News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap di Persidangan! Pejabat Kemendikbudristek Akui Terima 'Uang Panas' Proyek Chromebook, tetapi Tak Diproses Hukum

Salah satu saksi, mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Direktorat SMP Kemendikbudristek mengakui pernah menerima uang ratusan juta rupiah
Rabu, 28 Januari 2026 - 10:26 WIB
Terdakwa kasus dugaan korupsi Chromebook, Nadiem Anwar Makarim membacakan nota keberatan (eksepsi) di Pengadilan Tipikor, Senin (5/1/2026)
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com – Fakta baru kembali terungkap dalam persidangan perkara dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Sejumlah pejabat kementerian disebut menerima aliran dana yang belakangan dikenal sebagai “uang panas” dari pihak rekanan proyek.

Pengakuan tersebut mencuat dalam sidang lanjutan yang digelar pada Selasa (27/1/2026). Salah satu saksi, mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Direktorat SMP Kemendikbudristek, Harnowo Susanto, mengakui pernah menerima uang ratusan juta rupiah saat melakukan kunjungan ke gudang milik vendor pengadaan Chromebook.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami menerima (uang) ketika melakukan survei ke gudang. Di situ kami memastikan untuk mengecek,” ujar Harnowo dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Harnowo menyebut, uang sebesar Rp 250 juta tersebut diterima dari Mariana Susy yang merupakan rekanan PT Bhinneka Mentari Dimensi. Nilai ini sedikit berbeda dengan yang tercantum dalam surat dakwaan jaksa penuntut umum.

Dalam dakwaan, jaksa menyebut Harnowo diduga menerima uang senilai Rp 300 juta. Selain dirinya, kesaksian serupa juga disampaikan oleh mantan PPK Direktorat SMA Kemendikbudristek, Suhartono Arham.

Dalam persidangan, Suhartono mengaku pernah menerima uang dalam bentuk mata uang asing sebesar 7.000 dollar Amerika Serikat (AS). Uang tersebut disebut berasal dari sesama PPK SMA, yakni Dhany Hamidan Khoir.

“Seperti yang tadi disampaikan oleh saksi Dhany, itu benar ya? Memberikan uang sebesar 7.000 dollar AS?” tanya salah satu jaksa dalam sidang.

“Ada, pak,” jawab Suhartono.

Dikirim Lewat Paket Perlengkapan Covid-19

Jaksa kemudian mendalami alasan Suhartono baru mengembalikan uang tersebut setelah kasus pengadaan Chromebook resmi masuk tahap penyidikan pada 2025. Padahal, menurut jaksa, uang tersebut diterima pada masa pandemi Covid-19.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi hal itu, Suhartono berdalih bahwa uang tersebut diterimanya secara tidak langsung. Ia mengklaim uang 7.000 dollar AS itu terselip dalam paket perlengkapan Covid-19 yang rutin dibagikan oleh kementerian.

“Direktorat kami itu kan pada saat karena masa Covid, itu sebulan sekali biasanya itu ada pembagian paket untuk Covid-19, Pak. Di dalamnya ada hand sanitizer, ada vitamin, masker dan sebagainya,” kata Suhartono.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Penuh Senyum, Ini 2 Alasan Maarten Paes Berpeluang Jadi Kiper Utama Ajax Amsterdam jika Resmi Bergabung

John Herdman Penuh Senyum, Ini 2 Alasan Maarten Paes Berpeluang Jadi Kiper Utama Ajax Amsterdam jika Resmi Bergabung

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mendapatkan kabar baik dari Maarten Paes. Ada peluang untuknya menjadi kiper utama Ajax Amsterdam.
Polda Metro Gelar Operasi Pekat Jaya 2026, Sasar Aksi Tawuran hingga Aktivitas Premanisme Jelang Ramadhan

Polda Metro Gelar Operasi Pekat Jaya 2026, Sasar Aksi Tawuran hingga Aktivitas Premanisme Jelang Ramadhan

Polda Metro Jaya menggelar Operasi Pekat Jaya Tahun 2026 di wilayah hukumnya dalam rangka menjaga Kamtibmas menjelang Ramadhan 1447 Hijriah. 
Siapa Calon Lawan Arsenal di 16 Besar Liga Champions? Juventus hingga PSG Berpeluang

Siapa Calon Lawan Arsenal di 16 Besar Liga Champions? Juventus hingga PSG Berpeluang

Arsenal melaju ke babak 16 besar Liga Champions dengan rekor sempurna. Siapa calon lawan The Gunners menuju perempat final?
Demo Buruh Kembali Warnai Jakarta, Polisi Turunkan 1.174 Personel

Demo Buruh Kembali Warnai Jakarta, Polisi Turunkan 1.174 Personel

Aksi demonstrasi buruh kembali mewarnai Jakarta, Rabu, 28 Januari 2026. Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, kepolisian menurunkan kekuatan penuh dengan mengerahkan 1.174 personel gabungan.
Fakta-Fakta Polisi Diduga Aniaya Pacarnya di Yogyakarta, Ditagih Janji Menikah hingga Mediasi Tak Membuahkan Hasil

Fakta-Fakta Polisi Diduga Aniaya Pacarnya di Yogyakarta, Ditagih Janji Menikah hingga Mediasi Tak Membuahkan Hasil

Fakta-fakta polisi berinisial NA (22) diduga menganiaya pacarnya yang berinisial GH (23) di Yogyakarta akhirnya terungkap. 
LinkUMKM Jangkau 14,8 Juta Pengusaha, BRI Dorong Penguatan Usaha Berbasis Digital 

LinkUMKM Jangkau 14,8 Juta Pengusaha, BRI Dorong Penguatan Usaha Berbasis Digital 

Hingga akhir tahun 2025, LinkUMKM telah dimanfaatkan oleh lebih dari 14,98 juta pelaku UMKM sebagai sarana pendampingan usaha secara daring,

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Disandingkan dengan Pratama Arhan karena bisa ciptakan lemparan jauh jadi sebuah peluang, bisakah gelandang Serie A berdarah Jakarta ini bela Timnas Indonesia?
Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Ajax Amsterdam dikabarkan selangkah lagi mendatangkan Maarten Paes, kiper FC Dallas sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia. Begini reaksi publik Belanda.
Pengakuan Mengejutkan Pedagang Es Gabus Diduga Spons: Ditonjok, Dikurung, dan Dagangan Dihancurkan Anggota TNI-Polri

Pengakuan Mengejutkan Pedagang Es Gabus Diduga Spons: Ditonjok, Dikurung, dan Dagangan Dihancurkan Anggota TNI-Polri

Pria berusia 50 tahun itu membeberkan kronologi panjang peristiwa yang dialaminya, mulai dari tudingan es beracun
3 Alasan Tak Terduga Ajax Amsterdam Rekrut Maarten Paes Dibeberkan Media Belanda, Jordi Cruyff Salah Satunya?

3 Alasan Tak Terduga Ajax Amsterdam Rekrut Maarten Paes Dibeberkan Media Belanda, Jordi Cruyff Salah Satunya?

Media Belanda menganalisis keputusan Ajax Amsterdam untuk merekrut Maarten Paes. Salah satu alasannya adalah Jordi Cruyff, yang juga bekerja untuk Timnas Indonesia.
Pesta 7 Hari 7 Malam Berakhir: Harga Emas Pegadaian Rontok Sejauh Ini

Pesta 7 Hari 7 Malam Berakhir: Harga Emas Pegadaian Rontok Sejauh Ini

Berikut daftar lengkap harga emas masing-masing produk pada Rabu 28 Januari 2026
Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Ustaz Khalid Basalamah mengupas soal hukum merayakan malam Nisfu Syaban. Menurutnya, tidak masalah asalkan tidak terlampau berlebihan dari syariat agama Islam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT