News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemendikbudristek Tunjuk Plt Rektor Unila, Ini Tugasnya

Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) resmi menunjuk Mohammad Sofwan Effendi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Lampung (Unila).
Senin, 22 Agustus 2022 - 15:44 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Lampung (Unila) Mohammad Sofwan Effendi saat diwawancarai awak media.
Sumber :
  • Tim TvOne/Pujiansyah

Bandar Lampung, Lampung - Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) resmi menunjuk Mohammad Sofwan Effendi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Lampung (Unila). 

Penunjukan Plt tersebut pasca sang rektor ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait dengan dugaan penyuapan biaya masuk mandiri ke Fakultas Kedokteran. Sebelum ditunjuk sebagai Plt Rektor, Sofwan merupakan Direktur Sumber Daya Kemendikbudristek RI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya dalam posisi kapasitas pelaksana tugas Rektor Universitas Lampung. Baru saja hari ini surat perintah ditandatangani oleh Mas Menteri. Tugasnya memimpin dan memastikan pelaksanaan Tri Dharma itu berjalan lancar," kata Mohammad Sofwan Effendi, Senin (22/8/2022).

Usai dilantik sebagai Plt Rektor, Sofwan langsung melakukan rapat dengan memanggil seluruh wakil rektor, dekan, ketua SPI, direktur pasca dan beberapa pejabat untuk berkoordinasi agar layanan terhadap mahasiswa tidak boleh berhenti. 

"Saya barusan berkoordinasi untuk memastikan beberapa poin langkah-langkah ke depan. Saya akan mengagendakan rapat-rapat rutin dengan pimpinan yang bertugas disini. Termasuk mengisi jabatan-jabatan yang kosong," jelasnya. 

Mengenai kekosongan kursi jabatan para tersangka, Sofwan menyebut secepatnya akan melakukan rapat untuk memutuskan pihak-pihak yang akan menggantikan mereka. "Dekan FKIP sebentar lagi akan saya tandatangani perpanjangan selama satu bulan sambil memilih Dekan baru. Muhammad Basri batal dilantik menjadi Dekan FKIP, akan digantikan dengan Dekan sebelumnya, Prof. Patuan Raja selama satu bulan sampai pemilihan dekan diselenggarakan lagi," paparnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sofwan menambahkan, Unila sebagai garda moral bangsa dan menjaga etika akademik, tidak boleh mengganggu kegiatan akademik apapun alasannya. "Pembelajarannya harus berjalan baik sehingga tidak terganggu dalam rangka menjaga marwah Perguruan Tinggi sebagai penjaga moral. Itu artinya kita menjaga nama baik Unila," pungkasnya. 

Diketahui, KPK telah menetapkan tiga tersangka pimpinan Rektorat Unila dalam kasus suap penerimaan mahasiswa baru (PMB) seleksi mandiri tahun 2022 pada Minggu (21/8/2022). Ketiganya merupakan pejabat teras PTN pertama di Lampung yaitu Rektor Unila Prof Karomani, Wakil Rektor Prof Heryandi, dan Ketua Senat Dr Muhammad Basri. (Puj/Nof)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jarang Tampil di Super League, Odivan Koerich Resmi Tinggalkan Arema FC

Jarang Tampil di Super League, Odivan Koerich Resmi Tinggalkan Arema FC

Manajemen Arema FC resmi memutuskan tidak melanjutkan kerja sama dengan salah satu pemain asingnya Odivan Koerich.
Sudah Bekerja Keras tapi Rezeki Terasa Seret? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Sudah Bekerja Keras tapi Rezeki Terasa Seret? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Kemungkinan Penyebabnya

Sudah bekerja keras tapi rezeki terasa seret? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang kemungkinan penyebabnya.
Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Tangkal Disinformasi, Menkomdigi Tekankan Kecepatan dan Ketepatan Informasi Bagi Kehumasan Pemerintah

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) meminta Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) untuk dapat meningkatkan kecepatan dan ketepatan komunikasi publik di tengah arusnya informasi digital.
Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada Tantang Pihak Ressa Ungkap Sosok Ayah Biologis: Harusnya Serang Orang Itu!

Adik Denada, Enrico Tambunan, menantang pihak Ressa untuk mengungkap sosok ayah biologisnya. Ia menilai gugatan seharusnya ditujukan ke sang ayah.
Siapa Kurniawan Dwi Yulianto? Legenda Timnas Indonesia yang Kini Dipercaya Tangani Garuda Muda U-17 Bareng Nova Arianto

Siapa Kurniawan Dwi Yulianto? Legenda Timnas Indonesia yang Kini Dipercaya Tangani Garuda Muda U-17 Bareng Nova Arianto

Dari striker legendaris hingga pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto kembali ke Garuda Muda. Simak profil lengkapnya.
Piala Asia 2031 Diperebutkan! Indonesia Hadapi Pesaing Kelas Berat Asia

Piala Asia 2031 Diperebutkan! Indonesia Hadapi Pesaing Kelas Berat Asia

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) secara resmi mengumumkan daftar negara yang telah mengajukan diri sebagai kandidat tuan rumah Piala Asia 2031.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Penyebab Utama Anak SD di NTT Gantung Diri, Bukan Masalah Alat Tulis Polisi Singgung Orang Tua...

Polisi sampaikan perkembangan terbaru kasus kematian tragis siswa SD berinisial YRB (10) di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) usai nekat gantung diri.
Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Update Ranking Timnas Futsal Indonesia: Tembus Peringkat 24 Dunia FIFA, Enam Besar Asia

Timnas Futsal Indonesia mencatatkan pencapaian membanggakan di level internasional. Berdasarkan FIFA World Ranking Futsal, Indonesia kini menempati peringkat ke
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT