GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jaring Ikan di Sungai Progo, Warga Bantul Terpeleset Hilang Tenggelam

Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian terhadap Haryono yang dilaporkan hilang tenggelam di sungai Progo. Tim SAR membagi lokasi pencarian di darat dan air.
Kamis, 16 Maret 2023 - 13:13 WIB
Proses Pencarian Korban Tenggelam, Kamis (16/3/2023), (dok SAR Distrik Bantul).
Sumber :
  • Tim tvOne - Santosa Suparman

Bantul, tvonenews.com - Haryono (46) warga Gemahan, Ringinharjo, Bantul Yogyakarta dilaporkan hilang tenggelam di sungai Progo ketika sedang mencari ikan, Rabu (15/3/2023). Hingga saat ini tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian.

Kejadian berawal ketika Rabu ( 15/3/2023) sore, korban Haryono bersama tiga rekannya yakni Dimas Zainal (19), Desta Nur Prajoko (21) dan Arief Kurniawan (18) bermaksud mencari ikan di sungai Progo di Kawasan Mangiran, Trimurti, Srandakan, Bantul Yogyakarta dengan cara menjaring. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban menjaring ikan dengan cara jaring ditebar dibawa korban sambil berenang, dua rekan korban sudah berada di sungai pinggir selatan, dan satu rekannya di pinggir timur. 

Rekan korban melihat korban tak kuat menahan arus yang kuat dan terseret arus dan tenggelam. Melihat rekannya tenggelam ketiga rekan korban meminta bantuan warga . Jarak antara korban dan ketiga temannya sekitar 20 meter.

Dua rekan korban yakni Dimas dan Desta  melihat korban Haryono terseret arus sempat  memberikan pertolongan dan langsung berenang. Namun, kedua rekan korban tersebut tidak kuat berenang melawan arus yang kuat sehingga kembali ke daratan.

Ketika kembali ke daratan, korban sudah tenggelam dan tidak kelihatan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Pandan dan sekarang ditindaklanjuti dengan pencarian oleh tim SAR Gabungan.

Humas Basarnas Kantor Yogyakarta, Pipit Eriyanto mengatakan, tim SAR Gabungan telah dikerahkan dengan alat-alat di antaranya Rescue Car, Rescue Truck, First Aid Kit, Palsar Air, Underwater Search Device dan Aqua Eye. 

"Kami menerima laporan adanya kejadian tersebut dari BPBD Bantul", ungkap Pipiet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pipiet menambahkan, Rabu (15/3/2023) petang sekitar pukul 17.44 WIB, tim Rescue Pos Basarnas Yogyakarta tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan kordinasi dengan Tim SAR Gabungan yg sudah berada di lokasi, selanjutnya dilaksanakan briefing dan pembagian SRU. SRU di bagi menjadi 2 SRU. 

"SRU 1 melaksanakan pencarian dengan perahu karet dan jalur darat tepi sungai sejauh 200 m dari lokasi kejadian. Kemudian SRU 2 melaksanakan pencarian dengan menggunakan aqua eye dan USD dengan jarak 50 m dari lokasi dan akan dilakukan penyelaman ketika ditemukan tanda-tanda keberadaan korban. Sampai saat ini, proses pencarian masih berlangsung," pungkas Pipiet. (Ssn/Dan)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT