News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akibat Cuaca Ekstrim, Harga Sayur Mayur Meroket di Medan

Akibat dampak dari cuaca ekstrim dan banjir, memicu kenaikan harga sayur mayur di Pasar Tradisional Desa Lalang, Jalan Klambir V Medan, Sumatera Utara
Selasa, 22 November 2022 - 18:24 WIB
Akibat Cuaca Ekstrim, Harga Sayur Mayur Meroket di Medan
Sumber :
  • Tim TvOne/ Fahmi

Medan, Sumatera Utara - Akibat dampak dari cuaca ekstrim dan banjir, memicu kenaikan harga sayur mayur di Pasar Tradisional Desa Lalang, Jalan Klambir V Medan, Sumatera Utara.

"Cuaca ekstrim dan banjir sangat berpengaruh sekali bang, gara-gara banjir di sejumlah daerah di Sumatera Utara mengakibatkan petani banyak yang gagal panen, pada umumnya petani lokal sayur-mayur," ungkap Lian Saragih, pedagang sayur Pasar Desa Lalang, selasa (22/11/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komoditas pangan seperti sayur mayur yang mengalami kenaikan di antaranya adalah Tomat, wortel, Sawi, kangkung, bayam dan seledri. Hal ini diakibatkan banyaknya petani lokal yang gagal panen terdampak banjir.

"Harga tomat sebelumnya dijual Rp 5000 per kilogram, sekarang naik menjadi Rp 14.000 per kilogramnya. Wortel juga sebelumnya hanya dijual Rp 6000 per kilogramnya, naik menjadi Rp 9000 per kilogramnya.

Begitu juga, seperti sawi sebelumnya dijual Rp 7000 per kilogramnya, kini naik menjadi Rp 6000 per kilogramnya.

Untuk sayur kangkung biasanya dijual Rp 3000 per 3 ikat, kini menjadi Rp 5000 per 3 ikatnya, sayur bayam sebelumnya Rp 2000 per ikat, kini naik menjadi Rp 5000 per ikat," ucap Lian.

Pantauan langsung tvonenews com di pasar tradisional Desa Lalang, harga kacang panjang dijual Rp 15.000 per kilogramnya. Sedangkan bunga kol dijual seharga Rp 5000 per kikogramnya.

Selain terdampak hujan dikawasan pegunungan kenaikan harga tomat diakibatkan tingginya pembeli dari luar daerah Sumatera Utara, seperti pembeli dari Pulai Jawa.

Lian saragih menerangkan, harga cabai saat ini mengalami naik turun dalam sepekan. Sedangkan harga bawang terjadi penurunan akibat stok melimpah yang masuk dari daerah Sumatera Utara dan Luar Sumatera Utara.

"Kadang naik, kadang turun. Hari ini cabai merah Rp 25.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp 35.000 per kilogramnya. Untuk cabai rawit tergolong normal Rp 30.000 perkilogramnya, sedangkan cabai hijau dijual Rp 20.000 per kilogramnya. Bawang merah sebelumnya Rp 35.000 per kilogramnya turun menjadi Rp 28.000 per kilogramnya," terangnya.

Ia juga menambahkan, situasi cuaca ektrim seperti intensitas hujan yang tinggi, membuat pelanggan enggan keluar rumah. Bahkan omset pedagang sayur terjun bebas.

"Yang membuat omset turun sebenarnya adalah rata-rata rumah kita kan kebanjiran, jadi pembeli volumenya berkurang, mungkin lagi beres-beres merapikan rumah kali ya. Dalam 3 hari ini, omset kita drop, pembeli 80% berkurang," sebutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selaku pedagang sayur, Lian berharap kepada pemerintah untuk cepat tanggap dalam masalah banjir dan pembangunan Kota Medan bebas banjir agar ekonomi bisa pulih kembali.

"Harapan kita, kalau bisa pemerintah khususnya kota Medan, bisa menanggulangi banjirlah. Agar masyarakat perekonomian kembali normal," tutup Lian. (ZUL/LNO).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Sekadar Pajangan, Dedi Mulyadi Sebut Budaya Cirebon Bisa Jadi Mesin Pencetak Uang

Bukan Sekadar Pajangan, Dedi Mulyadi Sebut Budaya Cirebon Bisa Jadi Mesin Pencetak Uang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), menekankan bahwa kebudayaan tidak boleh lagi dipandang sebelah mata dalam pembangunan daerah. 
Ramalan Keuangan Zodiak 4 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 4 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 4 April 2026 untuk Aries hingga Virgo. Simak peluang pemasukan, potensi pengeluaran, dan tips agar finansial tetap stabil.
Dedi Mulyadi Geleng Kepala Lihat Kumuhnya SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di Dalamnya

Dedi Mulyadi Geleng Kepala Lihat Kumuhnya SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di Dalamnya

Dedi Mulyadi soroti kondisi kumuh SMK Negeri 2 Subang dan PAUD di dalamnya. Fasilitas dianggap tak terawat dan kebersihan jadi perhatian serius saat sidak.
Polda Jabar Klaim Pengamanan Mudik 2026 Efektif, Angka Kecelakaan Turun Hingga 76 Persen

Polda Jabar Klaim Pengamanan Mudik 2026 Efektif, Angka Kecelakaan Turun Hingga 76 Persen

Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat (Polda Jabar) melaporkan pencapaian positif selama pelaksanaan arus mudik Lebaran 2026. 
Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Meski Ancaman Tsunami Imbas Gempa M 7,6 Dicabut BMKG, Warga tetap Jaga Keselamatan

Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Meski Ancaman Tsunami Imbas Gempa M 7,6 Dicabut BMKG, Warga tetap Jaga Keselamatan

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengingatkan warga Malut tetap waspada meski peringatan dini tsunami akibat gempa bumi M 7,6 dicabut BMKG.
Polisi Bongkar Habis Markas Sabung Ayam di Kota Serang Banten, Pastikan Tak Beroperasi Lagi

Polisi Bongkar Habis Markas Sabung Ayam di Kota Serang Banten, Pastikan Tak Beroperasi Lagi

Jajaran Polda Banten mengambil tindakan tegas dengan membongkar dan meratakan sebuah lokasi yang diyakini kuat menjadi tempat praktik sabung ayam. 

Trending

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, SMK Pertanian di Subang Tapi Sistem Kelola Sampah Mandiri Terhenti

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir, SMK Pertanian di Subang Tapi Sistem Kelola Sampah Mandiri Terhenti

Dedi Mulyadi soroti SMK Negeri 2 Subang yang  sistem pengelolaan sampah organik dan anorganik secara mandiri oleh siswa terhenti, padahal sekolah pertanian.
Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Dedi Mulyadi Suruh Siswa Jalan Kaki dan ASN WFH Sebelum Instruksi dari Pusat, Hasilnya Bikin Geleng-geleng

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) membeberkan keuntungan besar di balik kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur di lingkungan Pemprov Jabar. 
Stok Beras Melimpah, Bos Bulog Minta Warga Tak Panik

Stok Beras Melimpah, Bos Bulog Minta Warga Tak Panik

Direktur Utama Perum Bulog, Agmad Rizal Ramdhani, menghimbau warga agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh situasi panas geopolitik yang melanda wilayah Timur Tengah. 
Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Pengalaman pahit harus dirasakan oleh Amsal Sitepu, seorang pegiat ekonomi kreatif yang sempat mendekam di balik jeruji besi selama 131 hari. 
JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

Pernyataan eks Mendikbudristek Nadiem Makarim yang mengklaim mendapatkan persetujuan dari jaksa pengacara negara untuk melanjutkan proses pengadaan Chromebook dinilai tak sesuai dengan fakta persidangan.
Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Dony Tri Pamungkas tampil gemilang di FIFA Series 2026 bersama Timnas Indonesia. Performa impresifnya tak lepas dari peran penting Rizky Ridho.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT