolak pembangunan Koperasi Merah Putih, tetapi menolak lokasinya,” ujar Friska.

Friska mengatakan, lokasi tersebut merupakan kompleks pemakaman yang memiliki nilai sejarah bagi keturunan Sutan Nasinok Harahap. Ia juga menyebut kawasan tersebut telah menjadi objek penelitian arkeologi.

Hal itu sejalan dengan publikasi Balai Arkeologi Sumatera Utara yang mencatat kompleks makam Sutan Nasinok Harahap sebagai objek penelitian arkeologi. Penelitian tersebut mendokumentasikan sebaran makam kuno dan sistem pemakamannya.

Persoalan tersebut kemudian berlanjut ke kepolisian. Sejumlah perwakilan keturunan Sutan Nasinok Harahap telah menyampaikan pengaduan kepada Polres Padang Lawas Utara.

Dalam pengaduan tersebut, pelapor mempersoalkan pembangunan Koperasi Merah Putih di atas lahan yang mereka sebut sebagai kompleks makam Sutan Nasinok Harahap.

Pelapor juga mendalilkan adanya dugaan kerusakan makam, penyerobotan lahan, serta dugaan pemalsuan tanda tangan dalam dokumen hibah.

Dugaan tersebut merupakan materi pengaduan pelapor dan masih memerlukan pembuktian serta proses hukum.

Di sisi lain, pembangunan koperasi memiliki dasar Surat Pernyataan Hibah tertanggal 31 Agustus 2026.

Dalam surat tersebut disebutkan keturunan Alm. Sutan Nasinok Harahap beserta anak borunya memberikan hibah kepada Koperasi Merah Putih Desa Gunung Tua Batang Onang berupa tanah seluas kurang lebih 1.000 meter persegi.

Tanah tersebut disebut berasal dari hibah kepada Pemerintah Desa Gunung Tua Batang Onang dan berada di lokasi Pemakaman Balai Alm. Sutan Nasinok Harahap. Peruntukannya untuk pembangunan gerai, pergudangan dan kelengkapan Koperasi Desa Merah Putih.

Namun, sebagian keturunan Sutan Nasinok Harahap mengaku tidak pernah menyetujui hibah maupun pembangunan di lokasi tersebut.

Sementara itu, Camat Batang Onang Asmar Hidayat Siregar saat dikonfirmasi, Senin(28/9/2026), mengatakan pihaknya telah menyarankan agar lokasi pembangunan dialihkan untuk mencegah persoalan berkembang menjadi konflik.

“Daripada menjadi konflik, lebih baik dialihkan atau cari tempat yang lain,” ujar Asmar.

Menurutnya, saran tersebut telah disampaikan kepada kepala desa.

“Saya sudah sarankan kepada Pak Kades untuk mencari lahan yang lain. Saya sudah sampaikan itu,” katanya.

Asmar juga mengakui dirinya ikut menandatangani dokumen terkait bersama sejumlah kepala desa. Ketika sebelumnya ditanyakan apakah persoalan lahan tersebut telah aman, Asmar mengatakan saat itu dirinya memperoleh informasi bahwa persoalan tersebut aman.

Kini, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih tersebut masih dipersoalkan oleh sejumlah keturunan Sutan Nasinok Harahap, sementara pengaduan terkait pembangunan dan dokumen hibah telah disampaikan kepada kepolisian.

Pihak keluarga menyatakan keberatan terhadap lokasi pembangunan, sedangkan dokumen hibah menjadi salah satu dasar pembangunan koperasi.

Persoalan tersebut selanjutnya masih menunggu proses dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Stok Oseltamivir Dikeluhkan Kosong, Kemenkes Minta Warga Tak Panic Buying

Stok Oseltamivir Dikeluhkan Kosong, Kemenkes Minta Warga Tak Panic Buying

Kemenkes merespons keluhan stok oseltamivir yang kosong di sejumlah rumah sakit. Masyarakat diminta tidak panic buying dan menggunakan obat sesuai resep.
Bernardo Silva Kabur saat Ditanya soal Tekel kepada Martin Odegaard: Itu Sepak Bola

Bernardo Silva Kabur saat Ditanya soal Tekel kepada Martin Odegaard: Itu Sepak Bola

Bernardo Silva kabur saat hendak ditanya soal tekelnya kepada Martin Odegaard. Gelandang Real Madrid itu melakukannya dalam pertandingan Portugal melawan Norwegia.
Istri Mahathir Mohamad, Siti Hasmah Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun

Istri Mahathir Mohamad, Siti Hasmah Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun

Istri mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad, Siti Hasmah Binti Mohamad Ali meninggal dunia usia 100 tahun, Senin (28/9/2026) pagi waktu setempat
Buntut Pembubaran Tawuran Maut di Makassar, 7 Polisi Diperiksa Propam Polda Sulsel

Buntut Pembubaran Tawuran Maut di Makassar, 7 Polisi Diperiksa Propam Polda Sulsel

Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sulawesi Selatan memeriksa intensif tujuh anggota kepolisian terkait peristiwa pembubaran tawuran yang berujung pada tewasnya seorang pemuda bernama Rafli Ramadhani alias Pingky (19). 
Cedera Ketika Tampil di FIFA ASEAN Cup, FIFA Tanggung Biaya Cedera Nguyen Xuan Son

Cedera Ketika Tampil di FIFA ASEAN Cup, FIFA Tanggung Biaya Cedera Nguyen Xuan Son

Nguyen Xuan Son mengalami cedera saat Vietnam menghadapi Filipina di laga pembuka Grup B Divisi 1 FIFA ASEAN Cup di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (26/9/2026). 
FIFA ASEAN Cup 2026: Singapura Amankan Poin Penuh, Bangladesh Jadi Tim Pertama yang Tersingkir

FIFA ASEAN Cup 2026: Singapura Amankan Poin Penuh, Bangladesh Jadi Tim Pertama yang Tersingkir

Skor akhir 1-0 atas kemenangan Singapura dari Bangladesh berakhir di Stadion Gelora Utama Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 

Trending

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 Shio Beruntung Soal Karier Besok 29 September 2026

5 shio diprediksi hoki soal karier besok 29 September 2026. Ada peluang kerja baru, kepercayaan dari atasan, hingga kesempatan menunjukkan kemampuan.
Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Harga Paket Seragam Siswa di Pacitan Capai Rp2 Juta, Ini Penjelasan Sekolah

Sejumlah sekolah tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Pacitan mendapat sorotan terkait pengadaan seragam siswa setelah proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) selesai dan kegiatan pembelajaran telah berlangsung.
Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda Terancam Tanpa Dua Pemain

Timnas Indonesia akan melakoni laga derbi melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Sayangnya, John Herdman terancam tanpa dua pemain andalannya.
Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Pakai Bahasa Indonesia, Lee Min-young Punya Panggilan Khusus untuk Megawati Hangestri

Simak kedekatan Megawati Hangestri dan Lee Min-young di Hyundai Hillstate. Mulai dari daftar pemain muda terdekat hingga momen manis saat Min-young menyapa Mega pakai Bahasa Indonesia!
Viral Hewan Hidup Dijadikan Suvenir Pernikahan, Ada yang Ditinggalkan di MRT Lebak Bulus

Viral Hewan Hidup Dijadikan Suvenir Pernikahan, Ada yang Ditinggalkan di MRT Lebak Bulus

Viral pengantin bagikan anak ayam sebagai suvenir pernikahan. Warganet soroti kondisi hewan, hingga ada yang ditemukan ditinggalkan di MRT Lebak Bulus.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Peringatan, Kesan Pemilik Nomor di Hillstate soal Megatron, hingga Kim Hee-jin Pevoli Senior

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Dapat Peringatan, Kesan Pemilik Nomor di Hillstate soal Megatron, hingga Kim Hee-jin Pevoli Senior

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar Megawati Hangestri di musim ketiga hingga wejangan para seniornya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT