GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berdalih Untuk Biayai Anak Sekolah, Pasutri Asal Lampung Nekat Curi Tas di Toko Pakaian

Berdalih untuk biayai anak sekolah, pasangan suami istri (Pasutri) nekat mencuri tas di toko pakaian, Kecematan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.
Jumat, 29 Juli 2022 - 01:31 WIB
Sepasang Suami Istri yang Melakukan Aksi Pencurian di Toko Pakaian Ditangkap Polda Lampung
Sumber :
  • tim tvone/Pujiansyah

Bandar Lampung, Lampung – Berdalih untuk biayai anak sekolah, pasangan suami istri (Pasutri) nekat mencuri tas di toko pakaian, Kecematan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Kedua tersangka bernama Doni Mukti (35) dan Siti Rohaya (34), warga Gedong Tataan.

Dalam kasus ini, Wakil Direktur Ditreskrimum Polda Lampung, AKBP Hamid Soemantri, beberkan, bahwa pasutri tersebut sudah diringkus Subdit III Ditreskrimum Polda Lampung. Ia sebutkan, pelaku diringkus polisi di kediamannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Keduanya ditangkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / B-783 / VII / 2022 / RES LAMSEL / SEK NATAR, tertanggal 11 Juli 2022, atas nama pelapor Karlina. Keduanya Datang ke toko pakaian dengan berpura-pura belanja,” kata AKBP Hamid.

Sambungnya menjelaskan, sebelum melakukan aksi pencurian, suaminya bertugas mengalihkan perhatian korban dengan mengajak berbicara. Sementara, istri mengambil barang milik korban.

“Pasutri ini datang ke toko pakaian dengan menggunakan mobil. Kemudian kedua terduga pelaku berpura-pura belanja di toko tersebut, setelah pemilik toko tidak memperhatikan istri karena sedang melayani suami. Suaminya mengalihkan perhatian korban, sedangkan istrinya mengambil tas yang diletakkan di lemari toko tersebut," jelasnya.

Kemudian, atas kejadian tersebut, ia katakan, korban melapor ke kepolisian. Dari penyelidikan yang dilakukan Polsek Natar dan Polres Lampung Selatan, identitas keduanya diketahui dari rekaman CCTV.

Dari kejadian tersebut, barang berharga milik korban, yakni berupa tas berisi dompet yang di dalamnya berisi uang tunai Rp400 ribu dan kartu identitas, digasak pelaku pencurian tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


"Adapun motif dari pelaku melakukan pencurian tersebut adalah faktor ekonomi untuk mendapatkan uang. Dari pemeriksaan, pasutri ini sedikitnya sudah lebih dari lima kali beraksi mencuri barang berharga, di sejumlah toko pakaian di kawasan Natar, Lampung Selatan dan Kota Bandar Lampung," ungkapnya.

Kemudian, saat kedua pelaku diwawancarai awak media, kedua tersangka tidak menampik apabila aksi pencurian itu dilakukan untuk membiayai ekonomi keluarga.

"Iya benar buat bayar kontrakan, bayar sekolah anak sebesar Rp850 ribu," ujar Doni Mukti seraya menundukkan kepalanya.

Dari tangan para pelaku, ia katakan, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 unit telepon genggam milik korban, satu stel pakaian yang dikenakan tersangka, serta sebuah mobil yang digunakan saat beraksi.  

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.
Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Peran keluarga kini menjadi benteng utama dalam melindungi anak generasi muda dari ancaman judi online (judol) dan penipuan digital. 
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur (HMPLT) mengelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Lomba Cerdas Cermat yang diadakan MPR RI jadi sorotan publik setelah dewan juri menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Ketua MPR sikapi permohonan maaf juri
Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT