GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aspek Legalitas Penggunaan TKP ABA Lewat Jatuh Tempo, Pemkot Yogyakarta Siapkan Tempat Relokasi Disini

Aspek legalitas penggunaan Tempat Khusus Parkir Abu Bakar Ali (TKP ABA) telah melewati jatuh tempo terhitung sejak Selasa (13/5/2025) lalu.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 15 Mei 2025 - 13:29 WIB
Hasto Wardoyo, Walikota Yogyakarta saat menemui warga terdampak relokasi TKP ABA, Kamis (15/5/2025).
Sumber :
  • tvOne - sri cahyani putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Aspek legalitas penggunaan Tempat Khusus Parkir Abu Bakar Ali (TKP ABA) telah melewati jatuh tempo terhitung sejak Selasa (13/5/2025) lalu. Artinya, seluruh aktivitas baik perdagangan dan perparkiran disana harus dihentikan. Sebagai tempat relokasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta telah menyiapkan Menara Kopi di Kotabaru.

"Kita memanfaatkan lokasi yang dekat darisini (TKP ABA). Kita siapkan Menara Kopi," tutur Hasto Wardoyo, Walikota Yogyakarta ditemui usai menyapa warga terdampak relokasi TKP ABA, Kamis (15/5/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikatakan Hasto, Menara Kopi dipilih karena tempatnya memungkinkan untuk marketable. Selain itu, lokasinya juga dianggap cukup luas untuk mengakomodir pedagang dan juru parkir (jukir).

"Ada satu bangunan tua yang akan kita robohkan untuk dijadikan tempat parkir," ucap Hasto.

Hanya saja, ia tidak membeberkan kapan relokasi warga eks TKP ABA ke Menara Kopi tersebut. Namun, ditargetkan bisa dilakukan secepatnya. 

"(Target relokasi ke Menara Kopi) secepatnya. Waktu persisnya, kita komunikasikan dengan Pemda DIY," ujar Hasto.

Mantan Bupati Kulon Progo itu berharap, relokasi warga eks TKP ABA di Menara Kopi bisa mengubah hidup mereka ke depannya.

Di lokasi yang sama, Koordinator Parkiran ABA, Doni Rulianto menyanggupinya asalkan seluruh eks warga TKP ABA tidak dibebankan sewa atau retribusi selama berada di Menara Kopi.

"Juga tidak dibebankan biaya listrik, air dan kebersihan selama berada disana (Menara Kopi)," kata Doni.

Disebutkannya, total ada 240 pedagang serta 95 jukir dan tim lapangan seperti kebersihan yang beraktivitas di TKP ABA. Terlebih, mereka telah beraktivitas sejak awal berdirinya ABA pada 2005 silam.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga eks TKP ABA juga menuntut adanya modal usaha, kerja dan pesangon untuk pembongkaran dan perpindahan usaha dari TKP ABA ke Menara Kopi dari pemerintah.

Tak kalah penting, Pemkot Yogyakarta dan Pemda DIY menjamin, mendukung serta membuat program promosi agar bisa meramaikan Menara Kopi. (scp/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengakuan Wanita Pelaku Tabrak Lari Maut di Surabaya: Namanya Orang Mabuk, Saya Enggak Sadar

Pengakuan Wanita Pelaku Tabrak Lari Maut di Surabaya: Namanya Orang Mabuk, Saya Enggak Sadar

Kelanjutan kasus kecelakaan maut yang terjadi di kawasan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, menemui titik terang. 
Link Nonton New Recruit 4 Episode 1 Sub Indo, Park Min-seok Naik Pangkat dan Hadapi Ancaman Sabotase

Link Nonton New Recruit 4 Episode 1 Sub Indo, Park Min-seok Naik Pangkat dan Hadapi Ancaman Sabotase

Link nonton dan spoiler New Recruit 4 episode 1 sub Indo. Park Min-seok naik pangkat dan menghadapi rekrut misterius serta ancaman sabotase di Unit Shinhwa.
Kementerian Lingkungan Hidup Selidiki 11 Perusahaan Terindikasi Terkait Karhutlah

Kementerian Lingkungan Hidup Selidiki 11 Perusahaan Terindikasi Terkait Karhutlah

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyelidiki 11 perusahaan di Kalimantan Selatan (Kalsel) yang terindikasi terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutlah) di provinsi itu berdasarkan pemantauan titik panas atau hotspot dari citra satelit yang masuk dengan wilayah konsesi.
Dihadirkan di Praperadilan Febrie, Mantan Ketua PPATK Sebut TPPU Tak Harus Tunggu Pidana Asal

Dihadirkan di Praperadilan Febrie, Mantan Ketua PPATK Sebut TPPU Tak Harus Tunggu Pidana Asal

Eks Ketua PPATK Yunus Husein dihadirkan dalam sidang praperadilan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Ia memberikan penjelasan bahwa pengusutan TPPU tidak tidak perlu menunggu tindak pidana asal (TPA).
Awas, Mesum di Tempat Umum, Sejoli dan Penyebar Video Terancam Hukuman Pidana

Awas, Mesum di Tempat Umum, Sejoli dan Penyebar Video Terancam Hukuman Pidana

Jagat media sosial kembali digegerkan oleh beredarnya rekaman video amatir yang memperlihatkan aksi tidak terpuji pasangan sejoli di ruang publik. Mesum di ...-
Polisi Gelar Rekonstruksi Pencurian Disertai Pembunuhan Ojol di Tangerang, Pelaku Peragakan 23 Adegan

Polisi Gelar Rekonstruksi Pencurian Disertai Pembunuhan Ojol di Tangerang, Pelaku Peragakan 23 Adegan

Tim Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kasus pencurian disertai kekerasan (Curat) dan pembunuhan terhadap pengemudi ojek online (Ojol)

Trending

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Polisi menegaskan tindakan yang dilakukan penyelidik Ditreskrimsus bukan pemblokiran rekening, melainkan permohonan penundaan transaksi terkait penyelidikan dugaan penghimpunan dana yang dikaitkan dengan kegiatan AMPB.
Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Terus Dicari, Benarkah Ada? Ini Bedanya dengan “Yank Uwes Yank Part 2”

Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Terus Dicari, Benarkah Ada? Ini Bedanya dengan “Yank Uwes Yank Part 2”

Pencarian video viral kasir Minimarket 7 menit terus ramai. Simak fakta, pola penyebaran link, serta perbandingannya dengan isu “Yank Uwes Yank Part 2”.
Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Nama Lylia ramai dikaitkan dengan video viral kasir minimarket berdurasi 7 menit di TikTok, X, dan Telegram. Simak fakta terbaru dan risiko link palsu.
Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Peristiwa kebakaran hebat terjadi di area kawasan Pasar Bintara, Kota Bekasi, tepatnya di depan Stasiun Cakung pada Minggu (24/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Viral Calon Mahasiswi Kedokteran Unhan Mundur Usai Dilarang Pakai Hijab, Kemhan Klarifikasi

Viral Calon Mahasiswi Kedokteran Unhan Mundur Usai Dilarang Pakai Hijab, Kemhan Klarifikasi

Klarifikasi tersebut sebagai respons berita viral terkait calon mahasiswa kedokteran Unhan yang mengundurkan diri setelah adanya larangan penggunaan hijab.
Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Suami pedagang perabot & seragam sekolah di Pasar Bintara, Kota Bekasi, Mulyanto sedih puluhan lapak dan kios termasuk milik sang istri ludes akibat kebakaran.
Polisi Temukan Bukti 35 Korek Api, Bensin hingga Bibit Sawit, Hutan di Kalimantan Sengaja Dibakar?

Polisi Temukan Bukti 35 Korek Api, Bensin hingga Bibit Sawit, Hutan di Kalimantan Sengaja Dibakar?

Penyidik juga akan memeriksa transaksi keuangan para tersangka untuk melacak sumber dana yang digunakan dalam kegiatan pembukaan lahan di kalimantan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT