News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jakarta Kota Kolaborasi Berhasil, IKN Semakin Tidak Relevan

Sejumlah akademisi dan 500an mahasiswa membedah keberhasilan Jakarta kota kolaborasi sebagai kota global. Menurut para narasumber, keberhasilan Jakarta Kota Kolaborasi di bawah kepemimpinan Anies Baswedan membuat Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin tidak relevan.
Sabtu, 18 November 2023 - 03:39 WIB
Studium Generale IDN Future di Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada
Sumber :
  • IST

Yogyakarta, tvOnenews.com - Sejumlah akademisi dan 500an mahasiswa membedah keberhasilan Jakarta kota kolaborasi sebagai kota global. Menurut para narasumber, keberhasilan Jakarta Kota Kolaborasi di bawah kepemimpinan Anies Baswedan membuat Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin tidak relevan.

Pakar Sosiologi Perkotaan Nanyang Technological University (NTU) Singapura, Prof Sulfikar Amir menyebut tujuan pemerintah membangun IKN untuk pemerataan pembangunan adalah kekeliruan cara berpikir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pemerataan pertumbuhan sama sekali tidak ditentukan oleh lokasi ibukota. Anda lihat ibu kota Amerika Serikat di Washington DC yang ada di pantai timur, tetapi justru California yang berada jauh dari ibu kota adalah negara bagian yang paling kaya. Sementara negara bagian yang paling miskin justru West Virginia yang dekat dengan ibu kota yaitu hanya 2 jam dari Washington DC," ujar Sulfikar dalam Studium Generale IDN Future di Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada (UGM), Jumat (17/11/2023). 

Sulfikar menekankan bahwa pemindahan Ibu Kota atas nama pemerataan pembangunan adalah proyek yang tidak punya basis teknokratik dan cacat perhitungan. Selain itu, alasan pemindahan Ibu Kota karena dianggap tidak terbendungnya beban sosial-ekonomi Jakarta, justru tidak relevan karena Jakarta masih bisa dibenahi dengan pendekatan dan tata kelola kolaborasi. 

"Jakarta mengalami perubahan signifikan 10-15 tahun terakhir, terutama di bawah kepemimpinan Anies Baswedan. Artinya masalah Jakarta bisa diselesaikan. Jakarta adalah proses yang memberi kita optimisme bahwa kota-kota Indonesia bisa dibenahi. Maka pemerataan pembangunan mestinya yang dibangun bukan 1 kota tapi 18 kota besar di seluruh Indonesia," ungkap Sulfikar. 

Sementara Pakar Tata Kota UGM, Dr Tri Mulyani Sunarharum, Kota Kolaborasi perlu diwujudkan di skala nasional, meski ada banyak tantangan untuk mewujudkannya. 

"Di pemerintahan tantangannya adalah bekerja masih ego sektoral, antar pemerintah di level kota/kabupaten dengan provinsi dan nasional. Harus ada iklim kolaborasi yang memungkinkan adanya dialog dua arah, tidak didominasi keputusan top down tapi juga bottom up, dan cross sectoral," tutur Mulyani.

Menurutnya proses kolaborasi bisa bekerja dengan baik ketika pemerintah mendapatkan kepercayaan publik, dan pemerintah mau memberikan kepercayaan pada publik. 

Sulfikar Amir mengibaratkan kota seperti organisme yang tumbuh, menyerap sumber daya, melakukan proses produksi dan kemudian mati. 

"Ada kota yang hidup dan mati, ada kota yang belum sempat hidup sudah mati," ujar Sulfikar. 

Senada dengan Sulfikar, Direktur RUJAK Centre for Urban Studies, Elisa Sutanudjaja menyebut bahwa IKN tidak mencerminkan kebutuhan kota-kota masa depan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"IKN tidak mencerminkan kota masa depan, ia hanya kumpulan bangunan tanpa manusia, ia akan mengulang kesalahan lama pembangunan urban di Indonesia berdekade-dekade lamanya. IKN tidak bisa menjadi kota yang dapat dicontoh kota-kota lain di Indonesia," kata Elisa. (ebs)


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Ayah Bigmo? Mohammad Nashihan Pernah Terseret Kasus Korupsi hingga Divonis 10 Tahun 6 Bulan

Siapa Ayah Bigmo? Mohammad Nashihan Pernah Terseret Kasus Korupsi hingga Divonis 10 Tahun 6 Bulan

Profil Mohammad Nashihan, ayah Bigmo dan Resbob yang pernah berkarier sebagai advokat serta dosen hukum, tetapi terseret kasus korupsi
Fakta-Fakta Penemuan Karung Berisi Jasad Pria Diduga Korban Mutilasi di Depok: Dibungkus Plastik Hitam hingga Kaki Hilang

Fakta-Fakta Penemuan Karung Berisi Jasad Pria Diduga Korban Mutilasi di Depok: Dibungkus Plastik Hitam hingga Kaki Hilang

Inilah sederet fakta terkait penemuan karung berisi jasad pria diduga korban mutilasi di Depok. 
Daftar 14 Atlet Renang Indonesia di Asian Games 2026: Ada Siman Sudartawa Hingga Jason Donovan Yusuf

Daftar 14 Atlet Renang Indonesia di Asian Games 2026: Ada Siman Sudartawa Hingga Jason Donovan Yusuf

PB Akuatik Indonesia resmi mengumumkan 14 atlet renang yang akan tampil di Asian Games 2026. Simak daftar lengkap skuad Merah Putih dan misi mengakhiri puasa medali selama 36 tahun.
Profil dan Rekam Jejak Bigmo: YouTuber Viral Pernah Jadi Tersangka Kasus Azizah Salsha, Kini Promosi Vape Libatkan Anak

Profil dan Rekam Jejak Bigmo: YouTuber Viral Pernah Jadi Tersangka Kasus Azizah Salsha, Kini Promosi Vape Libatkan Anak

Profil dan rekam jejak Bigmo alias Muhammad Jannah, YouTuber yang kembali menjadi sorotan usai diduga melibatkan anak dalam promosi vape
Enam Orang Diduga Hendak Tawuran Diamankan di Tangerang Selatan, Barang Bukti Sembilan Senjata Tajam Disita

Enam Orang Diduga Hendak Tawuran Diamankan di Tangerang Selatan, Barang Bukti Sembilan Senjata Tajam Disita

Sejumlah orang yang berkelompok diduga hendak melakukan aksi tawuran di Gang Nurul Huda, Ciputat, Tangerang Selatan, berhasil diamankan. 
Harga Emas Antam Hari Ini 5 Agustus 2026 Turun Lagi, Kini di Angka Rp2.599.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 5 Agustus 2026 Turun Lagi, Kini di Angka Rp2.599.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 5 Agustus 2026 terpantau turun lagi. Harga emas Antam hari ini turun tipis Rp4.000 menjadi Rp2.599.000 per gram.

Trending

Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo terus dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kini KPK menyebut  ada tiga surat perintah penyidikan (sprindik) terkait pengembangan kasus tersebut. 
Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Berbagai pihak turut serta mendorong kemajuan UMKM di tanah air termasuk transformasi pembayaran digital.
Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Perempuan berinisial DM (45), warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang ditangkap atas dugaan penyebaran informasi bohong atau hoaks di media sosial mengakui perbuatannya.
Rumor Nikita Mirzani Bebas Agustus 2026 Makin Ramai, Ditjenpas Akhirnya Buka Suara

Rumor Nikita Mirzani Bebas Agustus 2026 Makin Ramai, Ditjenpas Akhirnya Buka Suara

Isu mengenai kemungkinan Nikita Mirzani bebas pada Agustus 2026 terus menjadi perbincangan hangat di media sosial dan berbagai platform digital.
Wika Salim Tiba-tiba Curhat Soal Fitnah, Dituding Jadi PSK Karena Sering Pulang Malam

Wika Salim Tiba-tiba Curhat Soal Fitnah, Dituding Jadi PSK Karena Sering Pulang Malam

Penyanyi dangdut Wika Salim kembali menjadi perhatian publik setelah membagikan kisah masa lalunya yang penuh perjuangan.
Karung Misterius Berisi Jasad Pria Diduga Korban Mutilasi di Depok Diidentifikasi, Nyaris Dibakar Sebelum Bagian Tubuh Terlihat

Karung Misterius Berisi Jasad Pria Diduga Korban Mutilasi di Depok Diidentifikasi, Nyaris Dibakar Sebelum Bagian Tubuh Terlihat

Kawasan Tanah Merah, Jalan Kavling Depkes, RT 03/RW 17, Kelurahan/Kecamatan Pancoran Mas, Depok digegerkan dengan adanya penemuan karung misterius berisi jasad pria. 
KPK Buka Peluang Periksa Pihak Lain Terkait Kasus Bupati Rejang Lebong

KPK Buka Peluang Periksa Pihak Lain Terkait Kasus Bupati Rejang Lebong

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berpeluang untuk memeriksa pihak lain dalam pengembangan kasus yang menjerat Bupati Rejang Lebong nonaktif, M Fikri Thobari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT