GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pakar Digital Forensik UII Yogyakarta Sebut Serangan PDN Bukti Pemerintah Gagal Lindungi Data

Pakar Digital Forensik Universitas Islam Indonesia (UII) Yudi Prayudi menyebut diretasnya PDN oleh hacker membuktikan pemerintah gagal melindungi data nasional.
Kamis, 27 Juni 2024 - 15:50 WIB
Kepala Pusat Studi Forensika Digital UII, Yudi Prayudi.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, tvOnenews.com - Pusat Data Nasional (PDN) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjadi sasaran peretasan oleh hacker pada Kamis, 20 Juni 2024. Akibatnya, sejumlah layanan publik termasuk keimigrasian mengalami gangguan.

Pakar Digital Forensik Universitas Islam Indonesia (UII) Yudi Prayudi menyebut diretasnya PDN oleh hacker membuktikan pemerintah gagal melindungi data nasional. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau menjadi bukti (gagalnya pemerintah melindungi data) barangkali iya," kata Yudi, Rabu (26/6/2024).

Selain itu, pembobolan Pusat Data Nasional oleh peretas menurut Yudi juga membuktikan lemahnya keamanan siber Indonesia. Sebab masih ada celah bagi pelaku untuk melakukan peretasan di institusi negara.

"Bahwa sekarang ada celah iya, dan itu harus diakui. Dan kemudian jika celah itu ditemukan maka harus dilakukan proses perbaikan ke depan," ujarnya.

Dijelaskan Yudi, PDN yang memiliki standarisasi ketat saja masih bisa dibobol hacker. Oleh karenanya perlu segera dilakukan investigasi mendalam terhadap kasus tersebut.

Salah satunya dengan melakukan forensic readiness atau kesiapan institusi ketika terjadi insiden. Mereka bisa mensuplai data-data yang dibutuhkan untuk kepentingan investigasi.

"Seharusnya tidak sulit melakukan investigasi PDN ini, kalau Pusat Data Nasional ini sudah menerapkan konsep-konsep forensic readiness," terangnya.

Yudi yang juga menjabat Kepala Pusat Studi Forensika Digital (PUSFID) UII itu menambahkan, terganggunya PDN karena serangan ransomware menjadi titik awal untuk melakukan evaluasi kepada semua pihak. Termasuk menjadikannya sebagai pembelajaran agar tidak terjadi lagi pada masa yang akan datang.

Pemerintah dalam hal ini Kominfo dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) juga harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan yang ada. Sekaligus melakukan identifikasi kelemahan yang memungkinkan serangan terjadi agar dapat diperbaiki segera.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hal ini termasuk pembaruan perangkat lunak, pengetatan akses kontrol, dan peningkatan protokol keamanan," ucapnya.

Yudi juga menyarankan adanya pelatihan dan edukasi untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan pegawai melalui pelatihan rutin tentang keamanan siber. Pegawai harus diberi pengetahuan tentang bagaimana mengenali dan melaporkan aktivitas mencurigakan, serta tindakan yang harus diambil jika terjadi serangan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Debut John Herdman Bersama Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Angkat Bicara Atas Pemecatannya oleh PSSI

Jelang Debut John Herdman Bersama Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Angkat Bicara Atas Pemecatannya oleh PSSI

Patrick Kluivert muncul ke hadapan publik saat perilisan film dokumenter legenda sepak bola Belanda, Johan Cruijff, Minggu (22/3/2026). 
Kronologi Lengkap Pembunuhan Cucu Mpok Nori oleh WNA Irak: Cemburu Lihat Dwintha Jalan dengan Lelaki Lain, Pelaku Sayat Leher Korban

Kronologi Lengkap Pembunuhan Cucu Mpok Nori oleh WNA Irak: Cemburu Lihat Dwintha Jalan dengan Lelaki Lain, Pelaku Sayat Leher Korban

Begini kronologi lengkap pembunuhan cucu Mpok Nori, Dwintha Anggary (36) dilakukan oleh suami sirinya yang berasal dari Irak berinisial FTJ di Cipayung, Jaktim.
Terkuak Penyebab Garuda Indonesia Rugi Rp5,42 Triliun di 2025, Armada Rusak hingga Biaya Membengkak Jadi Biang Kerok

Terkuak Penyebab Garuda Indonesia Rugi Rp5,42 Triliun di 2025, Armada Rusak hingga Biaya Membengkak Jadi Biang Kerok

Garuda Indonesia rugi Rp5,42 triliun di 2025. Armada tak siap terbang, biaya tinggi, dan rupiah melemah jadi penyebab utama.
Pasokan Energi Global Terancam Bergejolak, Kemhan Lakukan Penghematan BBM

Pasokan Energi Global Terancam Bergejolak, Kemhan Lakukan Penghematan BBM

Kemhan melakukan langkah penghematan bahan bakar minyak (BBM) di tengah kondisi geopolitik global akibat perang antara Iran dan Amerika Serikat-Israel.
Alex Pereira Buka Suara soal Rencana Pensiun, Pilih Bertahan di Kelas Berat UFC

Alex Pereira Buka Suara soal Rencana Pensiun, Pilih Bertahan di Kelas Berat UFC

Alex Pereira menegaskan bahwa setelah meraih gelar di kelas menengah dan kelas berat ringan UFC, ia berencana melanjutkan kariernya di kelas berat selanjutnya.
Momen Hangat Prabowo Rayakan Idulfitri Bersama Didit Hediprasetyo yang Juga Berulang Tahun ke-42

Momen Hangat Prabowo Rayakan Idulfitri Bersama Didit Hediprasetyo yang Juga Berulang Tahun ke-42

Presiden Prabowo Subianto dan Titiek Soeharto merayakan Idulfitri 1447 Hijiriah sekaligus syukuran ulang tahun putranya Didit Hediprasetyo yang ke-42 tahun.

Trending

Gagal Comeback, Megawati Hangestri Jadi Sorotan Media Korea usai Red Sparks Juru Kunci di V-League

Gagal Comeback, Megawati Hangestri Jadi Sorotan Media Korea usai Red Sparks Juru Kunci di V-League

Megawati Hangestri gagal comeback di V-League, membuat Red Sparks kembali jadi sorotan media Korea setelah menutup musim di posisi juru kunci Liga Voli Korea.
Timnas Indonesia Main di GBK Buat FIFA Series 2026, Erick Thohir Beri Pesan Khusus Buat Suporter Garuda

Timnas Indonesia Main di GBK Buat FIFA Series 2026, Erick Thohir Beri Pesan Khusus Buat Suporter Garuda

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengajak seluruh elemen sepak bola nasional menyukseskan FIFA Series 2026. Ia menyerukan agar mampu menjadi tuan rumah yang baik.
Tak Sebanding dengan Alex Pastoor, Bung Ropan Bicara Jujur soal Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia

Tak Sebanding dengan Alex Pastoor, Bung Ropan Bicara Jujur soal Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia

Bung Ropan sebagai pengamat sepak bola turut mengomentari sosok Simon Grayson yang menjadi asisten pelatih John Herdman di Timnas Indonesia yang baru ditunjuk.
John Herdman Masih Nimbang-nimbang, KNVB Langsung Gercep Amankan Calon Pemain Timnas Indonesia Tristan Gooijer

John Herdman Masih Nimbang-nimbang, KNVB Langsung Gercep Amankan Calon Pemain Timnas Indonesia Tristan Gooijer

Namanya masih dipertimbangkan oleh pelatih Timnas Indonesia John Herdman, bek sayap keturunan Maluku Tristan Gooijer justru dapat panggilan dari Belanda U-21.
Reaksi Tak Terduga Elkan Baggott saat Tiba di Jakarta, Bek Timnas Indonesia Langsung Peluk Eks Tangan Kanan Shin Tae-yong

Reaksi Tak Terduga Elkan Baggott saat Tiba di Jakarta, Bek Timnas Indonesia Langsung Peluk Eks Tangan Kanan Shin Tae-yong

Elkan Baggott resmi mendarat di Jakarta jelang laga Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026 yang akan berlangsung sebentar lagi. Bagaimana reaksi Elkan Baggott?
Marc Marquez Ungkap Biang Kerok Gagal Podium di MotoGP Brasil 2026

Marc Marquez Ungkap Biang Kerok Gagal Podium di MotoGP Brasil 2026

Marc Marquez harus puas finis di posisi keempat pada MotoGP Brasil, Senin (23/3/2026) setelah sebelumnya difavoritkan meraih kemenangan usai juarai sprint race.
Skuad ‘Mahal’ Timnas Indonesia Bikin Vietnam Geger, Pilihan Kiper Herdman Dipertanyakan, hingga Justin Hubner Melejit

Skuad ‘Mahal’ Timnas Indonesia Bikin Vietnam Geger, Pilihan Kiper Herdman Dipertanyakan, hingga Justin Hubner Melejit

Berita bola terpopuler hari ini: skuad mahal Timnas Indonesia bikin Vietnam tercengang, keputusan John Herdman dipertanyakan, hingga nilai pasar Justin Hubner.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT