News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tidak Terima Jadi Korban Dugaan Malpraktik, Satu Keluarga Geruduk RS Metta Medika Sibolga

Satu keluarga geruduk RS Metta Medika Sibolga, karena tidak terima satu di antara keluarganya menjadi korban dugaan malpraktik
Kamis, 23 Juni 2022 - 14:03 WIB
Situasi Demo Dugaan Malpraktek di RS Metta Medika Sibolga, Jalan Diponegoro, Sibolga.
Sumber :
  • Tim tvOne/Swandi Pangabean

Sibolga, Sumatera Utara – Satu keluarga geruduk RS Metta Medika Sibolga, karena tidak terima satu di antara keluarganya menjadi korban dugaan malpraktik yang hampir membuat nyawa terancam.

Aksi itu juga didampingi Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Sibolga-Tapanuli tengah dalam menyampaikan orasi kepada RS Metta Medika Sibolga soal dugaan malpraktik, di Jalan Diponegoro, Sibolga, pada Selasa (21/6/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun orator aksi tersebut, Raju Hutagalung, Ali Akbar Zega,  Helmi Mashudi Nasution dan Aidil Safikran Panggabean mengatakan, adanya dugaan terjadi kesalahan dalam penangganan medis atau malpraktik di RS Metta Medika Sibolga.

"Ada ketidakpahaman mengenai hak dan kewajiban yang menyebabkan adanya kecenderungan untuk mengabaikan hak-hak pasien, sehingga diduga kuat pihak dokter dan rumah sakit telah melanggar pasal 36 UU nomor 29 tahun 2004," ujar orator aksi, Raju Hutagalung.

Para orator selanjutnya meminta kemenkes RI dan Pemko Sibolga menghentikan sementara operasional RS Metta Medika Sibolga. Begitu juga dengan BPJS Kesehatan, agar mencabut segala jenis kerjasama dengan RS Metta Medika Sibolga.

Hal ini diminta oleh mereka (orator aksi), karena mereka menduga kuat bahwa kerjasama tersebut hanya dimanfaatkan untuk mencari keuntungan tanpa memprioritaskan pelayanan dan penangganan pasien.

"Polres Sibolga agar melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap pihak rumah sakit dan dokter yang melakukan dugaan malpraktik," katanya.

Selanjutnya, aksi demo diisi dengan pernyataan pihak keluarga korban dugaan malpraktik masing-masing, yakni J. Tambunan dan Laoli yang menceritakan kronologis dugaan malpraktek tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi aksi tersebut, dari pihak RS Metta Medika Sibolga, Dr Ratna mengatakan, sangat menerima pernyataan sikap dari para orator aksi, seraya mengatakan akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan.

"Pernyataan sikap kami terima dan akan ditindaklanjuti untuk menjadi perbaikan bagi Rumah Sakit," pungkasnya. (SPN/AAG)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sosok Aipda Vicky yang Mundur Saat Usut Korupsi Rp2,2 M di Minahasa, Kini Pilih Jual Kopi dan Sindir Penjilat

Sosok Aipda Vicky yang Mundur Saat Usut Korupsi Rp2,2 M di Minahasa, Kini Pilih Jual Kopi dan Sindir Penjilat

Kasus tersebut berkaitan dengan program tahun 2020 yang menghabiskan anggaran sekitar Rp2,2 miliar.
Bentuk Tanggung Jawab ke Timnas Italia, Gennaro Gattuso Resmi Mundur Usai Gagal Bawa Gli Azzurri Lolos ke Piala Dunia 2026

Bentuk Tanggung Jawab ke Timnas Italia, Gennaro Gattuso Resmi Mundur Usai Gagal Bawa Gli Azzurri Lolos ke Piala Dunia 2026

Gennaro Gattuso resmi melepas jabatannya sebagai pelatih Timnas Italia setelah gagal membawa Gli Azzurri lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Jadwal Pemain Timnas Indonesia Abroad Hari Ini Usai Bela Garuda di FIFA Series 2026: Kevin Diks dan Jay Idzes Langsung Main Malam Nanti

Jadwal Pemain Timnas Indonesia Abroad Hari Ini Usai Bela Garuda di FIFA Series 2026: Kevin Diks dan Jay Idzes Langsung Main Malam Nanti

Para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri kembali bersiap membela klub masing-masing usai tampil bersama skuad Garuda di FIFA Series 2026.
Nasib Pilu Aipda Vicky Aristo Usai Ungkap Korupsi di Minahasa: Pilih Mundur Usai Dimutasi, Kini Jualan Kopi

Nasib Pilu Aipda Vicky Aristo Usai Ungkap Korupsi di Minahasa: Pilih Mundur Usai Dimutasi, Kini Jualan Kopi

Kini, Aipda Vicky dipastikan sudah tidak lagi menjadi bagian dari institusi Polri. Setelah resmi keluar dari kepolisian, ia memilih menjalani aktivitas baru dengan berjualan kopi.
Andrie Yunus Akhirnya Buka Suara Soal Penyiraman Air Keras: Saya akan Tetap Kuat Hadapi Teror Pengecut

Andrie Yunus Akhirnya Buka Suara Soal Penyiraman Air Keras: Saya akan Tetap Kuat Hadapi Teror Pengecut

Kondisi medisnya terus dipantau tim dokter multidisiplin, sementara akses kunjungan untuk sementara ditutup demi menjaga privasi dan fokus pemulihan
Oknum Polisi di Pacitan Lakukan KDRT kepada Istri karena Faktor Ekonomi

Oknum Polisi di Pacitan Lakukan KDRT kepada Istri karena Faktor Ekonomi

Hingga saat ini korban sudah dipanggil propam Polres Pacitan. Bella juga telah memberikan penjelasan mengenai KDRT yang dialaminya pada November 2025. Persoalan ekonomi menjadi penyebab aksi KDRT.

Trending

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di final FIFA Series memicu beragam reaksi dari media internasional. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia menuding tiga pemain Timnas Indonesia memalsukan dokumen dan terancam hukuman. Simak fakta sebenarnya di balik kasus yang kini diselidiki KNVB.
Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT