GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gugur dalam Tragedi Ledakan Amunisi Expired di Garut, Rupanya Ini Harapan Ibu Kolonel Antonius Herwandi

Jenazah korban ledakan amunisi expired Almarhum Kolonel Cpl Antonius Herwandi telah dimakamkan di Dusun Kaliwanglu, Kalurahan Harjobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.
Selasa, 13 Mei 2025 - 19:27 WIB
Jenazah Kolonel Cpl Antonius Herwandi saat tiba di rumah orang tuanya di Dusun Kaliwanglu, Kalurahan Harjobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (13/5/2025). 
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Tragedi ledakan amunisi expired di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Senin (12/5/2025) kemarin cukup mengagetkan.

Pasalnya, insiden ini menewaskan 13 orang. Rinciannya, empat orang anggota TNI dan sembilan orang warga sipil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari keempat anggota TNI yang gugur, salah satunya Kolonel Cpl Antonius Herwandi yang menjabat sebagai Kepala Gudang Pusat Amunisi 3 Pusat Peralatan (Puspalad) TNI AD. Pada Selasa (13/5/2025) sore, jenazah perwira menengah TNI AD tersebut telah tiba di rumah orang tuanya di Dusun Kaliwanglu, Kalurahan Harjobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

Peti jenazah dibalut dengan bendera Merah Putih. Selanjutnya, Kolonel Antonius dimakamkan secara militer di Sasonoloyo Kaliwanglu, namun lebih dulu dilakukan acara Misa Requiem. 

Ibu Kolonel Cpl Antonius Herwandi, Bernadeta Rusminiwati merasa kaget atas kepergian sang anak dalam insiden ini. Terlebih, Kolonel Antonius meninggalkan anak semata wayangnya bernama Samuel Ardanu Hermawan yang saat ini masih berusia 7 tahun.

Karena itu, Rusminiwati pun berharap kepada pemerintah agar memperhatikan kehidupan anak dan istri Kolonel Cpl Antonius Herwandi.

"Harapan ke depan, pemerintah memperhatikan anak dan istrinya (Kolonel Cpl Antonius Herwandi) yang masih kecil. Di usia 50 tahun, anaknya masih berusia 7 tahun," harap sang ibu.

Kolonel Cpl Antonius Herwandi lahir di Kabupaten Sleman pada 7 Januari 1975. Selanjutnya, dia mengenyam pendidikan mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) di Jayapura karena ikut merantau sang ayah.

Setelah lulus, ia melanjutkan jenjang perguruan tingginya di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah dan lulus pada tahun 1997.

Kemudian, dia sempat berdinas di beberapa wilayah meliputi Palembang, Surabaya, Jember dan Maluku. Terakhir, ia menjabat sebagai Kepala Gudang Pusat Amunisi 3 Pusat Peralatan (Puspalad) di TNI AD.

Di mata sang ayah, Johanes Sugiarto, Kolonel Cpl Antonius Herwandi merupakan sosok yang sederhana dan pintar. Terlebih, almarhum juga berasal dari keluarga yang sederhana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dia (Almarhum) gak begitu sombong. Yang jelas tidak macam-macam dan pintar," ungkapnya.

Sehingga, kepergian sang anak meninggalkan duka mendalam baginya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia, Naik Hingga 300 Persen

Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia, Naik Hingga 300 Persen

Presiden Prabowo menaikkan gaji hakim secara signifikan hingga mendekati 300 persen sebagai upaya memperkuat independensi dan mencegah praktik suap dalam sistem peradilan.
Top Skor Pertandingan AVC Champions League 2026: Trio Asing Baru Jakarta Bhayangkara Presisi Langsung Tampil Impresif

Top Skor Pertandingan AVC Champions League 2026: Trio Asing Baru Jakarta Bhayangkara Presisi Langsung Tampil Impresif

Top Skor Pertandingan AVC Champions League 2026 setelah pertandingan Jakarta Bhayangkara Presisi menghadapi Zhaiyk VC yang berlangsung pada hari Rabu, 13 Mei.
Ramai Diprotes, MPR Sebut Polemik Lomba Cerdas Cermat Jadi Latihan Demokrasi

Ramai Diprotes, MPR Sebut Polemik Lomba Cerdas Cermat Jadi Latihan Demokrasi

Ketua MPR Ahmad Muzani menyebut polemik LCC 4 Pilar di Kalbar sebagai bagian dari latihan demokrasi dan memastikan final akan diulang.
Tak Ingin Kekumuhan Dibiarkan, Dedi Mulyadi soal 35 Tahun Trotoar Kota Bandung Dipenuhi Kios Liar: Fungsi Harus Dikembalikan Sebagaimana Mestinya

Tak Ingin Kekumuhan Dibiarkan, Dedi Mulyadi soal 35 Tahun Trotoar Kota Bandung Dipenuhi Kios Liar: Fungsi Harus Dikembalikan Sebagaimana Mestinya

Tak ingin kekumuhan dibiarkan berkepanjangan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terjun langsung untuk menertibkan kios-kios liar yang telah puluhan tahun memenuhi trotoar di Kota Bandung.
Pembangunan Papua Jadi Perhatian, Infrastruktur hingga Pendidikan Terus Didorong

Pembangunan Papua Jadi Perhatian, Infrastruktur hingga Pendidikan Terus Didorong

Pakar Unpad Rusdin Tahir menilai Papua perlu dipahami secara objektif dan utuh, termasuk melihat capaian pembangunan dan tantangan yang masih dihadapi.
Buntut Polemik LCC MPR RI Kalbar Berujung Lomba Ulang, Juri dan MC Dinonaktifkan

Buntut Polemik LCC MPR RI Kalbar Berujung Lomba Ulang, Juri dan MC Dinonaktifkan

Imbas polemik penjurian Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat, juri dan mc dinonaktifkan. Desakan agar lomba diulang akhirnya

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT