News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rumah BKDSDM Kota Tebing Tinggi Dilempar Bom Molotov, Korban Minta Polisi Ungkap dan Tangkap Pelaku

Rumah Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDSDM) Kota Tebing Tinggi, Syaiful Fahri, dilepmar bom molotov
Selasa, 16 Agustus 2022 - 16:49 WIB
Rumah BKDSDM Kota Tebing Tinggi Dilempar Bom Molotov, Korban Minta Polisi Ungkap dan Tangkap Pelaku
Sumber :
  • tim tvone/Daud Sihotang

Medan, Sumatera Utara - Rumah Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDSDM) Kota Tebing Tinggi, Syaiful Fahri, dilempar bom molotov oleh orang yang tak dikenal (OTK), di Jalan Meranti, Kelurahan Bagelen, Kecamatan Padang Hilir. 

Korban berharap Polres Tebing Tinggi segera tangkap pelaku teror tersebut. Hal itudisampaikan Syaiful Fahri kepada awak media, Selasa (16/7/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kasus yang menimpa saya ini sudah hampir 1 bulan, namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda akan adanya pelaku, jujur saya sedikit kecewa," ungkap Syaiful Fahri.

Menurutnya, kasus ini bukan kasus main-main, bayangkan saja rumah pribadi dilempar oleh oleh botol kaca yang berisi minyak tanah dengan diikat kain. 

"Menurut Polres Tebing Tinggi kasus yang menimpa saya ini hanya kasus pengerusakan rumah bukan kasus pelemparan bom molotov, namun saya rasa ini bukan pengerusakan biasa karena pada saat di lokasi ada botol yang berisikan minyak lampu dengan diikat kain, bisa jadi ini adalah bom molotov," jelas Syaiful Fahri.

Ditambahkan Fahri, setelah dirinya tertimpa kasus seperti ini, tidak ada satupun pejabat Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi yang mendukung dirinya, baik dukungan untuk pengungkapan kasus maupun lainnya.

"Mulai dari awal saya kenak kasus teror sampai hari ini sudah mau satu bulan tidak ada dukungan apapun dari rekan-rekan saya sesama pejabat di kantor  Pemerintahan Kota Tebing Tinggi," ungkapnya. 

Diakuinya,sudah tidak ada kekompakan ataupun apalah itu dibilang, dan ia akui juga merasa dirinya bingung. 

"Maunya kalo saya diteror seperti ini, adalah dukungan seperti mendatangi Polres agar supaya kasus saya ini cepat ditangani, bayangkan saja kalo kasus serupa menimpa mereka bagaimana perasaan mereka," tegas Fahri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Ditegaskan Fahri, jika hingga 21 hari kedepan tidak ada perkembangan dari Polres Tebing Tinggi tentang kasus yang menimpa dirinya, dirinya akan ke Polda Sumut untuk meminta bantuan, agar kasus ini diambil alih oleh Polda Sumut.

"Sampai hari ini kasus saya masih dalam tahap penyelidikan, hal tersebut sesuai dengan surat yang saya terima dari Polres Tebingtinggi, namun jika terus seperti ini 21 hari lagi saya akan meminta bantuan oleh Polda Sumut untuk penyelesaian kasus saya ini, karena menurut saya ini marwah," kata Fahri.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Antisipasi Virus Nipah, BBKK Surabaya Perketat Pengawasan Penerimaan Internasional di Bandara Juanda

Antisipasi Virus Nipah, BBKK Surabaya Perketat Pengawasan Penerimaan Internasional di Bandara Juanda

Dalam upaya mengantisipasi masuknya virus nipah ke Jawa Timur, BBKK Surabaya memperketat pengawasan terhadap pelaku perjalanan internasional di Bandara Juanda.
Dikira Mata-matai Timnas Futsal Indonesia, Ternyata Ini Tujuan Pelatih Iran Tonton Langsung Laga Skuad Garuda Kontra Jepang ‎

Dikira Mata-matai Timnas Futsal Indonesia, Ternyata Ini Tujuan Pelatih Iran Tonton Langsung Laga Skuad Garuda Kontra Jepang ‎

‎Iran bakal melakoni partai final Piala Asia Futsal 2026 dengan menghadapi penantang baru. Bukan Jepang maupun raksasa Asia lainnya, namun Timnas Futsal Indonesia menjadi lawan yang harus mereka hadapi di laga pamungkas tersebut. 
Alim Suseno Ungkap Biang Kerok Jakarta Electric PLN Babak Belur Dihajar Megawati Hangestri Cs Tiga Set Langsung

Alim Suseno Ungkap Biang Kerok Jakarta Electric PLN Babak Belur Dihajar Megawati Hangestri Cs Tiga Set Langsung

Jakarta Electric PLN gagal perpanjang catatan kemenangan beruntun mereka pada gelaran Proliga 2026 memasuki seri kelima yang berlangsung di Malang, Jawa Timur.
Komisi I DPR Tegaskan Belum Bahas Anggaran Kemenhan untuk Iuran Board of Peace

Komisi I DPR Tegaskan Belum Bahas Anggaran Kemenhan untuk Iuran Board of Peace

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menegaskan bahwa hingga saat ini belum pernah ada pembahasan resmi terkait rencana penggunaan anggaran Kemenhan untuk membayar iuran Board of Peace yang nilainya disebut mencapai sekitar 1 miliar dolar AS.
Ramalan Cinta Shio 7 Februari 2026: Tikus, Macan, Kelinci, Naga hingga Babi

Ramalan Cinta Shio 7 Februari 2026: Tikus, Macan, Kelinci, Naga hingga Babi

​​​​​​​Ramalan cinta shio 7 Februari 2026: Tikus, Macan, Kelinci, Naga hingga Babi. Simak peruntungan asmara besok untuk single dan berpasangan lengkap.
Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Menang 3-2 atas Thailand, Ester Nurumi Bawa Indonesia ke Semifinal

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Menang 3-2 atas Thailand, Ester Nurumi Bawa Indonesia ke Semifinal

Ester Nurumi Tri Wardoyo memastikan kemenangan 3-2 Indonesia atas Thailand di babak perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026 pada Jumat (6/2/2026) siang WIB.

Trending

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Susunan Pemain Tim Putri Indonesia vs Thailand di Perempat Final Kejuaraan Beregu Asia 2026

Berikut susunan pemain tim putri Indonesia vs Thailand di Perempat final Kejuaraan Beregu Asia 2026
Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari Cristiano Ronaldo

Baru Juga Rekrut Eks Pemain Al Hilal, Al Nassr Sudah Ditimpa Kabar Buruk dari Cristiano Ronaldo

Baru juga Al Nassr mengumumkan bergabungnya Abdullah Al-Hamddan dalam klub tersebut, Ronaldo malah bawa kabar buruk jelang laga menjamu Al Ittihad. Ada apa?
KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK Ungkap Deretan Barang Bukti Kasus Impor Bea Cukai Senilai Rp40,5 Miliar, dari Uang Tunai hingga Emas Batangan

KPK menyita uang tunai, valuta asing, jam tangan mewah, hingga emas 5,3 kg senilai Rp40,5 miliar dalam kasus korupsi impor Bea Cukai.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT