News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib Polwan Usai Aniaya Wanita Cantik Pacar Sang Adik Kini Jadi Tersangka

Oknum Polisi Wanita atau Polwan asal Pekanbaru, Riau berinisial IDR dan ibunya YUL ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan kasus penganiayaan wanita cantik.
Senin, 26 September 2022 - 02:23 WIB
Viral di Media Sosial seorang wanita di Kota Pekanbaru menjadi korban dugaan penganiayaan oleh kakak dan ibu kekasihnya.
Sumber :
  • tim tvone/muhammad arifin

Keduanya dilaporkan oleh seorang wanita bernama RAK ke Polda Riau. Wanita tersebut mengaku menjadi korban penganiayaan yang dilakukan IDR dan ibunya itu. Menurut korban, kedua terduga pelaku merasa tidak terima korban berpacaran dengan adik dan anak terlapor. 

Peristiwa dugaan penganiayaan yang menimpanya, diunggah langsung oleh korban di akun Instagram pribadinya dengan nama @ririapriliaaaaa. Sontak, unggahan korban ini pun banyak direspons oleh netizen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Viral di Media Sosial

Viral di Media Sosial seorang wanita cantik di Kota Pekanbaru menjadi korban dugaan penganiayaan oleh kakak dan ibu kekasihnya

Dugaan penganiayaan tersebut, diunggah oleh akun instagram Riri Kartin @ririapriliaaaa, ia menceritakan peristiwa yang dialaminya melewati video yang berdurasi 44 detik.

TvOnenews.com mencoba mengkonfirmasi kejadian tersebut, wanita cantik yang menjadi korban mengatakan, kejadian penganiayaan terjadi ketika korban bersama kekasihnya sedang duduk santai di rumah kontrakan korban.

Saat sedang asyik duduk santai bermain game, orangtua kekasih korban dan kakak korban yang diduga oknum polwan yang bertugas di BNNP Riau datang berteriak, menggedor pintu rumah korban.

“Saya bersama pacar saya bernama Reza, adik Polwan itu lagi duduk santai di ruang tamu, kemudian kakak dan ibunya datang berteriak menggedor pintu, jendela kamar dan berkata kotor,” ungkap korban, sebagaimana dikutip Minggu (25/9/2022).
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Kekasih korban kemudian membuka pintu karena mendengar teriakan dari luar rumah korban. Setelah memasuki rumah korban, kakak dan ibu kekasihnya kemudian menjambak, memukul, dan menampar korban.
 
“Pacar saya kemudian membuka pintu kemudian mereka masuk teriak buka pintu kamar dan terjadi keribuatan besar di depan pintu kamar, si polwan dan ibu kemdian menjambak memukul menampar dan pacar saya melindungi saya dari pukulan ibunya dan kakaknya,” tuturnya.
 
Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka lebam di tangan, cakaran kuku di bagian leher, dan bengkak di bagian kepala. 
 
“Dipukul di bagian lengan, dicakar di leher, posisi kepala saya lagi bengkak dan saya sudah divisum. Leher saya keseleo, ibunya tidak berhenti menjambak rambut saya,” katanya.
 
Tidak hanya itu, korban mengatakan, dirinya sempat disekap di dalam kamar dalam keadaan lampu yang dimatikan.
 
“Setelah keributan saya masih disekap di kamar dikunci dimatiin lampu sama ibu dan polwan itu, pacar saya dikurung diluar, saya dipukuli lagi dijambak lagi dicakar lagi, kemudian si polwan menghubungi rekannya karena disana sudah ramai. Sudah kejadian saya buat laporan ke SPKT Polda Riau," pungkasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-Detik Kecelakaan Bus Jemaah Haji Indonesia di Madinah: SUB 2 Probolinggo Hantam JKS 1 Bekasi, Ini Kronologi Lengkapnya

Detik-Detik Kecelakaan Bus Jemaah Haji Indonesia di Madinah: SUB 2 Probolinggo Hantam JKS 1 Bekasi, Ini Kronologi Lengkapnya

Kronologi kecelakaan bus jemaah haji Indonesia di Madinah, SUB 2 tabrak JKS 1, 10 korban luka dan satu masih dirawat di rumah sakit.
Lugimen Bisa Cuci Darah Dua Kali Sepekan Tanpa Biaya dengan BPJS Kesehatan, Begini Ceritanya

Lugimen Bisa Cuci Darah Dua Kali Sepekan Tanpa Biaya dengan BPJS Kesehatan, Begini Ceritanya

Seorang wanita bernama Lugimen mengungkapkan dirinya sangat terbantu dengan adanya BPJS Kesehatan. Ia menceritakan terdaftar menjadi peserta JKN segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) dari suaminya.
KPK Dalami Modus Kamuflase Dana CSR di Kasus Wali Kota Madiun

KPK Dalami Modus Kamuflase Dana CSR di Kasus Wali Kota Madiun

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami terkait modus kamuflase dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilakukan oleh Bupati Madiun, Maidi.
Tabrakan Bus Jemaah Haji Indonesia di Madinah, 10 Korban Luka: Kemenhaj Ungkap Kronologi dan Tegaskan Sanksi Tegas

Tabrakan Bus Jemaah Haji Indonesia di Madinah, 10 Korban Luka: Kemenhaj Ungkap Kronologi dan Tegaskan Sanksi Tegas

Kronologi kecelakaan bus jemaah haji Indonesia di Madinah, 10 korban luka, Kemenhaj tegaskan aturan ketat dan jamin penanganan maksimal.
Telin dan DITO Telecommunity Teken MSA, Dorong Akselerasi Ekosistem Digital Lintas Negara

Telin dan DITO Telecommunity Teken MSA, Dorong Akselerasi Ekosistem Digital Lintas Negara

Telin dan DITO Telecommunity juga memperkuat sinergi operasional, memperbesar kapasitas komersial, serta meningkatkan efisiensi layanan.
Tragedi Bekasi Timur Picu Desakan Percepatan Double-Double Track, DPR Soroti Sistem Keselamatan KRL

Tragedi Bekasi Timur Picu Desakan Percepatan Double-Double Track, DPR Soroti Sistem Keselamatan KRL

Kecelakaan kereta di Bekasi Timur dorong percepatan double-double track. DPR nilai proyek ini penting untuk kurangi kepadatan dan tingkatkan keselamatan.

Trending

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Pernyataan itu disampaikan Brian merespons isu penutupan sejumlah program studi yang dinilai tak sejalan dengan perkembangan industri.
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Pertemuan Gianni Infantino dan Erick Thohir di tengah isu playoff darurat Piala Dunia 2026 memunculkan sinyal baru, FIFA bahas masa depan Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT