News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

46 Ribu Lebih Hewan Kurban Disiapkan untuk Kebutuhan Idul Adha di Gunungkidul

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Gunungkidul, Yogyakarta menyatakan kesiapannya menyambut datangnya Idul Adha 2023 dengan stok yang mencukupi.
Senin, 12 Juni 2023 - 09:46 WIB
Suasana perdagangan di Pasar Hewan Siyonoharjo, Kapanewon Playen, Gunungkidul.
Sumber :
  • Tim tvOne - Lucas Didit

Gunungkidul, tvOnenews.com - Terkait dengan ketersediaan hewan kurban di Gunungkidul, Yogyakarta, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Gunungkidul menyatakan kesiapannya menyambut datangnya Idul Adha dengan stok yang mencukupi.

"Ya kalau dibanding dengan kebutuhan hewan kurban di 2022 lalu, stok tahun ini lebih mencukupi," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan, DPKH Gunungkidul, Retno Widyastuti, Senin (12/06/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari data yang ada, pada tahun ini stok ternak yang siap potong di Gunungkidul mencapai 46.875 ekor, terdiri dari 18.345 sapi, 27.022 kambing, dan 1.508 domba.

Di tahun 2022 lalu kebutuhan hewan kurban mencapai 20.101 ekor. Dari jumlah tersebut, kambing lebih banyak diminati dengan jumlah 12.829 ekor, disusul sapi sebanyak 5.191 ekor, dan domba 2.081 ekor.

"Permintaaan hewan kurban itu berasal dari Gunungkidul sendiri hingga ke luar daerah," terangnya.

Terkait dengan Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD), menurut Retno tidak banyak berpengaruh pada stok hewan kurban. Terlebih dari kebutuhannya masyarakat masih sangat mencukupi.

Menjelang Idul Adha seperti saat ini, DPKH Gunungkidul semakin intensif melakukan pemantauan pada hewan ternak. Pemantauan tersebut mulai dari kondisi hewan kurban termasuk lalu lintas ternak yang keluar dan masuk wilayah Gunungkidul.

Sementara itu, Kepala DPKH Gunungkidul, Wibawanti Wulandari, memastikan bahwa pihaknya berupaya melindungi populasi ternak, melalui pemantauan rutin dan sosialisasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikatakan Wibawanti, saat ini penyebaran LSD dan PMK di Gunungkidul sudah melandai, meski masih ada temuan baru namun jumlahnya terbilang rendah.

"Harus ada peran serta dan partisipasi masyarakat sehingga penyebaran penyakit pada hewan ternak ini bisa ditekan," ujar Wibawanti. (ldhp/buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK kembali memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra dalam kasus ijon proyek yang melibatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.
Bagaimana Cara Booking Lapangan Padel? Pemula Gak Usah Bingung, Coba Ikuti 5 Cara Ini

Bagaimana Cara Booking Lapangan Padel? Pemula Gak Usah Bingung, Coba Ikuti 5 Cara Ini

Masih bingung bagaimana cara melakukan booking lapangan padel? Coba ikuti step by step di bawah ini!
4 Alasan Mengapa Padel Kini Menjadi Tren dan Mulai Digemari oleh Banyak Orang, Salah Satunya 'Instragramable'!

4 Alasan Mengapa Padel Kini Menjadi Tren dan Mulai Digemari oleh Banyak Orang, Salah Satunya 'Instragramable'!

Tren main padel menunjukkan bahwa olahraga tersebut telah menjadi gaya hidup baru yang inklusif bagi kalangan pengusaha, figur publik, hingga kaum milenial.

Trending

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Prabowo Sindir Kelompok Penyebar Pesimisme: Kemungkinan Besar Mereka Dibayar Kekuatan Asing

Prabowo Sindir Kelompok Penyebar Pesimisme: Kemungkinan Besar Mereka Dibayar Kekuatan Asing

Prabowo meminta masyarakat tidak terjebak pada narasi yang selalu menggambarkan Indonesia buruk dan tertinggal. Presiden optimis RI mampu menjadi negara maju.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT