News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Remaja di Gunungkidul Hamil di Luar Nikah, Picu Laju Pernikahan Dini

Maraknya kasus remaja yang hamil di luar nikah di Gunungkidul, Yogyakarta, menjadi perhatian serius pemerintah setempat. untuk menekan laju pernikahan dini.
Kamis, 3 Agustus 2023 - 10:01 WIB
Ilustrasi kehamilan
Sumber :
  • Pixabay

Gunungkidul, tvOnenews.com - Maraknya kasus remaja yang hamil di luar nikah di Gunungkidul, Yogyakarta, menjadi perhatian serius pemerintah kabupaten setempat. Berbagai upaya dilakukan untuk menekan laju pernikahan dini.

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, mengungkapkan, dalam setiap kesempatan ia selalu menekankan gerakan anti pernikahan dini. Hal ini merupakan salah satu cara agar orang orang tua turut serta mencegah tingginya permohononan dispensasi nikah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama ini penyebab pernikahan dini lebih banyak disebabkan karena hamil di luar nikah.

“Makanya penting menumbuhkan motivasi kepada anak-anak untuk memiliki cita-cita dan berupaya mewujudkannya menjadi kenyataan. Setidaknya upaya pernikahan dini bisa dicegah dengan cara ini,” katanya, Kamis (3/8/2023).

Dari data yang ada, kasus pernikahan dini di Gunungkidul tahun 2022 lalu ada 182 kasus, sedangkan di tahun ini ada 97 kasus. Dari jumlah tersebut, 33 remaja kondisinya sudah hamil sebelum dinikahkan. 

“Kondisi seperti ini gak bisa dibiarkan. Ini bisa berpengaruh pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Gunungkidul,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty, mengatakan pihaknya siap berpartisipasi dalam upaya pencegahan pernikahan dini, dengan melibatkan kader kesehatan di setiap kalurahan.

“Kami terus berupaya agar angka pernikahan dini bisa ditekan, mengingat pernikahan dini sangat rentan dengan kesehatan reproduksi, dimana bisa menyebabkan bayi lahir stunting,” katanya.

“Stunting sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak-anak di masa depan. Inipun baru dari sisi kesehatan. Sementara ada dampak lainnya seperti masalah sosial hingga ekonomi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sunaryanta menambahkan, penyebab remaja hamil atau menikah dini salah satunya disebabkan oleh dampak negatif dari media sosial. Maka menjadi penting adanya kesadaran untuk menggunakan media sosial dengan bijak. 

“Karena dari kajian yang dilakukan, dampak buruk dari medsos ada sekitar 45% yang memicu terjadinya kasus pernikahan dini atau anak hamil duluan. Jadi kepada para orang tua agar terus mengawasi anak-anaknya dalam menggunakan gawai,” pungkas Sunaryanta. (ldhp/buz) 
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dugaan Kasus Keracunan di Batang, BGN Ingatkan Santapan MBG Kerap Dibawa Pulang

Dugaan Kasus Keracunan di Batang, BGN Ingatkan Santapan MBG Kerap Dibawa Pulang

Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan larangan membawa pulang santapan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Klasemen medali Asian Games 2026 per Minggu (27/9/2026) pagi WIB. Tim Indonesia kini mendekati posisi Malaysia usai berhasil tambah satu emas.
Jadwal Asian Games 2026, Minggu 27 September: Angkat Besi Potensi Tambah Emas, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026, Minggu 27 September: Angkat Besi Potensi Tambah Emas, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026 hari ini Minggu (27/9/2026), di mana ada sejumlah wakil Indonesia beraksi salah satunya lifter Indah Afriza berpotensi meraih medali emas dari cabor angkat besi. Sedangkan Timnas Voli Putra Indonesia unjuk gigi.
Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.

Trending

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Klasemen medali Asian Games 2026 per Minggu (27/9/2026) pagi WIB. Tim Indonesia kini mendekati posisi Malaysia usai berhasil tambah satu emas.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Jadwal Asian Games 2026, Minggu 27 September: Angkat Besi Potensi Tambah Emas, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026, Minggu 27 September: Angkat Besi Potensi Tambah Emas, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026 hari ini Minggu (27/9/2026), di mana ada sejumlah wakil Indonesia beraksi salah satunya lifter Indah Afriza berpotensi meraih medali emas dari cabor angkat besi. Sedangkan Timnas Voli Putra Indonesia unjuk gigi.
Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT