GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kurang 260 Pelamar KPPS di Beberapa TPS, KPU Kulon Progo Gunakan Mekanisme Ini

Masa pendaftaran Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) untuk Pilkada 2024 di Kabupaten Kulon Progo telah berakhir sejak 28 September lalu.
Selasa, 1 Oktober 2024 - 12:27 WIB
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Kabupaten Kulon Progo, Aris Zurkhasanah.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Kulon Progo, tvOnenews.com - Masa pendaftaran Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) untuk Pilkada 2024 di Kabupaten Kulon Progo telah berakhir sejak 28 September lalu.

Namun, jumlah pelamar KPPS di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) belum terpenuhi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Kabupaten Kulon Progo, Aris Zurkhasanah mengatakan, pendaftaran KPPS di wilayahnya telah berlangsung pada 17-28 September 2024.

Selama 12 hari tersebut, tercatat ada 5.626 pelamar dari total kebutuhan 5.278 orang untuk 754 TPS. Akan tetapi, masih ada TPS yang kekurangan pendaftar KPPS.

"Sampai pendaftaran ditutup, ada sejumlah TPS yang kurang pendaftar atau belum memenuhi kuota yang dibutuhkan. Total akumulasi kekurangan sebanyak 260 orang," kata Aris dihubungi, Selasa (1/10/2024).

Disebutkan, ada beberapa TPS yang kekurangan jumlah pelamar KPPS. Adapun, rata-rata pendaftar KPPS di setiap TPS-nya sekitar satu sampai tiga orang. Misalnya di Kecamatan Sentolo, TPS 3 Desa Sukoreno kurang 1 orang dan TPS 14 juga kurang 1 orang.

Sementara, di TPS 5 Demangrejo kurang 2 orang. Kemudian, Desa Giripeni, di TPS 1 kurang 2 orang dan TPS 10 kurang 2 orang. Di Desa Glagah, TPS 1 kurang 1 orang, TPS 2 kurang 2 orang. 

Untuk memenuhi kekurangan tersebut, KPU Kulon Progo menerapkan mekanisme bagi yang kurang dengan melakukan distribusi dari jumlah pendaftar di wilayah TPS lain dalam satu desa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Senada, Ketua KPU Kabupaten Kulon Progo, Budi Priyana mengakui adanya kekurangan pendaftar KPPS di sejumlah desa. Meski demikian, kata dia, tidak ada kebijakan perpanjangan pendaftaran KPPS. 

"Kami menggunakan mekanisme redistribusi. TPS yg pendaftarnya melebihi kebutuhan kami distribusikan ke TPS yang kekurangan," ujarnya. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini Pertanyaan yang Jadi "Pemicu" Polemik LCC Empat Pilar MPR RI

Ini Pertanyaan yang Jadi "Pemicu" Polemik LCC Empat Pilar MPR RI

Ternyata ini pertanyaan yang menjadi "pemicu" polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Anggota DPR Desak Polisi Ringkus Pelaku Penyekapan dan Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar

Anggota DPR Desak Polisi Ringkus Pelaku Penyekapan dan Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar

Anggota Komisi XIII DPR RI Meity Rahmatia mendesak polisi menangkap pelaku kekerasan seksual terhadap seorang mahasiswi berinisial MR (20) yang disekap 3 hari.
Terang Lagi, 50 Lampu PJU di Jalan Pemuda Jakarta Timur Kembali Menyala Usai Dicuri

Terang Lagi, 50 Lampu PJU di Jalan Pemuda Jakarta Timur Kembali Menyala Usai Dicuri

50 Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Pemuda, Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur kembali menyala setelah dilakukan perbaikan.
Emak-emak Pusing Jelang Idul Adha, Harga Minyak Goreng Hingga Daging Sapi di Jakarta Naik Tajam

Emak-emak Pusing Jelang Idul Adha, Harga Minyak Goreng Hingga Daging Sapi di Jakarta Naik Tajam

Sementara itu, cabai rawit hijau justru bergerak berlawanan dengan naik Rp3.831 menjadi Rp62.500 per kilogram.
Demi Lancarkan Aksi Keji, Pelaku Bohongi Kakek 85 Tahun soal Operasi Anak dan Biaya Sekolah Cucu

Demi Lancarkan Aksi Keji, Pelaku Bohongi Kakek 85 Tahun soal Operasi Anak dan Biaya Sekolah Cucu

Kakek 85 tahun di Surabaya diduga disekap calon menantu usai dibohongi soal operasi anak dan biaya sekolah cucu hingga rugi Rp2 miliar. Simak beritanya!
Soroti Pentingnya Keadilan, Dedi Mulyadi: Rencana Saya Pajak Tambang Harus 70 Persen Kembali ke Desa

Soroti Pentingnya Keadilan, Dedi Mulyadi: Rencana Saya Pajak Tambang Harus 70 Persen Kembali ke Desa

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal rencananya terkait pajak dan tambang.

Trending

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Media Korea: Megawati Hangestri Opsi Kedua Hillstate Setelah Gagal Pertahankan Outside Hitter Jepang

Pertahankan Outside Hitter Jepang Jahstice Yauchi jadi prioritas utama Hillstate sebelum akhirnya berpaling ke Megawati Hangestri untuk penuhi kuota pemain Asia
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Ungkap Perasaannya usai Diterima Suku Pedalaman: Ini Pertama Kali Aku Ketemu

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos mengaku bahagia kunjungan dan penawaran pembangunan mudah diterima baik oleh masyarakat adat Suku Togutil.
Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Berkunjung ke Rumah Ashanty, Kebiasaan Gubernur Sherly Tjoanda saat Lihat Makanan Bikin Warganet Gemas

Kebiasaan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos membuat warganet ngakak saat melihat makanan di rumah penyanyi Ashanty, istri Anang Hermansyah.
Pengakuan Mengejutkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak setelah Dipanggil ke Istana, Ocha dapat Ucapan dan Dukungan ini

Pengakuan Mengejutkan Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak setelah Dipanggil ke Istana, Ocha dapat Ucapan dan Dukungan ini

Siapa sangka murid SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra menjadi viral berujung dipanggil ke Istana Merdeka di Jakarta
Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Kesal Bukan Main Setelah Ketua OSIS SMA di Ternate Ketahuan Tak Jujur: Angkat Mic dari Dia

Sherly Tjoanda tampak kesal ketika tahu ketua OSIS SMA di Ternate tidak jujur saat ditanya Gubernur Malut mengenai kekurangan fasilitas yang ada di sekolahnya.
Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Kronologi Lengkap Pria di Jakarta Barat Dikeroyok Hingga Dilempar Dari Lantai Dua Tempat Hiburan

Seorang pria berisinial DM meregang nyawa usai diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang di kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Korban disebutkan dilempar dari lantai dua tempat hiburan dan billiard.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT