News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tahun Terakhir Bekerja, Gaji Pegawai Honor Pemda Madina Turun 40 %

Gaji pegawai honorer di lingkungan pemerintah Kabupaten Madina (Madina) Sumatera Utara pada tahun terakhir bekerja turun 40%. Karena keterbatasan anggaran tahun ini gaji honorer menjadi Rp 600 ribu dari sebelumnya Rp 1 juta perbulan.
Senin, 6 Februari 2023 - 14:54 WIB
Tahun Terakhir Bekerja, Gaji Pegawai Honor Pemda Madina Turun 40 %
Sumber :
  • Tim TvOne/Romulo

Mandailing Natal, Sumatera Utara - Gaji pegawai honorer di lingkungan pemerintah Kabupaten Madina (Madina) Sumatera Utara pada tahun terakhir bekerja turun 40%. Karena keterbatasan anggaran tahun ini gaji honorer menjadi Rp 600 ribu dari sebelumnya Rp 1 juta perbulan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Madina, Alamulhaq Daulay, mengungkapkan pengurangan gaji honorer dilingkungan Pemda Madina akibat keterbatasan dana APBD Madina tahun 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Anggaran kita sangat terbatas, itu pun anggaran kita terbebani mencapai Rp 35 milyar,” terang Sekda di Mesjid Agung Nur Ala Nur Panyabungan Senin (6/2/2023).

Lebih lanjut, Alamulhaq Daulay berharap agar tenaga honorer supaya mempersiapkan diri mencari pekerjaan tambahan di luar pegawai honorer, karena berdasarkan surat Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) pertengahan tahun lalu menyebutkan batas penggunaan tenaga honorer di lingkungan pemerintahan sampai November 2023.

Beberapa hari lalu, Pemda Madina telah mengeluarkan surat edaran tentang pegawai non-ASN dan jam kerja pegawai non-ASN.

"Kita beri kelonggaran kepada honorer jam kerja hanya dua Minggu dalam sebulan, mereka bisa memanfaatkan waktu luang untuk bekerja di tempat lain,” terang Alamulhaq Daulay.

Pada tanggal 3 Februari 2023 lalu, Pemda Madina mengeluarkan surat edaran nomor 0257 tentang pelaksanaan dan jam kerja pegawai non ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madina.

Selain pemberitahuan penghapusan tenaga honorer surat edaran tersebut menyampaikan jam kerja tenaga honorer akan dikurangi menjadi 13 hari dalam satu bulan. 

Dalam surat edaran tersebut juga disampaikan supaya honorer mencari pekerjaan lain sebelum pemutusan hubungan kerja diberlakukan.

Menanggapi surat edaran tersebut, salah satu tenaga honorer di lingkungan Pemda Madina mengaku pasrah dengan kebijakan pemerintah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya pak berharap agar pemerintah daerah maupun DPR mencari solusi atau alternatif lain untuk masa depan keluarga honorer, terutama yang sudah berumur karena sudah sulit mencari pekerjaan baru," keluh honorer yang enggan menyebutkan identitasnya.

Saat ini jumlah tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madina sekitar 6000 orang. Tahun lalu Pemda Madina telah membuka lowongan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) untuk guru honorer sekitar 1000 orang. (Rsr/Nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Pembentukan Desa Siaga Tuberkulosis di Kebumen

Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Pembentukan Desa Siaga Tuberkulosis di Kebumen

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mendorong percepatan pembentukan Desa Siaga Tuberkulosis (TB) di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
Ada yang Makin Dekat, 4 Zodiak Paling Beruntung Soal Cinta Besok 17 September 2026

Ada yang Makin Dekat, 4 Zodiak Paling Beruntung Soal Cinta Besok 17 September 2026

4 zodiak paling beruntung soal cinta besok 17 September 2026. Virgo, Libra, Scorpio, dan Cancer berpeluang mendapat momen romantis tak terduga.
Menjaga Atlet Aman dan Antisipasi Resiko Fatal, 24 Wasit Tinju Ikuti Sertifikasi di Yogyakarta

Menjaga Atlet Aman dan Antisipasi Resiko Fatal, 24 Wasit Tinju Ikuti Sertifikasi di Yogyakarta

Komisi Tinju Indonesia (KTI) baru saja menggelar pembekalan khusus bertajuk Sertifikasi Wasit/Hakim Nasional di Gravity Camp.
Jay Idzes Cedera, Ini Daftar 4 Bek Tangguh Timnas Indonesia Pengganti sang Kapten di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes Cedera, Ini Daftar 4 Bek Tangguh Timnas Indonesia Pengganti sang Kapten di FIFA ASEAN Cup 2026

Sebanyak empat pemain siap mengambil tempat utama menggantikan Jay Idzes di FIFA ASEAN Cup 2026. Hal ini setelah kapten Timnas Indonesia itu berpeluang besar absen akibat mengalami cedera.
Timnas Indonesia Tanpa Jay Idzes di FIFA ASEAN Cup 2026, Begini Reaksi Media Vietnam

Timnas Indonesia Tanpa Jay Idzes di FIFA ASEAN Cup 2026, Begini Reaksi Media Vietnam

Media Vietnam ikut bereaksi setelah kapten Timnas Indonesia Jay Idzes dipastikan tidak akan main dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026 karena cedera quadriceps..
Cegah Kelelahan, PSIM Jogja Menetap di Surabaya Jelang Lawan Madura United

Cegah Kelelahan, PSIM Jogja Menetap di Surabaya Jelang Lawan Madura United

PSIM Jogja baru saja melakoni laga tandang di Surabaya melawan tuan rumah Persebaya. Bermain di Gelora Bung Tomo, Minggu (13/9/2026), Laskar Mataram takluk dari tuan rumah dengan skor 1-0.

Trending

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Aksi pak guru SD di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah tengah viral di media sosial. Sebab diduga menggunakan make up dan lipstik saat mengajar.
Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai dirinya dipecat dari jabatannya. Dia akan memancing di kolam sambil memikirkan kenapa dirinya dipecat. 
Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral di media sosial sejumlah video yang memperlihatkan seorang “Pak Guru” memakai makeup ala perempuan saat mengajar. Kini berujung diberhentikan.
KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

Erwin dan Fakhry kemudian menyetorkan uang tersebut kepada mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, yang diduga juga termasuk salah satu orang kepercayaan Nusron Wahid.
Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Tiga berita jadi sorotan pembaca tvOnenews.com Selasa (15/9), mulai dari respons putra Purbaya Yudhi Sadewa usai sang ayah dicopot hingga Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT