News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Gedongkiwo Kota Yogyakarta Sulap Sendal Jepit Bekas jadi Boneka Anime Bernilai Cuan

Barang bekas seperti sendal jepit barangkali dianggap barang tak berguna. Namun warga Gedongkiwo Yogyakarta ini, mengubah sandal jepit bekas jadi boneka anime.
Selasa, 9 Mei 2023 - 10:06 WIB
Boneka anime dari sandal jepit karya warga Gedongkiwo Kota Yogyakarta.
Sumber :
  • Tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, tvOnenews.com - Barang bekas seperti sendal jepit barangkali kerap dianggap sebagai barang yang tidak lagi berguna. Namun melalui tangan dingin warga Gedongkiwo Yogyakarta ini, sandal jepit bekas bisa dibuat menjadi karya seni boneka anime.

Ya, warga Gedongkiwo khususnya Bank Sampah Pa-Q-One Art Production ini memiliki inovasi baru, dimana sandal jepit bekas dapat diubah menjadi barang baru seperti boneka anime ataupun mainan yang terbuat dari sandal bekas yang bisa menghasilkan cuan.

Bertempat di Jalan Gedongkiwo MJ 1/1031, Kelurahan Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron Yogyakarta, warga menciptakan keunikan inovasi dari barang bekas.

"Kami lebih pada memanfaatkan barang, salah satunya sandal jepit. Bahkan bisa dicari di Kota Yogyakarta belum ada kreatifitas dan inovasi seperti kami saat ini, ini menjadi fokus kami. Karena masih banyak sampah seperti itu yang terbuang dan tidak dimanfaatkan," jelas Direktur Bank Sampah Pa-Q-One Art Production Widhyarprincessiastuty atau sering disapa Essy, saat ditemui, Selasa (9/5/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Foto: Boneka anime dari sandal jepit karya warga Gedongkiwo Kota Yogyakarta. (Nuryanto)


Essy mengatakan, adanya pemikiran untuk fokus terhadap pemanfaatan sandal jepit bekas ini sudah berawal sejak tahun 2017 seiring dengan dibukanya bank sampah Pa-Q-One Art Production.

Bank sampah Pa-Q-One Art Production juga menerima barang bekas dari warga yang ingin menabung melalui barang bekas yang sudah dikumpulkan. Selain itu, pihaknya juga memberikan layanan workshop atau sosialisasi bagi warga yang ingin belajar membuat karya seni dari sandal jepit bekas.

"Beberapa tahun terakhir kami rutin melakukan workshop atau pelatihan membuat karya dari sandal bekas, terutama fokus kami terhadap anak-anak. Karena harapan kami, penggunaan daur ulang yang digunakan seperti kertas, bungkus makanan, bahkan celengan, anak-anak bisa tahu dari awal cara barang bekas dapat didaur ulang seperti apa prosesnya," ujarnya.

Ia berharap, ajakan membuat karya dari sandal jepit bekas sejak usia dini, diharapkan akan adanya bibit-bibit unggul yang ada di Kampung Gedongkiwo terutama pada pemanfaatan barang bekas seperti sandal jepit.

Sementara itu, Seksi Pengembangan Bank Sampah Pa-Q-One Art Production Budi Anggoro mengatakan, awal mula ide terbentuknya kreasi dari sandal jepit bekas ini berdasarkan banyaknya temuan barang bekas di sungai-sungai yang ada di Kota Yogyakarta tak terkecuali sandal jepit, dari situlah muncul ide kreasi sandal tersebut.

"Berawal dari sandal jepit bekas tidak laku dijual, dan banyak ditemukan di sungai-sungai termasuk di Sungai Winongo, ditambah dari kami suka karakter anime atau cosplay serta etnik maka kita coba buat. Basic kami juga tidak ada seni ukir tapi karena suka melihat film jadi mencoba dan bisa," ujarnya.

Sandal jepit bekas dipilih karena jika menggunakan bahan kayu, pihaknya mengatakan teksturnya keras dan memerlukan waktu yang lama.

"Untuk prosesnya, kita lihat bentuknya dulu. Kita bukan recycle tapi upcycle dimana bentuk yang sudah ada kita jadikan bentuk yang baru," jelas Budi.

Walaupun stok yang tersedia di bank sampah tidak banyak, dikarenakan keterbatasan bahan yang ada. Namun pemesanan semakin hari semakin meningkat. Untuk pembuatan, pihaknya mengatakan menyesuaikan bahan bekas yang ada dan ide dari pembuatnya

Untuk harga Budi mengatakan, berkisar harga Rp 40 ribu hingga Rp 400 ribu tergantung dengan ukiran dan konsep. Semakin rumit dan tingkat kesulitan besar maka semakin harganya tinggi.

Pihaknya menambahkan, untuk pembuatannya menyesuaikan kerumitan karya yang dibuatnya. Jika karya yang dibuat berdiameter kecil maka memerlukan waktu 3 jam. Sebaliknya, semakin rumit dan berdiameter besar, maka memerlukan waktu satu minggu bahkan berbulan-bulan untuk menyelesaikannya.

Untuk itu, Budi mengajak warga Kota Yogyakarta yang sampai saat ini masih membuang sampah sembarangan terutama di sungai, bersama-sama membiasakan untuk pilah sampah dan memanfaatkan sampahnya agar dapat digunakan, bahkan bernilai tinggi.
 
"Masih banyak yang membuang sampah terutama pada malam hari. Mari kita olah sampah kita sendiri. Dimana Kota Yogyakarta punya jargon 'Olah Sampah Seko Ngomah' atau olah sampah dari rumah, maka kalau bisa itu dijadikan acuan buat kita untuk olah sampah di rumah. Bahkan jika ada pihak hotel yang ingin memberikan sandal bekas hotel, kami siap menerima," katanya.

Pihaknya juga mendukung program pemerintah yakni gerakan zero sampah yang sampai saat ini dapat mengurangi sampah sampai 60 Ton per hari.

"Program ini sangat bagus, mari tingkatkan lagi olah sampah dari rumah. Bahkan yang tidak bisa diolah bikin ide, agar bisa kita olah dan bernilai tinggi," pungkasnya.(nur/buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tyson Fury vs Anthony Joshua Resmi Digelar Desember, Intip Rekor Dua Raksasa Inggris

Tyson Fury vs Anthony Joshua Resmi Digelar Desember, Intip Rekor Dua Raksasa Inggris

Pertarungan yang telah lama dinantikan akhirnya menjadi kenyataan. Tyson Fury dan Anthony Joshua resmi bertemu dalam duel kelas berat pada 11 Desember mendatang
Kreativitas Bawa Cuan Melimpah! Cek Ramalan Keuangan Shio Kambing 26 September 2026 di Sini

Kreativitas Bawa Cuan Melimpah! Cek Ramalan Keuangan Shio Kambing 26 September 2026 di Sini

Karakter dasar shio Kambing yang dikenal artistik, empatik, penyayang, serta menyukai kerja sama tim akan menjadi motor utama penggerak rezeki pada esok hari.
Tinggal Kenangan, Nostalgia 10 Lagu Terbaik Ciptaan Guruh Soekarnoputra yang Wafat di Usia 73 Tahun

Tinggal Kenangan, Nostalgia 10 Lagu Terbaik Ciptaan Guruh Soekarnoputra yang Wafat di Usia 73 Tahun

Meninggal di usia 73 tahun, Guruh Soekarnoputra dikenal sebagai sosok seniman legendaris, dimana lagu karya-karyanya selalu bisa dinikmati lintas generasi.
6 Zodiak Paling Berlimpah Rezeki pada 27 September 2026: Taurus Siap-siap Banjir Cuan

6 Zodiak Paling Berlimpah Rezeki pada 27 September 2026: Taurus Siap-siap Banjir Cuan

Pada Minggu, 27 September 2026, menjadi salah satu hari yang menarik bagi sejumlah zodiak dalam urusan keuangan. Siapa saja yang paling berlimpah cuan besok?
Antisipasi Antrean Truk, Kapal 2.400 GRT Tambah Armada Ketapang-Gilimanuk

Antisipasi Antrean Truk, Kapal 2.400 GRT Tambah Armada Ketapang-Gilimanuk

Antrean kendaraan, terutama truk dan kendaraan besar, masih menjadi salah satu persoalan dalam penyeberangan Ketapang–Gilimanuk.
Rekap Hasil UEFA National League A, Sabtu (26/09/2026): Prancis Menang di Debut Zidane, Italia Keok 0-2 Lawan Belgia

Rekap Hasil UEFA National League A, Sabtu (26/09/2026): Prancis Menang di Debut Zidane, Italia Keok 0-2 Lawan Belgia

Sejumlah pertandingan UEFA Nations League A tersaji pada Sabtu (26/9/2026). Prancis meraih kemenangan di debut Zidane, sedangkan Italia takluk 0-2 dari Belgia.

Trending

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Timnas Indonesia Diakui Rival, Pelatih Singapura Tak Segan Puji Kualitas Skuad Garuda Usai Dipermalukan 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Diakui Rival, Pelatih Singapura Tak Segan Puji Kualitas Skuad Garuda Usai Dipermalukan 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia mendapat pengakuan dari pelatih Singapura, Gavin Lee. Ia menilai skuad Garuda tampil sangat baik saat kedua tim bertemu di FIFA ASEAN Cup 2026.
Gantikan Jay Idzes Jadi Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks Dapat Sanjungan Striker Liga Belanda: Pemimpin yang Baik

Gantikan Jay Idzes Jadi Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks Dapat Sanjungan Striker Liga Belanda: Pemimpin yang Baik

Kevin Diks mendapat pujian dari Ole Romeny setelah memimpin Timnas Indonesia melawan Singapura. Romeny menilai Diks mampu menjadi sosok pemimpin yang baik.
Reaksi Erick Thohir usai Timnas Indonesia Menang Atas 2-0 dan FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Reaksi Erick Thohir usai Timnas Indonesia Menang Atas 2-0 dan FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Erick Thohir bangga Indonesia menjadi tuan rumah perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Kebanggaan makin lengkap setelah Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT