News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Pedagang Sate Berguling Histeris di Malioboro saat Razia, Begini Tanggapan Satpol PP Kota Yogyakarta

Sebuah unggahan video yang memperlihatkan aksi histeris seorang perempuan pedagang sate di kawasan Malioboro, Yogyakarta, mendadak viral di media sosial.
Rabu, 28 Januari 2026 - 18:09 WIB
Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Kota Yogyakarta, Dodi Kurnianto.
Sumber :
  • Tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, tvOnenews.com - Sebuah unggahan video yang memperlihatkan aksi histeris seorang perempuan pedagang sate di kawasan Malioboro, Yogyakarta, mendadak viral di media sosial.

Dalam video tersebut, pedagang tersebut tampak berguling di pedestrian setelah lapak dagangannya terjaring razia petugas Satpol PP Kota Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

​Video yang memicu beragam reaksi warganet ini salah satunya diunggah oleh akun TikTok @kocakinaja0. Kejadian tersebut diketahui berlangsung pada Selasa malam, saat petugas gabungan tengah melakukan penertiban rutin di kawasan ikonik Yogyakarta tersebut.

​Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Kota Yogyakarta, Dodi Kurnianto, membenarkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, peristiwa terjadi saat personel Satpol PP sedang menjalankan tugas penataan kawasan Malioboro.

Dodi menjelaskan bahwa pedagang yang bersangkutan sebenarnya sudah sering terjaring penertiban PKL di lokasi yang sama. Aksi berguling dan teriakan histeris itu bermula ketika pedagang tersebut mencoba melarikan diri untuk menghindari petugas.

​"Kejadian itu bermula saat pelaksanaan operasi. Pedagang tersebut bermaksud lari menghindari petugas, namun nahas ia terpeleset. Akibatnya, dagangan sate yang dibawanya ikut terjatuh dan berhamburan di lantai pedestrian," ujar Dodi Kurnianto saat dikonfirmasi, Rabu (28/1/2026).

​Pihak Satpol PP Kota Yogyakarta menegaskan bahwa razia yang dilakukan telah sesuai dengan prosedur tetap (Protap) dan landasan hukum yang berlaku, yakni ​Perda Kota Yogyakarta No. 26 Tahun 2002 tentang Penataan PKL dan Perda No. 7 Tahun 2024 tentang Ketertiban Umum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun sempat terjadi ketegangan dan aksi histeris, Dodi mengklaim bahwa pihaknya selalu mengedepankan pendekatan yang persuasif dan humanis dalam setiap penertiban. Langkah ini diambil demi menjaga kenyamanan wisatawan serta estetika kawasan Malioboro sebagai jantung wisata Yogyakarta.

Hingga saat ini, video tersebut masih terus dibagikan dan memancing simpati sekaligus diskusi hangat di kalangan netizen terkait penataan ruang publik di Kota Pelajar. (nur/buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jepang Bisa Bertemu Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia 2026, Kensuke Takahashi: Saya Tidak Tahu Perasaan Saya

Jepang Bisa Bertemu Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia 2026, Kensuke Takahashi: Saya Tidak Tahu Perasaan Saya

Pelatih Jepang Kensuke Takahashi buka suara soal potensi duel kontra Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia 2026 usai Samurai Biru pesta gol 6-2 atas Australia.
Efek Domino Bruno Fernandes: Dua Pemain Terpinggirkan di Manchester United Saat Era Carrick Dimulai

Efek Domino Bruno Fernandes: Dua Pemain Terpinggirkan di Manchester United Saat Era Carrick Dimulai

Bruno Fernandes memegang peran sentral dalam struktur Manchester United. Namun, kepemimpinan itu juga membawa konsekuensi. Dua pemain MU terpinggirkan karena
Imbas IHSG Anjlok, Airlangga Sebut BEI Harus Evaluasi Sesuai Permintaan MSCI

Imbas IHSG Anjlok, Airlangga Sebut BEI Harus Evaluasi Sesuai Permintaan MSCI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah bakal menggelar rapat bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membahas anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
‎Respons Kensuke Takahashi Soal Peluang Bertemu Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia 2026 usai Gasak Australia 6-2

‎Respons Kensuke Takahashi Soal Peluang Bertemu Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia 2026 usai Gasak Australia 6-2

Pelatih Jepang Kensuke Takahashi buka suara soal peluang bertemu Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia 2026 usai Samurai Biru menang telak 6-2 atas Australia.
Bukan Harta apalagi Popularitas, Ressa Hanya Meminta Pengakuan ini dari Artis Denada

Bukan Harta apalagi Popularitas, Ressa Hanya Meminta Pengakuan ini dari Artis Denada

Polemik keluarga artis indoneisa, Denada dengan pria bernama Ressa kian meruncing. Sejauh ini keduanya masih dalam proses menanti sidang mediasi
DPR Usul Asuransi Kebencanaan untuk Lindungi Rakyat dan Siasati Beban Fiskal, Komisi VIII Paparkan Skemanya

DPR Usul Asuransi Kebencanaan untuk Lindungi Rakyat dan Siasati Beban Fiskal, Komisi VIII Paparkan Skemanya

Komisi VIII DPR RI usul perubahan pendekatan dalam pembiayaan kebencanaan yang tidak lagi sepenuhnya bergantung pada anggaran negara setelah bencana terjadi.

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Sementara itu, Budi menerangkan, hingga saat ini pihak kepolisian, Bid Propam Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman terhadap Aiptu Ikhwan yang merupakan Bhabinkamtibmas.
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Polda Metro Jaya menegaskan akan memberikan sanksi tegas terhadap Aiptu Ikhwan jika terbukti melakukan pelanggaran terhadap Sudrajat, pedagang es gabus yang sempat diamankan, usai diduga menggunakan bahan baku spons.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT