GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cabai Mahal, Dinas Pertanian Gunungkidul Catat Ada 594 Ton Cabai pada November Ini

Tingginya harga cabai di tingkat petani disebabkan oleh beberapa faktor, seperti petani kesulitan air untuk menyiram tanaman dan menggunakan pupuk non subsidi.
Selasa, 7 November 2023 - 09:42 WIB
Panen cabai. (ANTARA)
Sumber :
  • Antara

Gunungkidul, tvOnenews.com - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta mencatat produksi cabai keriting sebanyak 594 ton pada November ini.

Sementara pihaknya juga memcatat untuk cabai rawit sebanyak 110,76 ton.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan data statistik hortikultura, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Rismiyadi di Gunungkidul, mengatakan lahan panen cabai pada November adalah seluas 33 hektare untuk cabai keriting dan cabai rawit 6,1 hektare.

"Produksi cabai pada musim kemarau di Gunungkidul tidak banyak, namun sedikit dapat menekan kenaikan harga cabai di tingkat pasar rakyat," kata Rismiyadi, Selasa (7/11/2023).

Ia mengatakan tingginya harga cabai di tingkat petani disebabkan oleh beberapa faktor.

Salah satunya karena petani kesulitan air untuk menyiram tanaman, petani menggunakan pupuk non subsidi karena komoditas tanaman cabai tidak mendapat subsidi pupuk dan tingginya permintaan.

"Petani bisa mendapatkan keuntungan. semoga lebih semangat lagi menanam cabai ke depannya," katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Distribusi, Dinas Perdagangan Gunungkidul Retno Utami mengatakan harga cabai di pasaran Gunungkidul mulai merangkak naik. 

Kenaikan sudah terlihat pada Sabtu (28/10/2023), cabai rawit merah dipatok Rp55.000 per kilogram. Sedangkan pada Rabu (1/11/2023) dipasarkan di kisaran Rp70.000 per kilogram.

Hal yang sama juga terlihat pada cabai rawit hijau. Sepekan lalu masih di kisaran Rp40.000, tapi sekarang Rp50.000 per kilogram.

Adapun kenaikan juga terjadi pada komoditas cabai keriting. Untuk cabai merah keriting naik dari Rp25.000 menjadi Rp27.000 per kilogram dan jenis biasa dari Rp35.000 menjadi Rp43.000 per kilogram.

Saat ini, harga cabai rawit merah berkisar Rp70.000 per kilogram dan cabai keriting di kisaran Rp43.000 per kilogram.

“Untuk yang cabai hijau juga sama mengalami kenaikan harga,” kata Retno.

Menurut dia, salah satu penyebab kenaikan cabai dikarenakan turunnya pasokan di pasaran. 

Sesuai dengan hukum ekonomi, pada saat pasokan menurun, sedangkan di sisi permintaan tetap tinggi, maka harga barang akan berangsur-angsur naik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Retno berpendapat, turunnya pasokan karena petani cabai belum memasuki masa panen. Di sisi lain, pemeliharaan juga terpengaruh kemarau panjang sehingga mempengaruhi stok.

“Memang sekarang belum masa panen. Jadi, pasokan di pasaran berkurang,” pungkasnya. (Ant/Dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kondisi Finansial Zodiak 24 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Kondisi Finansial Zodiak 24 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Berikut kondisi finansial zodiak pada 24 Februari 2026 untuk enam zodiak terakhir, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces,
Minum Kopi Saat Sahur Boleh Nggak? Ini Penjelasan Lengkap Dokter Tirta Soal Efeknya ke Tubuh

Minum Kopi Saat Sahur Boleh Nggak? Ini Penjelasan Lengkap Dokter Tirta Soal Efeknya ke Tubuh

Dokter Tirta jelaskan efek minum kopi saat sahur di bulan Ramadhan, bisa bikin melek tapi juga memicu haus dan dehidrasi.
Kondisi Finansial Zodiak 24 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Kondisi Finansial Zodiak 24 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak pada 24 Februari 2026 untuk enam zodiak pertama, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo.
Macet Akibat Pembangunan Flyover Latumenten, Anggota DPRD Jakarta Kenneth Minta Dishub Cari Solusi

Macet Akibat Pembangunan Flyover Latumenten, Anggota DPRD Jakarta Kenneth Minta Dishub Cari Solusi

Proyek pembangunan Flyover Latumenten di kawasan Grogol, Jakarta Barat menuai kritik dari masyarakat.
5 Tips Mengatur Jam Istirahat di Bulan Ramadhan Supaya Sahur Tidak Mengganggu Waktu Tidur

5 Tips Mengatur Jam Istirahat di Bulan Ramadhan Supaya Sahur Tidak Mengganggu Waktu Tidur

Cara mengatur jam istirahat di bulan Ramadhan supaya sahur tidak mengganggu waktu tidur. Mulai dari memajukan jam tidur hingga menerapkan power nap. Simak!
Baru Debut Langsung Diakui,  Ajax Beri Pujian untuk Maarten Paes: Debut yang Bagus untuk El Tembok

Baru Debut Langsung Diakui, Ajax Beri Pujian untuk Maarten Paes: Debut yang Bagus untuk El Tembok

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, langsung diakui Ajax Amsterdam karena performa gemilangnya di laga debutnya, begini kata Ajax tentang 'El Tembok'.

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan hangat usai dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Bak Bumi dan Langit! Duel Statistik Ole Romeny vs Striker Eropa Berdarah Jakarta yang Masuk Radar Timnas Indonesia

Bak Bumi dan Langit! Duel Statistik Ole Romeny vs Striker Eropa Berdarah Jakarta yang Masuk Radar Timnas Indonesia

Di tengah sorotan terhadap performa Ole Romeny yang belum maksimal, muncul nama Jelte Pal, penyerang berdarah Jakarta yang sedang tampil tajam di Liga Belanda.
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT