News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Massa Tabur Bunga di Balaikota Yogya, Tolak Pencopotan Rontek Ganjar Pranowo

Ratusan massa mengatasnamakan Relawan Pendukung Ganjar Pranowo Kota Yogyakarta mendatangi kantor Satpol PP Kota Yogyakarta untuk menolak pencopotan
Jumat, 17 November 2023 - 18:29 WIB
Ratusan Massa Tabur Bunga di Balaikota Yogya, Tolak Pencopotan Rontek Ganjar Pranowo
Sumber :
  • tim tvOne - Nuryanto Sundimoen

Yogyakarta, tvOnenews.com - Ratusan massa mengatasnamakan Relawan Pendukung Ganjar Pranowo Kota Yogyakarta mendatangi kantor Satpol PP Kota Yogyakarta untuk menolak pencopotan rontek atau Alat Peraga Sosial (APS) Ganjar Pranowo. 

Massa menggelar aksi tabur bunga di kawasan Balaikota Yogyakarta sebagai bentuk aksi protes. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya massa menggelar aksi menabur bunga dari pintu masuk sisi utara Balai Kota Yogyakarta hingga kantor Satol PP Kota Yogyakarta sebagai simbol matinya demokrasi. 

Massa juga menggelar orasi berisi meminta klarifikas Satpol PP Yogyakarta terkait pencopotan Rontek Ganjar Pranowo.

Menurut salah satu simpatisan Ganjar Pranowo, Fokki Ardianto, pencopotan rontek Ganjar Pranowi yang dilakukan saat momen kedatangan Ganjar Pranowo menuai tanda tanya serta reaksi dari para pendukung Ganjar di Kota Yogyakarta. 

"Jadi tuntutan kita ini, kita ingin memberikab kalrifikasi minta klarifikasi supaya apa yang dilakukan satpol pp apakah itu merupakan sebuah intruksi dari atas, mengingat bahwa situasinya sama ketika pak ganjar datang di suatu kota ya gambar-gambarnya pak Ganjar itu dicopoti," jelasnya.

Para relawan pendukung Ganjar juga menyampaikan akan memantau terus kaitannya dengan yang namanya persoalan ini. 

Menurut mereka pencopotan Rontek Ganjar Pranowo oleh petugas Satpol PP yang membersihkan APS Ganjar menimbulkan pertanyaan karena bersamaan ketika momen Ganjar Pranowo berkunjung di Yogyakarta.

"Para relawan Ganjar juga meminta ketegasan Satpol PP apakah itu kebetulan ataukah ada dekengan dari pusat tadi kawan-kawan media juga sudah mendengar kan. Yang namanya kedatangan pak Ganjar kemerin itu semuanya ngerti. Maka di dalam kesempatan ini kami juga mohon supaya ketika melakukan yang namanya penegakkan perda kami mohon satpol pp juga bisa berkoordinasi dengan bawaslu dan KPU mengingat yang dibersihkan gambar pemain pemilu entah itu partai politik entah itu caleg entah itu capres dan cawapres," ungkap Fokki.

Sementara itu, Ketua Satpol PP Kota Yogyakarta, Octo Nur Arafat menyebutkan kegiatan pencopotan reklame atau alat peraga sosialisasi dilakukan setiap hari tanpa pilih -pilih dan tidak memandang dari partai maupun kandidat capres cawapres.

"Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Yogyakarta menertibkan alat peraga kampanye (APK) dan alat peraga sosialisasi (APS) yang terpasang di sejumlah titik strategis. Satpol PP melakukan penertiban secara objektif tanpa tbang pilih," ungkap Octo.

Kepala Satpol PP Kota Yogya Octo Noor Arafat mengatakan, menjelang Pemilu dan Pilpres2024 banyak terpasang APK dan APS. Terkadang banyak pemasangan APK/APS yang menyalahi aturan.

"Aturannya sudah ada dalam Perda Perda nomor 6 Tahun 2022 tentang reklame," tutur dia, Jumat (17/11/2023).

Diakuinya, banyak reklame APK ataupun APS yang menyalahi aturan. Pelanggaran tersebut hampir terjadi di semua wilayah baik di jalan-jalan protokol ataupun ruas jalan lainnya.

Upaya penegakan telah dilakukan Satpol PP Kota Yogyakarta sejak bulan Mei lalu. Hingga pertengahan bulan November sudah ada ratusan alat peraga yang terpaksa diturunkan atau dilepas. 

Satpol PP Kota Yogyakarta mencatat ada 270 pelanggaran reklame yang dilakukan PSI. Selanjutnya disusul PAN dengan 124, Gelora 113, PDIP 105, dan PPP 43. Sementara Golkar 42, Nasdem 36, PKS 33, Ummat 28, PKB 21, Demokrat 19, dan Gerindra 6. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara Partai Perindo pelanggarannya sangat minim.

"Pelanggaran reklame juga terjadi di paslon capres-cawapres. Kami tidak akan tebang pilih," pungkas Octo. (nur/aag) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Jalankan 121 Kebijakan dalam 21 Bulan, ABP Minta Manfaatnya Dikawal hingga Akar Rumput

Prabowo Jalankan 121 Kebijakan dalam 21 Bulan, ABP Minta Manfaatnya Dikawal hingga Akar Rumput

121 kebijakan transformatif yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo dalam 21 bulan terakhir dinilai menunjukkan arah cita-cita RI yang mulai diterjemahkan ke dalam kebijakan konkret.
Usai Kontroversi Wasit Timnas Indonesia Vs Singapura, Dugaan Match-Fixing Laos Bikin Integritas Piala AFF 2026 Disorot

Usai Kontroversi Wasit Timnas Indonesia Vs Singapura, Dugaan Match-Fixing Laos Bikin Integritas Piala AFF 2026 Disorot

Dugaan match-fixing yang melibatkan anggota Timnas Laos membuat Piala AFF 2026 disorot. AFF dituntut menjaga integritas kompetisi dan mengevaluasi wasit.
Janice Tjen Masuk Daftar Petenis Unggulan Cincinnati Open 2026, Langsung Lolos Babak Kedua di Nomor Tunggal 

Janice Tjen Masuk Daftar Petenis Unggulan Cincinnati Open 2026, Langsung Lolos Babak Kedua di Nomor Tunggal 

Petenis putri Indonesia Janice Tjen dipastikan akan berlaga pada turnamen WTA 1000 Cincinnati Open 2026 di Lindner Family Tennis Center, Ohio, Amerika Serikat.
Senyuman Sarwendah Saat Ruben Tak Hadir Diungkap Pakar Ekspresi, Disebut Sengaja Ditahan

Senyuman Sarwendah Saat Ruben Tak Hadir Diungkap Pakar Ekspresi, Disebut Sengaja Ditahan

Sarwendah tampak tenang saat Ruben Onsu tak hadir di mediasi hak asuh anak. Pakar ekspresi Kirdi Putra mengungkap makna senyuman Sarwendah.
Presiden Prabowo Ucapkan Terima Kasih ke PDIP Mau Kritik dan Awasi Kinerja Pemerintah

Presiden Prabowo Ucapkan Terima Kasih ke PDIP Mau Kritik dan Awasi Kinerja Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan terima kasih atas hubungan kerja sama antara pemerintah dengan DPR RI yang semakin sinergis. Hal itu disampaikan dalam
Presiden Prabowo Percepat Optimalisasi Aset BUMN, Ajak Swasta Kelola 300 BUMN Produktif

Presiden Prabowo Percepat Optimalisasi Aset BUMN, Ajak Swasta Kelola 300 BUMN Produktif

Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah mempercepat optimalisasi aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang belum dimanfaatkan secara optimal melalui

Trending

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto hendak mengubah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ditingkatkan menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Selain itu,
Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, meminta tambahan lima hingga enam pemain baru. Permintaan itu disampaikan dalam pertemuan dengan Gerry Cardinale di Milanello.
Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Tijjani Reijnders Bisa Bela Timnas Indonesia Usai Diminta Tinggalkan Belanda oleh Fans De Oranje? Aturan Tegas FIFA Bilang Begini

Tijjani Reijnders Bisa Bela Timnas Indonesia Usai Diminta Tinggalkan Belanda oleh Fans De Oranje? Aturan Tegas FIFA Bilang Begini

Bisakah Tijjani Reijnders bela Timnas Indonesia setelah fans Belanda meminta dirinya tak lagi dipanggil ke De Oranje? Regulasi FIFA punya aturan ketat soal ini.
Sebut BUMN Suka Kerja Seenaknya, Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Khusus Periksa Pejabat Bermasalah

Sebut BUMN Suka Kerja Seenaknya, Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Khusus Periksa Pejabat Bermasalah

Dia menyebut ada beberapa BUMN yang tidak menganggap ada pemerintah. Prabowo mengaku tidak mengerti atas BUMN yang bermasalah tersebut.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT