News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Ferdy Sambo Ditetapkan Tersangka, Ketum HBB Beri Tanggapan Pedas ke Mabes Polri

Usai Mabes Polri tetapkan Irjen Pol Ferdy Sambo (FS) sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J, menuai tanggapan pedas dari Ketua Umum HBB, Lamsiang Sitompul.
Jumat, 12 Agustus 2022 - 18:23 WIB
Kolase Foto Irjen Ferdy Sambo, Brigadir J & PC
Sumber :
  • Istimewa/Viva.co.id

Medan, Sumatera Utara - Usai Mabes Polri tetapkan Irjen Pol Ferdy Sambo (FS) sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J, menuai tanggapan pedas dari Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB), Lamsiang Sitompul. 

Lamsiang Sitompul sampaikan pengakuan Irjen Pol FS soal motifnya membunuh Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat yang merupakan ajudan pribadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dalam proses sidik yang masih terus bergulir, penyidik harus menguji semua pernyataan Irjen Pol FS dan kawan-kawan (dkk) dengan alat tes kebohongan atau Lie Detector," ujar Lamsiang Sitompul.

"Karena sudah pernah sederet prank atau pembohongan yang FS dan dkk ciptakan. Dan kita sudah ramai sekali masyarakat se-Indonesia,  dunia bahkan membuktikan prank atau kebohongan yang dilakukan Ferdy Sambo dkk. Sampai akhirnya terbukti dengan adanya kuasa Tuhan Yang Maha Esa melalui perwakilannya umat manusia yang ada di bumi memperjuangkan kebenaran dan keadilan bagi Brigadir Polisi Nofriansyah Yoshua Hutabarat," sambungnya menjelaskan.

Kemudian ia ungkapkan, soal pengakuan Irjen Pol FS yang mengatakan motifnya melakukan pembunuhan terhadap Brigadir J karena adanya perbuatan yang merendahkan martabat keluarga adalah kebohongan.

Lanjut Lamsiang katakan, jika dirinya sangat tidak percaya dengan pernyataan Irjen Pol FS tersebut. Tentunya  tanggapan tersebut ia sampaikan dengan sederet alasan.

"Ada beberapa alasan yang saya tegaskan dan sampaikan langsung soal pengakuan FS. Pertama tidak mungkin Brigadir Yoshua melakukan hal seperti itu. Bahwasanya kita tau bahwa Brigadir Yoshua selama ini dekat dengan ibu PC. Itu karena dia (Brigadir J) berprilaku baik dengan bukti yang positif yang kita semua ketahui. Selanjutya, seandainya pun ada niat Brigadir J melakukan sesuatu kepada ibu PC pada saat itu di Magelang, itu tidak mungkin. Karena saar di Magelang, mereka ada rombongan yang artinya ada suaminya ibu PC tentunya FS, ada supir, ada Bharada E, ada Brigadir RR, ada asisten rumah tangga, ada anaknya ibu PC dan FS, dan sebagainya. Sehingga tidak mungkin Yoshua melakukan perbuatan merendahkan martabat keluarga Ferdy Sambo," pungkasnya.

Selanjutnya, ia jelaskan,  seandaikan itu pun terjadi, sangat tidak mungkin Brigadir Yoshua masih diperkenankan  satu mobil sama Ibu PC balik dari Magelang ke Jakarta oleh FS sebagai suami yang seorang Irjen Polisi. 

"Pasti Yoshua sudah diusir dan disuruh pulang. Dan ibu PC pun juga tak mungkin mau satu mobil bersama orang yang sudah dituduhkan melakukan hal tak baik padanya, dalam hal ini disebut Brigadir Yoshua. Ini lan sesuatu yang tidak mungkin bisa atau biasa terjadi," beber Lamsiang.

Selanjutnya Lamsiang juga turut menyoroti laporan polisi yang diajukan ibu PC yang sebelumnya ke Polres Jakarta Selatan terkait adanya dugaan pelecehan seksual yang dialami.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini (Laporan Polisi Ibu PC) sudah jelas satu kebohongan juga. Andaikan itu benar apa yang mereka katakan sebelumnya bahwa ternyata kejadian itu bukan di tanggal 8 Juli di Jakarta, tetapi ada di Magelang. Kebohongan kebohongan inilah yang perlu diuji oleh penyidik. Karena sekali lagi saya sebut dari awal sudah terbukti skenario kebohongan yang dilakukan FS dkk," ujarnya.

"Sehingga perlu saya sampaikan meminta penyidik dalam melakukan proses sidik yang masih bergulir terhadap Irjen Pol Ferdy Sambo dkk agar dilakukan dengan alat  tes kebohongan atau  Lie Detecktor," sambung pria berdarah batak itu. (Ysa/Aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3 Fakta Terbaru dari Viralnya Ombudsman Sidak Lapas Cibinong Diduga Punya "Fasilitas Mewah"

3 Fakta Terbaru dari Viralnya Ombudsman Sidak Lapas Cibinong Diduga Punya "Fasilitas Mewah"

Ombudsman melakukan sidak ke Lapas Cibinong. Hasil temuannya jadi viral dimedia sosial hingga mendapatkan respons tegas.dari Menimipas, berikut penjelasannya.
PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Penghormatan Mendiang Guruh Soekarnoputra

PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang untuk Penghormatan Mendiang Guruh Soekarnoputra

Rano Karno menyampaikan bahwa masa berkabung ini harus menjadi momentum bersama untuk terus menjaga api semangat dan kepedulian mendiang Guruh Soekarnoputra terhadap rakyat kecil.
Skandal Mesum Pegawai di Dapur MBG, Operasional SPPG Surabayan Lamongan Ditutup Total

Skandal Mesum Pegawai di Dapur MBG, Operasional SPPG Surabayan Lamongan Ditutup Total

Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Surabayan-Sukodadi, Kabupaten Lamongan, dipastikan bakal dihentikan secara permanen terhitung mulai Senin, ..
Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Doa dan Bimbingan Para Ulama untuk Personel Polri

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Doa dan Bimbingan Para Ulama untuk Personel Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo minta doa dan bimbingan para ulama bagi seluruh personel Polri yang menjalankan tugas memberikan pelayanan, perlindungan,
Putusan MK Ubah Wajah Industri Asuransi di Indonesia

Putusan MK Ubah Wajah Industri Asuransi di Indonesia

Kedua putusan tersebut menyentuh dua aspek fundamental dalam hubungan antara perusahaan asuransi dan pemegang polis
Ni Wayan Malana Sukses Amankan Satu Tempat di Babak Final Skateboard Nomor Street Putri Asian Games 2026

Ni Wayan Malana Sukses Amankan Satu Tempat di Babak Final Skateboard Nomor Street Putri Asian Games 2026

Skateboarder muda Indonesia, Ni Wayan malana sukses mengunci satu tempat di babak final nomor Street Putri Asian Games 2026.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT