News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sidang Tuntutan Eks Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti Digelar Selasa 14 Februari 2023

Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi berupa suap pengurusan IMB apartemen Royal Kedhaton Yogyakarta yang menyeret nama eks Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti
Senin, 13 Februari 2023 - 20:51 WIB
Mantan Wali Kota Yogyakarta saat menjalani sidang kasus suap IMB Royal Kedhaton Yogyakarta.
Sumber :
  • Tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, DIY - Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi berupa suap pengurusan perizinan pendirian Izin Mendirikan Bangunan (IMB) apartemen Royal Kedhaton Yogyakarta pada PT. Java Orient Properti yang menyeret nama eks Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti sebagai penerima suap.

Sidang dengan adenda pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan digelar besok Selasa, 14 Februari 2023 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Yogyakarta jalan Kapas 10 Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baharuddin Kamba, Koordinator Divisi Pengaduan Masyarakat dan Monitoring Peradilan, Jogja Corruption Watch (JCW) berharap tuntutan JPU KPK terhadap eks Wali Kota Yogyakarta bersama dua terdakwa lainnya sesuai dengan fakta persidangan yang terungkap dan keadilan.

Sebelumnya JCW mengkritik tuntutan JPU KPK terhadap Oon Nusihono selaku penyuap dituntut selama 3 tahun penjara, denda Rp.200 juta subsider 4 bulan kurungan.

Vonis terhadap Oon Nudihono sama dengan tuntutan JPU KPK yakni 3 tahun penjara. Sementara Dandan Jaya selaku penyuap dituntut selama 2 tahun penjara. Vonis terhadap Dandan Jaya Kartika lebih berat dari tuntutan JPU KPK yakni 2,5 tahun penjara.

Adapun terdakwa dalam kasus tersebut yakni mantan Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti, eks Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Nurwidhiharta dan Triyanto Budi Yuwono selaku ajudan sekaligus sekretaris pribadi Haryadi Suyuti.

Dalam dakwaan JPU KPK, eks Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti didakwa menerima hadiah berupa uang seluruhnya sebesar USD 27.258 dengan rincian uang sebesar USD 20.450 diterima terdakwa Haryadi Suyuti sementara sebesar USD 6.808 diterima melalui Triyanto Budi Yuwono yang merupakan ajudan sekaligus sekretaris Haryadi Suyuti.

Sementara uang yang diterima oleh Nurwidhihartana sebesar Rp. 275 juta, dengan rincian sebesar Rp. 170 juta diterima melalui Haryadi Suyuti dan Rp. 105 juta diterima terdakwa Nurwidhihartana.

Sedangkan hadiah berupa barang yang diterima oleh terdakwa Haryadi Suyuti yakni satu unit mobil Volkswagen Scirocco 2000 cc warna hitam tahun 2010 nomor polisi B 680 EGR dan satu unit sepeda elektrik merk Specialized Levo FSR Men Comp Carbon 6 FATTIE Carb/CMLN 95218 - 572 warna Carbon Blue dari PT. Java Orient Property melalui Dandan Jaya Kartika dan Oon Nusihono.

Sejumlah hadiah tersebut diberikan dengan tujuan agar dimudahkan dalam pengurusan perizinan penerbitan IMB Apartemen Royal Kedhaton yang diajukan oleh PT. Java Orient Properti (JOP).

JPU KPK menjerat terdakwa Haryadi Suyuti bersama dua terdakwa lainnya dengan pasal 12 huruf a Jo pasal 18 dan pasal 11 Jo pasal 18 UU 31/1999 Jo UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo pasal 64 ayat (1) KUHP. (Nur/Buz) 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dahnil Anzar sebut Kemenhaj Masih Butuh 5.000 Pegawai

Dahnil Anzar sebut Kemenhaj Masih Butuh 5.000 Pegawai

Kemenhaj telah mengambil alih 3.631 ASN Kemenag dan Kemenkes. Akan tetapi, Wakil Menteri Haji dan Umrah, Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak menyebutkan Kemenhaj
Tak Diperbolehkan Ikut Tes di Sepang, Jorge Martin Akhirnya Dapat Lampu Hijau untuk Uji Coba dengan Aprilia saat...

Tak Diperbolehkan Ikut Tes di Sepang, Jorge Martin Akhirnya Dapat Lampu Hijau untuk Uji Coba dengan Aprilia saat...

Jorge Martin semakin dekat dengan comeback di MotoGP jelang tes pramusim terakhir di Buriram, Thailand.
Kemenhaj Ungkap Kekurangan SDM, Kebutuhan 7.000 Orang, Baru Terpenuhi Tiga Ribu Pegawai

Kemenhaj Ungkap Kekurangan SDM, Kebutuhan 7.000 Orang, Baru Terpenuhi Tiga Ribu Pegawai

Kementerian Haji dan Umrah mengungkapkan pihaknya membutuhkan 7.000 pegawai secara nasional. Namun, jumlah pegawai saat ini masih sebanyak 3.361 orang.
Tak Tahan Lagi, Megawati Hangestri Blak-blakan Ungkap Hal yang Tak Disukainya Jelang Proliga 2026 Bojonegoro

Tak Tahan Lagi, Megawati Hangestri Blak-blakan Ungkap Hal yang Tak Disukainya Jelang Proliga 2026 Bojonegoro

Megatron bikin bus JPE Pecah! Aksi Megawati Hangestri di vlog JPEveryday elang Proliga 2026 Bojonegoro. Salah satu pemain JPE Volley menawarkan Megatron untuk
Arab Saudi Malu Ronaldo Tantrum, Biarkan CR7 Cari Gol ke-1000 di Liga Negara Lain?

Arab Saudi Malu Ronaldo Tantrum, Biarkan CR7 Cari Gol ke-1000 di Liga Negara Lain?

Sebelumnya, Ronaldo sempat menolak tampil karena menuding dana investasi negara Arab Saudi bersikap tidak adil dalam memperlakukan klub-klub di Liga Pro Saudi.
Viral, Video Sejumlah Penumpang Terjebak di Lift Stasiun LRT Kuningan, Pihak Pengelola Angkat Bicara

Viral, Video Sejumlah Penumpang Terjebak di Lift Stasiun LRT Kuningan, Pihak Pengelola Angkat Bicara

Baru-baru ini viral terkait video sejumlah penumpang terjebak di lift Stasiun LRT Kuningan. Sontak, video itu langsung menuai komentar dan menyedot perhatian

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat kabar positif dari Eropa. Media Belanda tengah menyorot sosok Sebas Ditmer, bek muda PSV yang layak masuk radar John Herdman.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT