News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kampus di Yogyakarta Siap Ekspansi ke IKN, Sanata Dharma yang Pertama

Universitas Sanata Dharma (USD) akan menjadi kampus pertama asal Yogyakarta yang ekspansi ke Ibu kota negara (IKN) di Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur
Selasa, 22 Februari 2022 - 08:59 WIB
Rencana Ibu Kota Negara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Dok Nyoman Suarta).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetyo

Sleman, DIY - Ibu kota negara (IKN) yang baru di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur, ternyata menarik minat lembaga pendidikan untuk ikut hadir di sana. Universitas Sanata Dharma (USD) akan menjadi kampus pertama asal Yogyakarta yang ekspansi ke IKN.

"Ya benar adanya (bangun kampus di IKN). Dan ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang Yayasan Sanata Dharma untuk terus terlibat mengembangkan Indonesia dengan menggunakan momentum pengembangan IKN," ujar Rektor Universitas Sanata Dharma Johanes Eka Priyatma saat dihubungi wartawan, Senin (21/2/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Eka menjelaskan, pengembangan IKN menjadi kesempatan berharga untuk menggagas Indonesia dalam memaknai perspektif yang berbeda. Perspektif yang dimaksud adalah negara besar yang ditempatkan dalam satu pulau besar Kalimantan dan bisa membebaskan diri dari kebiasaan-kebiasaan yang kurang baik serta bisa menggelorakan banyak pihak.

"Dan kami ingin terlibat sejak awal menjadi bagian dari pergulatan itu. Sudah dua tahun ini kami terus memikirkan dan mencari cara untuk bisa hadir di sana," katanya.

Sebagai langkah nyata, pihaknya sudah melakukan diskusi dan audiensi dengan pemerintah PPU di sana pada Kamis (17/2/2022) pekan lalu. Eka bersama jajaran juga sudah menyampaikan gagasan tersebut kepada uskup di Samarinda.

"Dan telah kami sampaikan gagasan kami, presentasi rencana kami, pada dasarnya dari Kabupaten (PPU) dan beberapa pihak terkait menopang, menyetujui, dan mendukung karena pak bupati dan beberapa pejabat terkait menyadari salah satu persoalan dalam pengembangan kawasan di sana adalah kompetensi sumber daya manusia yang harus terus ditingkatkan dan Sanata Dharma mempunyai dalam arti tertentu keberdayaan untuk membantu semua pihak di sana," urainya.

Lebih lanjut Eka menjelaskan, pihaknya sudah menyiapkan dua lahan yang salah satunya berada di dekat Kota Balikpapan. Lahan ini akan digunakan sementara untuk kantor.

Sementara untuk lahan kampus yang berada di IKN belum ada karena masih berupa hutan. 

"Itu ke depan saja tapi yang penting kami memulai dengan mencoba memahami kebutuhan di sana konkrit lalu potensi yang ada sehingga nanti kami bisa mengembangkan kampus yang lebih bisa menjawab kebutuhan di sana terkait dengan perhutanan, pertambangan, pendidikan, teknologi, kan sudah ada tinggal meningkatkan cakupannya aja supaya semakin luas," papar Eka.

Eka menyebut, salah satu tujuan mendirikan kampus di IKN adalah mempermudah jangkauan anak muda di luar Pulau Jawa agar bisa kuliah di Sanata Dharma. Apalagi potensi anak muda di luar Jawa seperti Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi juga sangat besar.

Dari sisi jarak, juga lebih dekat ke IKN dan lebih kontekstual dari sisi budaya. Selain itu, banyak putra daerah yang enggan kembali ke daerah asalnya setelah kuliah di Yogyakarta.

"Nah itu kami harapkan dengan kehadiran kami di sana, persoalan ini bisa lebih diatasi begitu ya," harapnya.

Namun Eka sendiri belum bisa merinci berapa fakultas yang akan ada di kampus baru tersebut. Pihaknya terlebih dahulu akan fokus untuk secepatnya hadir di sana dan memahami kebutuhan serta konteks situasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Eka juga belum bisa memastikan kapan target pembangunan Kampus Sanata Dharma di IKN akan dimulai.

"Itu bagian dari rencana jangka panjang kami, kami sudah punya rencana untuk 10 tahun ke depan," pungkasnya. (Andri Prasetiyo/Buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejanggalan dalam Kematian Sutrimo, Polisi Ungkap Barang Milik Sutrimo Belum Diserahkan

Kejanggalan dalam Kematian Sutrimo, Polisi Ungkap Barang Milik Sutrimo Belum Diserahkan

Polisi mengungkap kejanggalan dalam tewasnya Sutrimo yakni Karumga Eks Jampidsus, Febrie Adriansyah di depan Mordent Aesthetic Clinic
5 Zodiak Paling Beruntung soal Karier Besok 14 Agustus 2026: Ada yang Dipercaya Atasan hingga Dapat Peluang Baru

5 Zodiak Paling Beruntung soal Karier Besok 14 Agustus 2026: Ada yang Dipercaya Atasan hingga Dapat Peluang Baru

Ramalan karier besok 14 Agustus 2026 mengungkap 5 zodiak paling beruntung di dunia kerja. Ada yang berpeluang mendapat kepercayaan atasan hingga proyek baru.
KAI Bandara Catat Kenaikan Penumpang, Rute Baru Medan-Lubuk Pakam Layani 11 Ribu Penumpang

KAI Bandara Catat Kenaikan Penumpang, Rute Baru Medan-Lubuk Pakam Layani 11 Ribu Penumpang

KAI Bandara mencatat kinerja positif dalam melayani mobilitas masyarakat di wilayah Sumut. Sepanjang periode Januari hingga Juli 2026, KAI Bandara melayani
Pelaku Pembunuhan Wanita di Tangerang Beraksi saat Pintu Kontrakan Tak Dikunci, Ternyata dalam Pengaruh Alkohol

Pelaku Pembunuhan Wanita di Tangerang Beraksi saat Pintu Kontrakan Tak Dikunci, Ternyata dalam Pengaruh Alkohol

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden pembunuhan disertai pemerkosaan terhadap wanita berinisial SNA di rumah kontrakan di Tangerang.
Patrick Kluivert Terima Kabar Buruk, Striker Muda Aston Villa Brian Madjo Bersinar usai Kunjungi SUGBK

Patrick Kluivert Terima Kabar Buruk, Striker Muda Aston Villa Brian Madjo Bersinar usai Kunjungi SUGBK

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, menerima sebuah kabar buruk dari Aston Villa. Striker Brian Madjo sukses bersinar di Piala Super Eropa 2026 meski menderita kekalahan.
Polda Kaltara Temukan Titik Api Baru di Lahan Bukit Indah 11,5 Hektare

Polda Kaltara Temukan Titik Api Baru di Lahan Bukit Indah 11,5 Hektare

Kebakaran yang terjadi di lahan kawasan Jalan Bukit Indah (SP 6), Kec. Tanjung Selor, Kab. Bulungan, dengan luas sekitar 11,5 hektare telah dilakukan penanganan dan pemadaman oleh personel Dir. Samapta Polda Kaltara bersama BPBD dan instansi terkait.

Trending

Garda Revolusi Iran Nyatakan Siap Konflik Panjang dengan AS

Garda Revolusi Iran Nyatakan Siap Konflik Panjang dengan AS

Iran siap menghadapi konflik berkepanjangan dengan Amerika Serikat demi menjamin kondisi keamanan sepenuhnya.
Resmi! KNVB Tunjuk Eks Pelatih Barcelona Xavi Hernandez untuk Ambil Alih Timnas Belanda

Resmi! KNVB Tunjuk Eks Pelatih Barcelona Xavi Hernandez untuk Ambil Alih Timnas Belanda

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) resmi menunjuk Xavi Hernandez sebagai pelatih baru Timnas Belanda. Sang mantan pelatih Barcelona mengambil alih tugas Ronald Koeman.
Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Polemik mengenai ijazah SMA/sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian setelah muncul sayembara berhadiah Rp100 juta yang digagas Denny Indrayana.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Sebelum Gadis Baju Putih, Pria Ini yang Duluan Kasih Challenge Sebotol Miras Gratis dengan Ayat Al-Qur'an

Sebelum Gadis Baju Putih, Pria Ini yang Duluan Kasih Challenge Sebotol Miras Gratis dengan Ayat Al-Qur'an

Gadis baju putih bukan yang pertama, pria bertopi ini ternyata yang memulai sayembara hafalan ayat Al-Qur'an dengan sebotol miras yang diawali surat Al-Ikhlas.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Polda Metro Jaya bersama tim gabungan dokter forensik selesai melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8), guna mengungkap penyebab kematian almarhum.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT